3 Dusun di Pucung Eromoko Wonogiri Kebanjiran, 13 Keluarga Mengungsi

Bencana banjir melanda tiga dusun di Desa Pucung, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Rabu (16/11/2022).

 Sejumlah rumah terdampak banjir di Desa Pucung, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Rabu (16/11/2022). (Istimewa/Sutarto)

SOLOPOS.COM - Sejumlah rumah terdampak banjir di Desa Pucung, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Rabu (16/11/2022). (Istimewa/Sutarto)

Solopos.com, WONOGIRI — Bencana banjir melanda tiga dusun di Desa Pucung, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Rabu (16/11/2022). Sedikitnya terdapat 13 keluarga mengungsi lantaran terdampak banjir.

Sekretaris Desa (Sekdes) Pucung, Sutarto, mengatakan genangan air mulai tampak sekitar pukul 14.00 WIB. Hujan deras yang berlangsung lama ditambah sempitnya area luweng di desa setempat membuat genangan dengan cepat meluas.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Di area sekitar luweng, genangan air mencapai 1,5 meter. Sedangkan di sekitar permukiman warga, genangan air paling tinggi ada yang mencapai 1 meter.

“Tiga dusun terdampak banjir di Desa Pucung. Di Dusun Brengkut ada enam keluarga, Dusun Gundi empat keluarga, dan Dusun Kangkung tiga keluarga. Mereka mengungsi ke rumah tetangga untuk sementara. Ternak dan gabah mereka juga dievakuasi,” ungkapnya kepada Solopos.com, Rabu sore.

Hingga pukul 17.00 WIB, genangan air di tiga dusun tersebut mulai surut. Lantaran hujan masih mengguyur, Sutarto belum dapat memastikan kapan banjirnya sepenuhnya surut.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Ancam Jateng selama 3 Hari hingga 18 November 2022

“Di sana [tiga dusun] luwengnya memang sempit. Tahun lalu [2021] pernah banjir tapi lebih parah. Di Dusun Brengket dulu ada 11 keluarga, sekarang hanya enam yang terdampak. Setelah dibersihkan, sekarang enggak separah dulu. Airnya cepet surut tahun ini,” imbuhnya.

Ia menegaskan, luweng di tiga dusun terdampak banjir bukan tersumbat karena sampah dari warga. Tetapi kondisi luweng sempit sehingga tak bisa menampung debit air berjumlah banyak.

“Sebenarnya sudah diantisipasi sebelum ini. Warga sudah bersih-bersih di area luweng agar tidak terjadi banjir. Kamis (17/11/2022) besok, seluruh warga akan diminta kerja bakti membersihkan lumpur sisa banjir,” kata Sutarto.

Baca Juga: Kisah Joko Andoyo Atasi Desa Miskin Air di Joho Wonogiri dengan Tanam Beringin

Terpisah, Kasubsi Penmas Humas Polres Wonogiri, Aiptu Iwan Sumarsono, mengatakan sejumlah personel Polsek Eromoko turut membantu mengevakuasi barang-barang warga yang terdampak banjir.

“Kapolsek Eromoko Iptu Sutrisyanti ikut tiba di lokasi banjir. Saat ini telah dilakukan usaha pertolongan bersama warga. Total personel yang terjun ke lokasi ada sekitar 10 orang, termasuk Kapolsek,” katanya kepada Solopos.com, Rabu sore.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Dewa 19 Sihir Ribuan Penggemar, Kota Solo Luar Biasa

      Pantauan Solopos.com, ribuan penggemar Dewa 19 mulai berdatangan di Edutorium UMS sejak sore hari.

      RS Indriati Solo Baru Buka Layanan Bedah Plastik: Bantu Bentuk Tubuh Impian

      Rumah Sakit Indriati, Solo Baru, Sukoharjo, menggelar talk show dengan tema Mencapai Bentuk Tubuh Impian dengan Bedah Plastik.

      Kabar Duka: Mantan Bupati Boyolali Wafat, Pencetus Slogan "Boyolali Tersenyum"

      Mantan Bupati Boyolali periode 1984-1994, Brigjen (Purn) H. Mochamad Hasbi, tutup usia, Jumat (25/11/2022) sore pukul 17.15 WIB. 

      Tak Puas Hasil Seleksi, Calon Perdes Karangtalun Sragen Protes Panitia

      Gagal terpilih menjadi Kasi Pelayanan, calon perangkat desa Karangtalun, Kecamatan Tanon, Sragen, melayangkan surat keberatan kepada panitia seleksi. Ia menuding panitia tak transparan.

      Mantap! Mulan Jameela dan Penyanyi Solo Ikut Meriahkan Konser Dewa 19 Malam Ini

      Konser Dewa 19 di Solo bakal dimeriahkan Mulan Jameela dan Nisa, yang disampaikan promotor pada Sabtu (26/11/2022) jelang konser.

      Edutorium UMS Mulai Ramai, Ribuan Baladewa Bersila Menunggu Dewa 19

      Pantauan Solopos.com, ribuan penggemar Dewa 19 mulai berdatangan di Edutorium UMS sejak sore hari.

      Dibuka Pendaftaran Ratusan PPK-PPS Boyolali, Simak Jadwal dan Syaratnya

      KPU Boyolali membuka ratusan lowongan PPK dan PPS.

      Masyaallah! Murid SDN 1 Wonogiri Rama-Ramai Galang Dana untuk Korban Gempa

      SDN 1 Wonogiri menggalang dana untuk membantu korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

      Viaduk Gilingan Solo akan Diperdalam Agar Bisa Dilewati Bus Pariwisata

      Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memastikan akan memperdalam Viaduk Gilingan Solo agar bisa dilewati bus pariwisata yang hendak berkunjung ke Masjid Syeikh Zayed.

      Catat! Imbauan dan Larangan Nonton Konser Dewa 19 di Solo Malam Ini

      Do and dont saat konser Dewa 19 di Solo, di Edutorium UMS, Sabtu (26/11/2022) malam ini.

      Solo Bersiap! Malam Ini Konser Dewa 19 Dimeriahkan 4 Vokalis, 30 Lagu Hits

      Konser Dewa 19 di Solo bakal dimeriah karena Ahmad Dhani Cs dengan 30 lagu hits dan 4 vokalis.

      Kadisdik Boyolali Sebut Dosa Besar Pendidikan: Intoleransi & Kekerasan Seksual

      Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Darmanto, mengingatkan tiga dosa besar dunia pendidikan yakni bullying, kekerasan seksual, dan intoleransi.

      UMKM Pinggiran Gunung Kemukus Belajar Branding Produk Bersama ISI Solo

      Banyak pelaku UMKM di sekitar Gunung Kemukus, Sragen, yang belum memahami pentingnya branding dan pengemasan produk.

      Banyak Kelebihan, Pupuk Organik Cair Buatan Warga Plupuh Sragen Diadopsi Pemkab

      Pupuk organik cair buatan petani milenial asal Plupuh, Sragen, berhasil menarik perhatian Pemkab untuk mengadopsinya dang menggunakannya untuk skala yang lebih luas.

      Cegah Inflasi Melonjak Tinggi, Sukoharjo Mulai Tanam Cabai Massal

      Pemerintah Sukoharjo melalui Dinas Pertanian dan Perikanan mencanangkan program gerakan penanaman cabai sebagai upaya pencegahan inflasi daerah. 

      Tak Lolos Seleksi Administrasi, Pendaftar PPPK Nakes Bisa Ajukan Keberatan

      Dari 448 nakes yang mendaftar PPPK di Karanganyar, 56 di antaranya dinyatakan tak memenuhi syarat. Mereka yang tak memenuhi syarat berkesempatan mengajukan keberatan paling lambat 27 November 2022.