3 Kali Pilkada Tanpa Konflik, KPU RI Sebut Wonogiri Layak Jadi Contoh
Peluncuran tahapan Pilkada Wonogiri 2020 di Alun-alun Giri Krida Bakti, Wonogiri, Sabtu (4/1/2020). (Istimewa/Setda Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman, menyebut Wonogiri layak menjadi laboratorium politik dan demokrasi di Indonesia serta menjadi contoh bagi daerah lain maupun luar negara.

Hal itu karena pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung yang kondusif dan sukses selama tiga kali terakhir.

Arief mengatakan Wonogiri ke depan akan menjadi jujukan daerah lain maupun luar negeri yang ingin belajar masalah pemilu dan demokrasi.

Arief juga berpesan agar kesuksesan pelaksanaan pilkada sebelum-sebelumnya harus dijadikan pelajaran untuk menyukseskan pilkada serentak 2020.

Teguh Prakosa Bakal Tagih Janji Gibran di Pilkada Solo 2020, Jika…

“Tidak ada sejarah konflik di sini [Wonogiri]. Pemilu berjalan sukses, saya ingin Wonogiri menjadi laboratorium politik dan demokrasi di Indonesia,” kata Arief Budiman saat memberikan sambutan dalam peluncuran tahapan Pilbup Wonogiri 2020 di alun-alun Giri Krida Bakti, Wonogiri, Sabtu (4/1/2020) malam.

Warga Klaten Dengar Gemuruh Saat Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Ia berpesan agar capaian-capaian baik pada Pemilu 2019 bisa terus ditingkatkan di Wonogiri pada Pilkada 2020.

Arief juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Wonogiri yang telah bekerja sama secara baik dengan penyelenggara pemilu sehingga tahapan pemilu berjalan lancar.

Kisah Kelam PSK: Melayani saat Mens

Ketua KPU Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat, mengatakan peluncuran tahapan pemilu menjadi bagian persiapan Pilkada serentak 2020.

Kapal China di Natuna, Susi Pudjiastuti: Selama Saya Menteri, Kapal Asing Tak Berani

Agenda ini memberikan kesempatan kepada masyarakat agar sejak awal menerima informasi mengenai Pilkada serentak.

Hal ini menjadi langkah strategis agar ke depan Pilkada berjalan sukses dan lancar.

Presiden Jokowi Prihatin Pepohonan di Solo Ditebangi

Ia berpesan ada tanggung jawab besar yang harus diemban dalam Pilkada yakni hak-hak masyarakat yang memiliki hak pilih mendapatkan informasi yang jelas dan benar serta terlindungi hak politiknya.

Prabowo Sebut China Sahabat, Demokrat: Dulu Bak Macan, Sekarang Meong

Wonogiri memiliki kendala besar dalam pelaksanaan Pilkada yakni soal jangkauan geografis, jumlah penduduk yang banyak, dan kultur masyarakat yang kebanyakan perantauan.

Ramalan Bencana 2020, Waspada Gempa 9SR!

“Ini menjadi tantangan kita bersama untuk terus mencatatkan partisipasi tinggi,” terang Yulianto.

Yulianto berharap pelaksanaan pilkada serentak benar-benar mencerminkan demokrasi yang terbebas dari kampanye hitam, isu SARA, hingga berita bohong.

Ini Arti Nama Putra Ahok dan Puput

Proses yang berjalan selama ini dinilai baik lantaran seluruh pihak berkomitmen pada pemungutan suara yang jujur dan netral.

“Mari kita jadikan Pilkada sebagai kegiatan yang menggembirakan dan menjaga kerukunan bagi masyarakat Wonogiri,” harap dia.

Catat! Ini Cara Mengetahui Mobil yang Pernah Terendam Banjir

Ketua KPU Wonogiri, Toto Sih Setyo Adi, menilai kesuksesan pilkada di Wonogiri tak lepas dari peran seluruh elemen masyarakat dan lembaga-lembaga yang terlibat.

Lowongan Kerja Terbaru, Klik di Sini!

Pada kesempatan itu KPU Wonogiri mengumumkan maskot dan jingle Pilkada Wonogiri 2020.

Doa Agar Anak Tak Diganggu Makhluk Halus

Si Ogi atau Kethek Ogleng Asli Wonogiri karya Giriluhita Retno C. terpilih menjadi maskot Pilkada Wonogiri 2020. Sedangkan lagu Grapyak Sumanak karya Sodik Wardoyo terpilih sebagai jingle resmi Pilkada Wonogiri 2020.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho