Prajurit TNI mengikuti upacara Operasi Siaga Tempur Laut Natuna 2020 di Pelabuhan Pangkalan TNI AL Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (3/1/2020). (Antara-M Risyal Hidayat)

Solopos.com, JAKARTA -- Upaya kapal-kapal China menerobos perairan Natuna Utara rupanya masih terjadi. TNI Angkatan Laut (AL) pun mengusir kapal-kapal nelayan yang kedapatan sedang berupaya mencuri ikan tersebut keluar dari perairan Natuna.

Terbaru, tiga kapal perang Indonesia berhasil memecah konvoi kapal-kapal penangkap ikan ilegal asal China yang masih berada di wilayah perairan laut Natuna, Sabtu (11/1/2020).

Dikutip Solopos.com dari Suara.com, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksdya TNI Yudo Margono melalui keterangan tertulis mengatakan konvoi kapal China itu juga diusir hingga keluar dari zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia di Natuna.

“Tiga kapal perang RI yang dikerahkan adalah KRI Karel Satsuit Tubun 356; KRI Usman Harun 359; dan, KRI Jhon Lie 358,” kata Yudo seusai melaksanakan patroli udara menggunakan pesawat intai TNI AU di atas perairan Natuna, dalam keterangan tertulisnya.

Dia mengatakan telah memerintahkan komandan KRI untuk mengadang, masuk ke sela-sela konvoi kapal China, dan mengganggu mereka saat menebar jaring menangkap ikan secara ilegal.


Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksdya TNI Yudo Margono saat patroli udara di Laut Natuna, Sabtu (11/1/2020). (Suara.com/Puspen TNI)

Yudo mengatakan para komandan KRI juga diperintahkan untuk berkomunikasi kepada kapal-kapal asing yang berada di perairan Laut Natuna dan mengusir mereka keluar ZEE.

“Jangan sampai hubungan pemerintah Indonesia – China yang sudah terjalin dengan baik, terganggu dengan adanya kegiatan ilegal yang dilakukan oleh para nelayan mereka,” tegas Yudo.

“Apabila kapal-kapal itu tetap mau atau masih tetap bertahan di perairan Natuna, sesuai perintah Presiden Jokowi, akan kami tangkap."

Sumber: Suara.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten