Bintang Radio RRI Surakarta Fariza Aji Nugraha (kiri), bersama artis Ihsan Tarore di malam grand final Bintang Radio Nasional di Batu Malang, Jawa Timur, Sabtu (26/10/2019). (Istimewa)

Solopos.com, SOLO – Fariza Aji Nugraha, 23, mengharumkan Kota Solo setelah memenangkan kontes Bintang Radio tingkat nasional. Kesuksesan Fariza Aji Nugraha mengembalikan kebanggaan Kota Solo yang telah lebih dari tiga dekade absen menjuarai kontes tersebut.

Alumnus Pendidikan Seni Musik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) asal Sukoharjo, Jawa Tengah, ini sumringah ketika berbincang dengan Solopos.com, Kamis (31/10/2019) sore. Kebahagiaan menyelimutinya saat mengingat momen sakral malam grand final yang mengumumkan kemenangannya di pusat kota Batu, Malang, Jawa Timur, Sabtu (26/10/2019) lalu.

Sempet deg-degan, enggak menyangka juga. Semua bagus. Alhamdulillah, ini kado terindah untuk Fariza,” kata dia.

Keberhasilan Fariza Aji Nugraha tentu tak hanya disambut bahagia keluarga. Tetapi juga stakeholder RRI Surakarta dan Pemerintahan Kota Solo. Ini merupakan kemenangan ketiga setelah Solo absen sebagai jawara puluhan tahun lalu. Menyusul maestro keroncong Waldjinah yang didaulat sebagai Bintang Radio Kategori Keroncong pada 1965, dan Mini Satria pada era 1980 – 1990an.

Keberhasilan Bintang Radio Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta 2019 itu tentu tidak diraih dengan cara instan. Butuh perjuangan panjang hingga akhirnya Fariza Aji Nugraha mendapatkan piala bergengsi itu.

Pria yang hobi menyanyi itu mulai mewujudkan impiannya dengan mengikuti kompetisi Bintang Radio RRI Surakarta dan Yogyakarta masing-masing tiga kali. Konsistensinya diikuti dengan semangat belajar yang terus digali. Mulai dari teknis olah vokal hingga olah rasa.

Lagu Jikalau Kau Cinta milik Judika dan Adalah Aku dari Cakra Khan menjadi andalannya. Fariza Aji Nugraha menilai teknik menyanyi dari hati adalah kunci kesuksesannya selama ini. Semua lagu dinyanyikannya dengan penuh perasaan.

Termasuk saat dia tiba-tiba mendapat undian menyanyikan lagu Adalah Aku milik Cakra Khan. Hal pertama yang dilakukan adalah membaca liriknya dan mempelajari makna lagunya. “Teknik rasa. Penyampaian lagu dengan rasa dan dari hati,” kata dia.

Tak hanya soal persiapan vokal, Fariza Aji Nugraha juga menguatkan fisik. Ia sempat sakit sampai mimisan karena cuaca Kota Batu Malang yang terlalu dingin. Namun hal itu langsung direspon cepat. Salah satunya dengan memperbanyak konsumsi sayuran, air putih, dan obat herbal.

“Saya nomor undi ke sembilan. Grogi banget pasti, penginnya masuk semi final lima besar saja sudah syukur. Ini alhamdulillah diberi lebih dari itu,” ucapnya.

Kepala LPP RRI Surakarta Rahma Juwita, juga bersyukur atas kemenangan ini. Ia berharap kesuksesan Fariza Aji Nugraha bisa menjadi contoh anak muda Solo dan sekitarnya untuk semangat mengembangkan potensi, khususnya di bidang tarik suara.

Sebelumnya, Rahma Juwita mengatakan Bintang Radio Surakarta 2019 Putra dan Putri masuk 15 besar. Namun hanya putra yang masuk grand final. “Harapan kami Fariza akan jadi contoh bahwa bintang radio bukan hanya jadi agenda tahunan. Tapi bagaimana kami menjadi wadah untuk menciptakan para penyanyi muda yang bukan hanya menjadi go nasional tapi juga go internasional. Semoga anak muda lainnya ikut menguji kemampuan [dengan ikut Bintang Radio RRI Surakarta]. Buktinya dia bisa bersaing diantara para peserta lain se-Indonesia,” harapnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten