Tutup Iklan
Ketua Umum Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI) GBPH Prabukusumo (tengah) tampil dalam konferensi pers Kejurnas IV Hapkido Indonesia di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/10/2019). (Antara-Wisnu Adhi)

Solopos.com, SEMARANG — Sebanyak 285 atlet olahraga beladiri dari 23 provinsi se-Indonesia bertarung di Kejuaraan Nasional IV Hapkido Indonesia di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (19/10/2019). Shin Son Hapkido adalah salah satu olahraga bela diri khas Korea selain Taekwondo.

"Pada tahun ini Kota Semarang mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Kejurnas IV Hapkido Indonesia yang diselenggarakan di Convention Hall UTC," kata Ketua Umum Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI) GBPH Prabukusumo saat menggelar onferensi pers di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/10/2019).

Ke-23 provinsi yang berpartisipasi dalam Kejurnas IV Hapkido Indonesia adalah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Sumatra Selatan, dan Nusa Tenggara Barat. Ada juga Bengkulu, Bali, Sulawesi Tengah, Kalimatan Barat, Kalimantan Timur, Riau, Sumatra Utara, Aceh, Kalimantan Selatan, Maluku, Sumatra Barat, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, dan Papua.

Secara khusus ia mengapresiasi jajaran Hapkido Indonesia, baik dari pendiri, pengurus, dan seluruh perintis di seluruh Indonesia yang dengan tulus dan segenap kekuatan serta konsisten menggelar kejurnas yang saat ini memasuki tahun keempat sebagai salah satu upaya memopulerkan olahraga beladiri asal Korea itu di Tanah Air.

Ia menjelaskan bahwa materi olahraga Hapkido dikenal sangat kental dengan teknik-teknik beladiri praktisnya yang memadukan teknik lunak (kuncian, bantingan), teknik keras (tendangan, pukulan), serta teknik permainan senjata sehingga masyarakat akan mendapatkan beberapa manfaat sekaligus. "Rencananya Kejurnas IV Hapkido dibuka oleh Wakil Ketua Umum KONI Chris John," ujarnya.

Pendiri Hapkido Indonesia Vincentius Yoyok Suryadi menyebutkan bahwa cabang olahraga beladiri Hapkido saat ini secara resmi telah tercatat sebagai anggota KONI Pusat. "Kami berharap ke depan, Hapkido bisa segera menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di PON," katanya.

Ketua Pengda Hapkido Indonesia Provinsi Jawa Tengah George Lunarso menyampaikan bahwa kejurnas ini bukan sekadar ajang pertandingan, tapi juga perjumpaan dengan rekan-rekan Hapkido Indonesia. "Kompetisi yang sehat akan melahirkan hasil yang baik dan respek satu sama lain. Pertarungan sengit hanya berlangsung di atas arena karena setelah turun gelanggang, kita semua adalah insan yang sama, yang saling menghormati satu sama lain serta menjalin silaturahim serta persahabatan," ujarnya.

Sementara itu, Karl Anggara selaku Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas IV Hapkido Indonesia menambahkan kejurnas akan diselenggarakan pada pukul 08.00-18.00 WIB, sedangkan kontingen dari Provinsi Jawa Tengah akan mengirimkan 27 atlet Hapkido untuk bertanding.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten