Tutup Iklan

3 Napi Dibekuk Terkait Penyelundupan 252,2 Kg Ganja Dicampur Jeruk

3 Napi Dibekuk Terkait Penyelundupan 252,2 Kg Ganja Dicampur Jeruk

SOLOPOS.COM - Foto ilustrasi. (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

Polisi membekuk tiga napi yang diduga terkait peredaran ganja.

Solopos.com, JAKARTA  -- Tiga narapidana Lembaga Pemasyarakatan (LP/Lapas) Kelas 2A Banceuy dan Lapas Narkotika Jelekong Bandung, Jawa Barat, ditangkap polisi karena diduga terkait jaringan peredaran 252,2 kilogram ganja dicampur jeruk.

"Ada tiga napi yang diamankan," kata Direktur Reserse NarkobaKepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) Komisaris Besar Polisi Suwondo Nainggolan di Jakarta, Sabtu (7/10/2017).

Dia menyebutkan nama ketiga narapidana itu adalah Dadan Sunardi alias Dados, 37; Ahmad Suryadi alias Amad, 24; dan Dede Supriyatna alias Kebo.

Suwondo mengungkapkan awalnya petugas menangkap Dadan dan Ahmad di Lapas Banceuy pada Rabu (4/10), kemudian informasi mengarah kepada Dede yang diamankan di Lapas Jelekong Bandung, Kamis (5/10).

Sebelumnya, aparat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengamankan kendaraan pick up yang memuat ganja diselundupkan dalam keranjang jeruk di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (25/9/2017) malam.

Saat petugas mengamankan pick up, satu unit mobil merek Daihatsu Xenia ditinggal penumpangnya lantaran diduga sebagai pengawas terhadap kendaraan yang mengangkut ganja.

Berdasarkan keterangan supir pick up, polisi meringkus tersangka AAL, sedangkan dua tersangka lainnya berinisial A dan R melarikan diri.

Berita Terkait

Berita Terkini

Ditinjau Menteri PUPR, Proyek Pintu Air Demangan Baru Capai 60%

Selain kondisi pintu air Demangan lama yang sudah mengkhawatirkan, terjadinya perubahan iklim turut mengubah debit air sungai.

Kim Jong-un Sebut K-Pop Seperti Kanker Ganas

Pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un menyebut hallyu atau Korean wave bagaikan kanker ganas yang merusak anak muda Korea Utara.

Asyik, Wisata Kuliner Pasar Doplang Wonogiri Mulai Buka

Wisata Pasar Doplang Wonogiri khusus menyajikan kuliner/penganan tradisional dengan mengadopsi konsep transaksi zaman dahulu.

Teken MoU dengan LSPPO, FP UNS Bekali Lulusan dengan Kompetensi Pertanian Organik

FP UNS bakal menjadi tempat uji kompetensi dan membekali lulusan dengan sertifikat kompetensi bidang pertanian organik.

Kediri Canangkan Gempur Rokok Ilegal

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menggandeng Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai untuk mencanangkan kampanye Gempur Rokok Ilegal.

Waduh, Ada Titik Api Baru di Pembatas Tangki Pertamina Cilacap

Pihak Pertamina Cilacap menjelaskan ada titik api baru di area 39 yang menjadi lokasi kebakaran tangki di kawasan kilang Jumat malam.

Christian Eriksen Kolaps, Denmark Vs Finlandia Dihentikan

Christian Eriksen tersungkur ke lapangan saat menerima bola lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Finlandia.

Zodiak Ini Kata Astrologi Pandai Bergaul

Beberapa zodiak cenderung pemalu dan tertutup, sementara zodiak lainnya pandai bergaul sehingga sangat menarik perhatian.

Persib Bandung 1-1 PS Tira Persikabo: Robert Petik Hal Positif

Persib memimpin lewat gol Febri Hariyadi pada menit ke-40 namun disamakan oleh gol balasan Ciro Alves pada menit ke-56.

Kasus Covid-19 di Klaten Bertambah 80 Orang, 6 Meninggal Dunia

Penambahan kasus baru Covid-19 terbanyak di Kabupaten Klaten berasal dari Kecamatan Manisrenggo, yakni mencapai 17 orang.

Ivermectin Viral Disebut Obat Covid-19

Ivermectin yang lazim digunakan untuk mengobati berbagai jenis infestasi parasit viral disebut sebagai obat virus corona pemicu Covid-19.

Wales 1-1 Swiss: Hasil Seri Pertama Euro 2020

Swiss memimpin lebih dulu lewat gol Breel Embolo dan Wales menyamakan kedudukan lewat Kieffer Moore.