Kategori: Jateng

3 Hari Absen, Kasus Baru Positif Covid-19 di Salatiga Muncul Lagi


Solopos.com/Imam Yuda Saputra

Solopos.com, SALATIGA -- Setelah sempat tidak ada penambahan kasus selama tiga hari, kasus baru positif Covid-19 muncul lagi di Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (10/6/2020). Kasus baru ini diketahui bukan dari tracing dan tes masif, melainkan pasien sendiri yang datang ke Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Salatiga, Siti Zuraidah, mengatakan pada Rabu siang ada penambahan satu pasien positif terpapar virus corona. "Hari ini bertambah satu orang [pasien positif Covid-19]. Kasus ke-50," ujar Zuraidah, Rabu siang.

Kawal Covid-19 Temukan 2.099 Kasus Kematian PDP Jakarta, Lampaui Data Pemerintah

Zuraidah mengatakan kasus baru positif Covid-19 di Salatiga itu merupakan perempuan berusia 50 tahun. Perempuan itu merupakan warga Kelurahan Tegalrejo, tapi berdomisili di Kelurahan Kutowinangun Lor.

"Ia ketahuan positif Covid-19 setelah berobat ke Puskesmas Tegalrejo. Kondisinya saat itu batuk, pilek, dan sesak nafas. Setelah dilakukan swab, ternyata positif," tutur Zuraidah.

Rilis 136 Kabupaten/Kota Berisiko Rendah Covid-19, Epidemiolog: Bisa Menyesatkan!

Belum diketahui dari mana klaster penularan dalam kasus baru positif Covid-19 di Salatiga ini. Dengan penambahan satu pasien positif dan sembuh ini, praktis saat ini jumlah kasus Covid-19 di Salatiga mencapai 50 orang.

Dari jumlah sebanyak itu, 25 pasien dinyatakan masih menjalani perawatan, sementara sisanya atau 25 orang dinyatakan sembuh. Di Salatiga, ada beberapa klaster lokal penularan Covid-19, misalnya Klaster Blondo Celong dan Klaster Kenanga.

Rekor Kasus Baru Covid-19 Indonesia 1.241 Orang, Ledakan Pasca-Mudik?

Periksa Jika Sakit

Belajar dari kasus baru positif Covid-19 itu, Zuraidah mengimbau masyarakat Salatiga untuk tidak takut menanyakan kondisi kesehatannya. Dia mengimbau masyarakat yang merasa berisiko untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Terlebih jika memiliki gejala demam, batuk, pilek, dan sesak nafas.

"Segera pergi ke pelayanan kesehatan terdekat, untuk segera mendapat pertolongan medis. Jangan anggap enteng, apalagi Salatiga termasuk transmisi penularannya lokal. Mohon juga untuk kooperatif. Jujur saat ditanya petugas medis, terkait riwayat perjalanan luar kota maupun kontak dengan pasien positif Covid-19," jelasnya.

Pejabat WHO Sebut OTG Jarang Menularkan Covid-19, Benarkah?

Selain munculnya kasus baru positif Covid-19, Zuraidah juga mengatakan adanya penambahan pasien yang dinyatakan sembuh di Salatiga. Pasien yang sembuh itu merupakan laki-laki berusia 68 tahun dari kasus ke-44.

"Pasien yang sembuh ini berasal dari klaster Cempaka," terangnya.

Mayoritas Aset Tanah Tanpa Sertifikat, Sukoharjo dan 8 Kabupaten Disorot KPK

Share
Dipublikasikan oleh
Adib Muttaqin Asfar