3 Gedung Pemkab Karanganyar Ini Anti Oglangan, Kok Bisa?

Pelayanan listrik premium ini dinilai sangat dibutuhkan karena kelancaran pelayanan digital tergantung suplai energi listrik.

 Ilustrasi pemasangan jaringan listrik PLN. (Dok. PLN)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pemasangan jaringan listrik PLN. (Dok. PLN)

Solopos.com, KARANGANYAR — Tiga gedung milik Pemkab Karanganyar sebentar lagi tidak akan merasakan hambatan aliran listrik, alias atau oglangan. Pasalnya, kini ketiga bangunan itu sudah menerima layanan listrik premium dari PLN.

Ketiga gedung tersebut adalah Sekretariat Daerah (Setda), Rumah Dinas Bupati dan Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar.

“Jadi nanti Setda, Rumah Dinas Bupati dan Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar sudah tidak oglangan lagi karena sudah menjadi penerima layanan premium,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono, kepada wartawan di Gedung DPRD Karanganyar, Senin (27/9/2021).

Baca Juga: Sah! PT Abhirama Kresna Sukoharjo Nikmati Layanan Premium PLN

Menurutnya pelayanan listrik premium ini sangat dibutuhkan karena pelayanan digital sangat tergantung terhadap suplai energi listrik. “Semuanya serba digital dan semuanya sangat bergantung kepada listrik yang baik,” imbuhnya.

Yuli, sapaan akrab Juliyatmono menambahkan, pelayanan listrik premium ini diharapkan bisa dikembangkan ke organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan kantor-kantor pelayanan lainnya.

Ketiga gedung milik Pemkab Karanganyar ini menjadi pelanggan premium silver PLN dengan total daya sebesar 214.000 VA.

Baca Juga: Ini yang Dilakukan PLN untuk Memudahkan Pelanggan selama Pandemi

Peresmian pelanggan premium silver PLN ini diselenggarakan pada acara apel pagi di halaman Kantor Bupati Karanganyar pada Senin, (27/9/2021). Kegiatan itu dihadiri Manager PLN UP3 Sukoharjo, Luky Artanti dan Bupati Juliyatmono.

Dalam kesempatan itu, Luky Artanti mengucapkan terima kasih atas bergabungnya Pemkab Karanganyar dalam layanan premium ini.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas bergabungnya Kantor Setda, Rumdin Bupati dan Rumdin Wabup Karanganyar sebagai pelanggan premium. Ini merupakan kantor perdana dengan layanan premium di Karanganyar,” ujar Luky Artanti.

Baca Juga: Kendaraan Listrik Diprediksi Tembus 15 Juta Unit pada 2030, PLN Ajak Pelaku Usaha Bangun SPKLU

Sebagai pelanggan premium, Kantor Pemkab tersebut akan mendapatkan jaminan keandalan pasokan tenaga listrik yang lebih optimal. “Semoga dengan launching perdana ini dapat mendorong kantor-kantor lainnya untuk berpindah ke layanan premium dan sinergi terus terjalin antara PLN dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar,” imbuh Luky.


Berita Terkait

Berita Terkini

Lahan Tak Jadi Digusur BPSMP Sangiran, Dua Warga Bukuran Malah Protes

Dua warga Desa Bukuran memprotes Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran karena lahannya tak jadi dgusur. Mereka mengaku sudah lama mengikuti proses pembebasan lahan.

Owner Banana Garden Resto Sukoharjo Bantah Tudingan Soal Kera Liar

Pemilik Banana Garden Resto membantah kera liar di permukiman penduduk Desa Laban, Mojolaban, Sukoharjo, berasal dari kebun binatang mini di resto itu.

Pemkot Solo Siapkan Gedung Isolasi Terpusat Pelajar, Ini Lokasinya

Pemkot Solo mewacanakan ada tempat isolasi terpusat khusus pelajar menyikapi bertambahnya jumlah kasus Covid-19 dari lingkungan sekolah yang menggelar PTM.

Pokja Bunda PAUD Sragen Dikukuhkan Bupati, Apa Sih Tugasnya?

Pokja Bunda PAUD Sragen yang dikukuhkan berisi perwakilan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Klaten Hari Ini: 26 Oktober 2010, Wedus Gembel Turun, Warga Dievakuasi

Sebelas tahun lalu, tepatnya pada 26 Oktober 2010, awan panas atau biasa disebut wedus gembel mulai meluncur ke arah selatan dari Gunung Merapi, pada sore hari.

Hindari Emak-Emak, Mobil Pikap Terguling di Telukan Sukoharjo

Mobil pikap pengangkut semen terguling di jalan Sukoharjo-Wonogiri wilayah Telukan, Grogol, Sukoharjo, gara-gara menghindari emak-emak naik motor jalannya tidak stabil.

10 Kasus Pembunuhan Paling Sadis di Klaten, Korban Ada yang Lagi Hamil!

Sejak 2010, terdapat belasan kasus pembunuhan yang terjadi di Klaten, namun Solopos.com hanya menyajikan informasi terkait 10 kasus pembunuhan paling sadis sejak 11 tahun terakhir.

Bupati Sragen Minta Semua Pelayanan Publik Wajib Pakai PeduliLindungi

Bupati Sragen mengaku sulit untuk bisa memasang aplikasi PeduliLindungi karena harus mendapatkan izin dari Kemenkominfo.

Lampaui Target, Transaksi SGS 2021 Hampir Rp1 Triliun

Nilai transaksi selama pelaksanaan Solo Great Sale atau SGS 2021 sudah melampaui target yang ditetapkan senilai Rp800 miliar.

1.556 Keluarga di 4 Kecamatan di Sragen Krisis Air Bersih

Empat dati tujuh kecamatan langganan kekeringan di Sragen mengalami krisis air bersih. Tiga kecamatan lain sudah mentas.

Buntut Mahasiswa Meninggal, UNS Solo Bekukan Sementara Kegiatan Menwa

UNS Solo membekukan sementara kegiatan Resimen Mahasiswa (Menwa) setelah ada satu mahasiswa yang meninggal seusai diklat Menwa.

Hampir 2 Tahun Tutup, Pasar Mbatok Kemuning Akhirnya Buka Lagi Lur

Pasar Mbatok di Kemuning, Ngargoyoso, sudah kembali beroperasi sejak Sabtu dan Minggu (23-24/10/2021) setelah tutup karena pandemi Covid-19.

Waduh! Buruh Sukoharjo Sebut Rumus Baru UMK Beratkan Pekerja

Serikat buruh Sukoharjo menilai penghitungan upah minimum kabupaten atau UMK 2022 mendatang justru memberatkan pekerja.

Kodim dan Polres Wonogiri Pastikan Bansos PKL dan Warung Tepat Sasaran

Kodim Wonogiri mengolah data penerima bansos BTPKLW dengan cara menyandingkannya dengan data induk di sistem.

Salurkan Bansos BTPKLW di Wonogiri, TNI-Polri Jamin Tak Ada Potongan

BTPKLW merupakan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat yang disalurkan kepada sasaran melalui institusi TNI dan Polri.

Mahasiswa UNS Solo Meninggal, Polisi Periksa Panitia dan Barang Bukti

Polisi belum dapat memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam kasus mahasiswa UNS Solo yang meninggal dunia seusai mengikuti diklat Menwa.