Timnas Chile (Reuters-Henry Romero)

Solopos.com, SAO PAULO — Timnas Chile mendadak bermain dengan formasi tiga bek saat melawan Uruguay dalam laga terakhir fase Grup C Copa America 2019, Selasa (25/6/2019) lalu. Keputusan itu cukup mengejutkan karena Reinaldo Rueda biasanya memainkan empat bek untuk menopang formasi menyerang 4-3-3.

Taktik 3-5-2 terbukti tak cukup manjur karena Chile akhirnya keok 0-1 hingga harus puas finis sebagai runner up grup. Belakangan diketahui Rueda terpaksa bermain dengan strategi tersebut karena harus mengistirahatkan dua bek sayap andalannya, Mauricio Isla dan Jean Beausejour. Keduanya sengaja diparkir karena telah mengantongi kartu kuning. Artinya, satu kartu kuning lagi akan membuat mereka absen di laga perempatfinal.

Satu lagi pemain penting yang disimpan di laga itu adalah Arturo Vidal. Rueda jelas tak mau bintang asal Barcelona tersebut gagal bermain di delapan besar karena akumulasi kartu. Meski belum mengemas gol atau assist, kontribusi Vidal di dua laga awal fase grup cukup bagus hingga membawa tim menang 4-0 atas Jepang dan 2-1 atas Ekuador.

Ketiga pemain tersebut kemungkinan besar bakal kembali dimainkan Rueda dalam perempatfinal melawan Kolombia di Sao Paulo, Sabtu (29/6/2019) pagi WIB. Sayatan Beausejour dan Isla yang kerap membantu serangan jelas sangat diharapkan untuk menembus pertahanan lawan yang belum kebobolan hingga saat ini.

Isla sendiri sejauh ini telah mengoleksi satu assist saat membidani gol Eduardo Vargas saat melawan Jepang. Adapun Vidal bakal menjadi metronom di lini tengah sekaligus elemen penting dalam skema penyerangan La Roja. Vidal mengaku tak sabar kembali bermain untuk membantu tim.

“Saya selalu ingin bermain, tapi Anda harus menghormati keputusan pelatih. Dia tahu cara menangani momen dan saya juga tak mau kehilangan perempat final. Jadi lebih baik istirahat dan berlatih maksimal untuk laga nanti,” ujar Vidal dilansir Sport 24, Kamis.

Sementara itu, Rueda mengatakan rotasi pemain adalah bagian dari strategi untuk menjaga keutuhan skuat jelang laga krusial di fase gugur. “Kami harus berhitung karena ada laga yang lebih penting,” tutur pelatih asal Kolombia itu. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: