Warga melihat kondisi kios-kios yang terbakar di Pasar Mebel Kalijambe, tepatnya di Dukuh Karangasem, Banaran, Kalijambe, Sragen, Sabtu (7/9/2019) siang. (Istimewa-Polsek Kalijambe)

Solopos.com, SRAGEN — Tiga kios di Pasar Mebel Kalijambe, tepatnya di Dukuh Karangasem RT 001, Desa Banaran, Kalijambe, Sragen, ludes terbakar Sabtu (7/9/2019) siang. Tidak ada korban jiwa tetapi kerugian material diperkirakan senilai Rp30 juta.

Ketiga kios di Pasar Mebel Kalijambe Sragen yang terbakar milik Hartoko, 39, warga Ledok Tukangan, Danurejan, Yogyakarta; Syarif, 35, dan Imroatul, 65, keduanya warga Karangasem RT 001, Banaran, Kalijambe.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Kalijambe Iptu Aji Wiyono saat dihubungi solopos.com, Sabtu siang, mengatakan kebakaran kali pertama diketahui pedagang mi ayam, Muryati, 34, warga Kedungringin RT 012, Desa Bukuran, Kalijambe, saat hendak mengambil air ke kamar mandi di belakang kios.

“Maryati kaget saat melihat kepulan asap dari dalam kios nomor 48. Ia langsung berlari memberitahu warga setempat dan kemudian dari pihak warga melapor ke Mapolsek Kalijambe. Dari Polsek langsung berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran. Setelah beberapa menit, mobil pemadam datang dan langsung membantu warga memadamkan api,” ujar Aji.

Api yang membakar kios semakin membesar dan merembet ke kios nomor 47 dan 46. Kios itu berukuran 3 meter x 6 meter dengan dinding tembok dan atap kayu.

“Penyebabnya karena korsleting listrik sehingga menimbulkan titik api. Kemudian api menjalar ke atap kios hingga terjadi kebakaran. Tim polisi sampai Sabtu siang masih melakukan identifikasi masalah di lokasi kejadian perkara,” ujarnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, mengatakan kios-kios yang terbakar itu milik satu orang kemudian disewakan oleh 3-4 orang tersebut. Dia menjelaskan bara api pertama muncul di kios nomor 48 yang kebetulan tutup.

“Kerusakan akibat kebakaran itu terdiri atas satu unit kios ludes, beberapa kios lainnya terbakar ringan, satu unit motor terbakar dan tiga unit sepeda angin, penanak nasi, dan sitaan dari pedagang lainnya,” ujarnya.

Kabid Penataan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sragen Tommy Isharyanto mengatakan ada tiga unit mobil pemadam yang datang ke lokasi.

“Barang yang terbakar di antaranya motor Suzuki Smash; sangkar burung 18 buah; speaker aktif merek Advance, magic com Cosmos; ponsel sebanyak lima unit, dan peraboran rumah tangga lainnya,” ujarnya.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten