3 Terminal Bus Dan Angkutan Sukoharjo Disemprot Disinfektan
Petugas PMI Sukoharjo menyemprotkan disinfektan ke kursi penumpang angkutan kota (angkot) di Terminal Tawangsari, Kamis (19/3/2020). (Istimewa/Marjono)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Tiga terminal bus dan angkutan di Sukoharjo disemprot disinfektan pada Kamis (19/3/2020). Tiga terminal tipe C itu yakni Watukelir, Tawangsari, dan Mojolaban.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19 di fasilitas umum Sukoharjo.

Penyemprotan disinfektan di tiga terminal itu dilakukan petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Sukoharjo atas permintaan Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo. Petugas menyemprot disinfektan di kursi tunggu penumpang, kamar mandi, hingga ruang pengelola terminal.

Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Jadi 309 Orang: 15 Sembuh, 25 Meninggal

"Terminal merupakan salah satu fasilitas umum yang kerap dikunjungi masyarakat. Bus menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal sehingga perlu disemprot disinfektan guna mencegah penularan virus Corona," kata Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Sukoharjo, Ahmad Saryono, saat berbincang dengan Solopos.com, Kamis (19/3/2020).

Bus dan angkutan perkotaan (angkot) yang diparkir di pinggir terminal juga menjadi sasaran penyemprotan disinfektan. Petugas PMI Sukoharjo bahkan masuk ke dalam bus dan angkot untuk menyemprot kursi penumpang.

Tiap Hari Ratusan Orang Manfaatkan Pemeriksaan Gratis Deteksi Corona di 2 RS Solo Ini

Kios pedagang di area terminal juga tak luput dari penyemprotan disinfektan oleh petugas. "Kami tak ingin menganggap enteng penularan virus Corona di fasilitas umum seperti terminal. Ini bagian dari antisipasi pencegahan penularan virus Corona," ujar dia.

Masjid dan Pasar Tradisional Sudah Disemprot

Selain tiga terminal bus di Sukoharjo, penyemprotan disinfektan untuk cegah penularan corona juga dilakukan di gedung pengujian kendaraan bermotor. Penyemprotan disinfektan tak hanya dilakukan di fasilitas umum melainkan kantor instansi pemerintah dan sekolah.

Pelayanan Dispendukcapil Sragen Berubah, KTP dan KK Dilayani Online Mulai Senin 23 Maret

"Masjid dan pasar tradisional sudah disemprot disinfektan. Sekarang giliran terminal dan gedung pengujian kendaraan bermotor."

Sementara itu, seorang sopir angkot jurusan Tawangsari-Sukoharjo, Yanto, mengaku belum mengetahui secara jelas gejala penyakit akibat virus Corona. Dia hanya tahu informasi penularan virus Corona dari penumpang.

"Secara pribadi, saya menyambut baik penyemprotan disinfektan di terminal untuk mencegah penularan virus Corona," kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho