Kategori: Karanganyar

3 Pasien Positif Covid-19 Karanganyar Sembuh, 2 Di Antaranya Warga Colomadu


Solopos.com/Sri Sumi Handayani

Solopos.com, KARANGANYAR -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karanganyar melaporkan tiga pasien positif corona sembuh pada Kamis (7/5/2020).

Tiga pasien sembuh tersebut, dua di antaranya adalah istri dua pasien positif asal Paulan dan Malangjiwan, Colomadu. Sedangkan satu pasien lainnya dokter residen dari Desa/Kecamatan Jaten.

Hal tersebut diungkapkan Bupati yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono, saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Kasus Positif Corona Boyolali Jadi 14 Orang, 7 Kecamatan Risiko Tinggi

Yuli sapaan akrabnya menyampaikan data tiga pasien positif Covid-19 yang sembuh itu bersamaan dengan data tambahan dua kasus positif dari klaster Gowa asal Jenawi dan Jatiyoso.

"Tren sembuh tinggi. Bagi yang positif Covid-19 itu saya pantau terus. Kami kerja keras, bantu doa dan dimotivasi terus," kata Yuli.

Menurut Yuli, sangat penting adanya dukungan psikologis bagi pasien Covid-19 yang dalam tahap penyembuhan. Tidak adanya penolakan dari masyarakat artinya masyarakat mendukung.

Menaker Bolehkan Perusahaan Tunda Atau Cicil THR Karyawan, Ini Kata Pemkot Solo

"Motivasi penting supaya mereka tidak merasa sendirian. Cara menyikapi yang bijaksana supaya jangan dibawa suasana mencekam," kata Yuli.

Dua pasien positif Covid-19 yang sembuh dari Paulan dan Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, merupakan istri dari dua pasien sebelumnya yang juga sudah sembuh.

Rapid Test

Tambahan tiga pasien yang sembuh ini menjadikan jumlah total warga yang sembuh dari virus corona di Karanganyar menjadi tujuh orang. Sepuluh pasien positif lainya masih dirawat.

Keliling Pakai Masker, Bupati Wonogiri Dicegat Warga yang Ronda

Sedangkan tiga pasien positif Covid-19 meninggal dunia. Total ada 20 kasus positif Covid-19 di Karanganyar. Mengenai dua warga Jenawi dan Jatiyoso dari klaster Gowa yang positif, hasil swabnya baru keluar pada Kamis (7/5/2020).

"Jadi kan rombongan [klaster Gowa] 18 orang yang rapid test Covid-19 hasilnya reaktif. Sepuluh orang sudah masuk [RS] Kasih Ibu [Solo]. Sudah keluar tes swab sebagian, dua orang itu positif Covid-19," kata Juliyatmono saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Menurut Juliyatmono, mereka sudah di rumah sakit tiga sampai empat hari. Umur mereka rata-rata 60 tahun ke atas dan semuanya laki laki.

Share