Yamaha N-Max (Paultan)

Solopos.com, BOYOLALI -- Seluruh kepala desa (kades) dan lurah se-Kabupaten Boyolali mulai tahun 2020 bakal mendapatkan kendaraan dinas baru berupa sepeda motor Yamaha N-Max.

Kendaraan baru itu nantinya bakal berstatus sebagai kendaraan milik desa. Meski mendapatkan sepeda motor baru, sepeda motor lama tidak akan ditarik. Kendaraan dinas juga bisa dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional desa.

Ketua DPRD Boyolali, S. Paryanto, mengatakan nantinya 261 kades dan 6 lurah akan mendapatkan kendaraan dinas baru.

“Anggaran sudah disiapkan sekitar Rp7 miliar, dan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020,” ujar Paryanto ketika ditemui wartawan di DPRD Boyolali, Rabu (9/10/2019).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, pengaturan operasional kendaraan akan ditentukan oleh masing-masing Kades. Baik dibawa pulang maupun ditinggal di kantor kelurahan untuk digunakan bersama perangkat lain tergantung kebijakan masing-masing.

Tak hanya dari segi kendaraan, Paryanto menambahkan angin segar bagi kades juga datang dari wacana kenaikan penghasilan tetap (siltap) bagi kades di tahun 2020. Dia menyebut meski tak signifikan siltap diwacanakan naik sebesar Rp500.000 atau dari awalnya Rp3,5 juta bakal menjadi Rp4 juta.

“Evaluasi soal kenaikan siltap dan pemberian kendaraan dinas ini dilakukan setelah audiensi dengan Asosiasi Perangkat Desa (Apdesi) beberapa waktu lalu,” imbuh Paryanto.

Paryanto menambahkan kenaikan siltap yang tidak terlalu signifikan ini lantaran pada 2020 nanti, Alokasi Dana Desa (ADD) yang digunakan untuk menggaji kades dan perangkatnya tidak bisa naik hingga 11%.

“Kemarin sempat ada usulan dari Rp3,5 juta menjadi Rp5 juta namun belum bisa, karena pada 2020 nanti banyak anggaran tersedot Pilkada, di tahun 2021 kita naikkan agar sesuai harapan Kades,” imbuh dia.

Terpisah, Kapala Desa Banyuanyar Komarudin mengatakan sudah mengetahui wacana pemberian kendaraan dinas baru Yamaha N-Max bagi Kades.

“Iya kami sudah minta pada Pak Bupati dan akan dikabulkan mulai tahun depan,” ungkap Komarudin ketika dihubungi solopos.com.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten