Tutup Iklan

3 Langkah Jaga Kebersihan dan Bikin Rumah Steril

Begini tips menjaga kebersihan rumah selama Ramadan menjelang Lebaran.

3 Langkah Jaga Kebersihan dan Bikin Rumah Steril

SOLOPOS.COM - Ilustrasi bersih-bersih rumah. (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Bersih-bersih rumah adalah salah satu tradisi wajib saat Ramadan, terutama mendekati Lebaran. Apalagi untuk bisa menjaga kesehatan, kebersihan rumah adalah salah satu faktor yang tak kalah penting.

Agar kebersihan rumah lebih terjaga, tak ada salahnya untuk mensterilkan atau mendisinfeksi dengan cairan disinfektan. Cara ini membuat rumah tak hanya bebas dari debu dan kotoran, tapi juga bakteri, kuman, serta virus berbahaya bagi kesehatan.

Yuk, perhatikan langkah membersihkan rumah agar steril dari kotoran dan berbagai bakteri dan virus penyebab berbagai penyakit!

Tak Sama, Begini Reaksi Otak Saat Jatuh Cinta dan Patah Hati

Mulai dengan persiapkan peralatan dan perlengkapan kebersihan

Langkah pertama dalam membersihkan rumah adalah mempersiapkan berbagai perlengkapan kebersihan. Kamu bisa menggunakan peralatan kebersihan yang umum seperti kain lap, sapu, kain pel, cairan pembersih, dan sebagainya.

Namun untuk proses disinfeksi, kamu memerlukan cairan disinfektan. Kamu bisa membeli cairan disinfektan rumah tangga atau membuatnya sendiri dari cairan pemutih pakaian.

Cara membuat disinfektan untuk membersihkan rumah sangatlah mudah. Cukup campurakan 5 sendok makan cairan pemutih pakaian dengan 4 liter air. Campuran ini sudah bisa digunakan sebagai disinfektan untuk membersihkan rumah.

Jangan lupa, persiapkan juga peralatan proteksi diri seperti sarung tangan, masker, dan celemek. Akan lebih baik jika perlengkapan proteksi ini sekali pakai. Jadi, bisa langsung dibuang setelah kotor saat bersih-bersih.

Jamu Indonesia Siap Diuji Coba untuk Obat Herbal Virus Corona

Bersihkan rumah seperti biasa, lalu disinfeksi

Mensterilkan rumah tak berbeda jauh dengan kegiatan bersih-bersih sehari-hari. Mulai dengan membersihkan semua permukaan di setiap sudut rumah dengan cairan pembersih biasa.

Setelah semua permukaan rumah bersih dari noda, debu, dan kotoran lainnya, barulah bersihkan kembali menggunakan cairan disinfektan. Cara ini dilakukan untuk membunuh kuman, bakteri, dan virus penyebab penyakit.

Selama proses bersih-bersih rumah ini, pastikan jendela dan ventilasi rumah dalam keadaan terbuka. Pastikan sirkulasi udara baik agar udara yang kotor pada saat bersih-bersih berganti dengan yang segar.

Mencuci semua kain dengan baik dan benar

Tak hanya membersihkan permukaan solid di rumah saja. Kamu mungkin perlu membersihkan berbagai perabot dan dekorasi kain seperti gorden, karpet, taplak meja, dan sejenisnya yang tak bisa didisinfeksi dengan cara sebelumnya.

Tak perlu khawatir, untuk mencuci dan mensterilkan kain-kain ini, kamu cukup mencucinya dengan cairan pembersih biasa. Namun gunakanlah air hangat pada saat mencucinya.

Itulah tiga langkah sederhana yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan sekaligus mensterilkan setiap sudut rumah. Tak hanya bebas dari kotoran, rumah juga dijamin bersih dari bakteri serta virus berbahaya.

Sadar Haid Saat Buka, Bagaimana Hukum Puasanya?

Jangan cuma menjelang Lebaran saja. Tak ada salahnya jadikan kegiatan bersih-bersih dan disinfeksi rumah kegiatan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga.

Jika kesulitan melakukan disinfeksi karena keterbatasan peralatan, kamu bisa coba jalani ibadah puasa atau merayakan Lebaran tahun ini dengan staycation di hotel!

Tak hanya memastikanmu mendapatkan kamar yang kebersihannya terjamin. Kamu juga bisa menikmati berbagai fasilitas dan layanan khusus pada periode Ramadan ini!

Apalagi, dengan booking hotel di aplikasi Traveloka. Kamu tak hanya dapat penawaran harga terbaik, tapi juga promo-promo Lebaran buat staycation Lebaran jadi lebih hemat!

Berita Terkait

Berita Terkini

4 Warga Meninggal Kena Covid-19, 1 Gang di Kota Mojokerto Lockdown

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, mengatakan saat ini tracing diperluas ke Sidomulyo gang 3.

Gas! Rute ke Gunung Telomoyo Magelang Pacu Adrenalin

Pengunjung yang akan ke puncak Gunung Telomoyo Magelang harus mempunyai kemampuan bersepeda motor yang baik agar sampai tujuan.

Duh! Gara-Gara Postingan Di Medsos, 6 Orang Rusak 2 Rumah Dan Aniaya Warga Mojogedang Karanganyar

Enam orang ditangkap polisi karena nekat rusak rumah warga Mojogedang, Karanganyar, gara-gara tersinggung dengan postingan di media sosial.

Prediksi Italia Vs Swiss: Misi Amankan Tiket 16 Besar

Timnas Italia berpotensi menjadi tim pertama yang menyegel tiket ke fase gugur Euro 2020 tapi harus menumbangkan Swiss dalam laga kedua Grup B.

Selamat, Warga Gemolong Sragen Dapat Grandprize Mobil dari BRI

Nasabah BRI Unit Gemolong II, Sragen, Wahyuningsih, mendapat hadiah mobil Suzuki All New Ertiga dalam Panen Hadiah Simpedes Semester II 2020.

Cegah Covid-19, Yuk Bikin Hand Sanitizer dari Ekstrak Daun Mangga

Tim pengabdian Riset Grup Plasma Science and Technology FMIPA UNS menggelar pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan alami cegah Covid-19.

1 Lagi Pasien Covid-19 Dari Klaster Masjid Paulan Karanganyar Meninggal

Jumlah kasus positif Covid-19 yang meninggal dari klaster masjid di Paulan, Colomadu, Karanganyar, bertambah satu orang.

Kasus Covid-19 Melonjak, PLN Jaga Keandalan Listrik Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan

PLN berupaya memastikan keandalan pasokan listrik, khususnya untuk tempat-tempat vital penanganan pasien Covid-19.

37 Adegan Ungkap Fakta-Fakta Pembunuhan Wanita di Waduk Kembangan Sragen

Tersangka pembunuhan wanita di Waduk Kembangan, Karangmalang, Sragen, memeragakan 37 adegan pada rekonstruksi yang digelar Polres.

Rumah Sakit Kritis di Tengah Kasus Aktif Tertinggi

Sejumlah rumah sakit di Klaten akan menambah tempat tidur menyusul kondisinya yang mulai kritis, Kasus aktif Covid saat ini menjadi yang tertinggi sejak pandemi.

Varian Delta Disebut Lebih Cepat Menular, Ini Penjelasannya

Varian delta disebut menimbulkan gejala sakit kepala, tenggorokan dan pilek hingga flu berat.

Pengusaha Wonogiri Siap Berkolaborasi Atasi Kemiskinan

Para pengusaha di Kabupaten Wonogiri siap berkolaborasi mengatasi kemiskinan sesuai bidang usaha masing-masing.