262.329 Pekerja Soloraya Diusulkan Dapat Bantuan Subsidi Upah Dari Pemerintah

BP Jamsostek Cabang Surakarta mengusulkan 262.329 pekerja dari 9.268 perusahaan Soloraya untuk mendapat bantuan subsidi upah (BSU).

 Ilustrasi pekerja (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pekerja (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Cabang Surakarta mengusulkan 262.329 pekerja dari 9.268 perusahaan Soloraya untuk mendapat bantuan subsidi upah (BSU) dari pemerintah.

PromosiHentikan Stigmatisasi Pencandu Narkoba, Rehabilitasi Bukan Dikerangkeng

Jumlah itu merupakan 96% dari total data pekerja aktif yang disampaikan perusahaan. Ini adalah data final calon penerima BSU dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Sedangkan 4% sisanya atau 12.253 pekerja merupakan peserta aktif BP Jamsostek, tapi tidak memenuhi kriteria penerima BSU.

2 Hari Solo Tambah 19 Kasus Baru Covid-19, Klaster Keluarga Belum Juga Mereda

Kepala Kantor BP Jamsostek Cabang Surakarta, Hasan Fahmi, mengatakan total 274.582 pekerja Soloraya peserta BP Jamsostek masuk data awal calon penerima subsidi upah.

Setelah melalui proses verifikasi, nomor rekening 262.329 pekerja (96%) valid. “Dari 274.582 peserta BP Jamsostek aktif, sudah berhasil kami kumpulkan nomor rekening. Dari jumlah itu yang valid sebanyak 262.329 atau sekitar 96%,” ujarnya kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Peserta Aktif

Fahmi menjelaskan pekerja tersebut terdaftar sebagai peserta aktif BP Jamsostek Cabang Surakarta yang meliputi Kota Solo, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Wonogiri.

Pedagang Pasar Gede Solo Sambat Listrik Byar Pet Hingga 15 Kali Sehari

Pada sisi lain, selain nomor rekeningnya belum valid, 4% pekerja Soloraya yang tak massuk usulan penerima subsidi upah adalah pekerja aktif yang tidak masuk dalam kriteria penerima BSU.

Hal itu karena mereka bergaji lebih dari Rp5 juta atau baru terdaftar menjadi peserta setelah Juni 2020. Untuk memastikan kevalidan data pekerja calon penerima BSU, BP Jamsostek gencar meminta konfirmasi ke HRD perusahaan.

"Konfirmasi dan informasi juga melalui pesan SMS dengan nama BP Jamsostek dan tidak akan ada pemungutan biaya apa pun,” paparnya.

Kucing Sragen Selamat Setelah 3 Hari Terendam Sumur Sedalam 30 Meter, Begini Proses Penyelamatannya

Ia mengingatkan pekerja Soloraya agar berhati-hati jika ada orang mengatasnamakan BP Jamsostek dan BSU menghubungi dan meminta biaya untuk pengajuan bantuan subsidi upah.

Menurutnya, itu adalah penipuan dan pekerja ata masyarakat sebaiknya langsung lapor ke HRD perusahaan atau ke BP Jamsostek. Sementara itu, selain BSU, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan lain untuk seluruh peserta aktif BP Jamsostek berupa relaksasi iuran.

Membantu Perekonomian

Salah satu kebijakannya adalah dengan adanya potongan 99% untuk iuran program JKK dan JKM. “Semoga dengan kebijakan pemerintah khusus untuk peserta BP Jamsostek ini dapat membantu perekonomian para peserta, baik tenaga kerja maupun pengusaha,” ungkapnya.

Sukses Dengan "Gelang Putih", Saka Putra Didi Kempot Siap Rilis Single Kedua Bulan Ini

Sebelumnya, Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Solo, Wahyu Haryanto, mengatakan sejak awal mendorong perusahaan Soloraya untuk memfasilitasi para pekerja memperoleh bantuan subsidi upah dari pemerintah.

Perusahaan diminta aktif mengajukan data sesuai yang terdaftar pada BP Jamsostek. Wahyu membeberkan asosiasi tidak melakukan pendataan terkait hal ini.

Inspiratif! Komunitas Kompak Bedah Rumah Tak Layak Warga Boyolali

Meskipun demikian, ia mendorong perusahaan untuk memfasilitasi para pekerja dengan menyetor data pekerja sesuai ketentuan penerima insentif.

“Asosiasi memang tidak berwenang mewajibkan perusahaan mengajukan pekerjanya memperoleh insentif ini. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing perusahaan. Bagaimana pun ini menjadi haknya pekerja yang akan sangat membantu mereka,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

+ PLUS Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

Pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi menemukan momentum tepat. Segregasi sosial dan pertentangan luas di masyarakat akibat politik identitas pada 2017 dan 2019 tidak boleh terulang pada 2024.

Berita Terkini

Warga Soloraya Bisa Punya Tabungan Pensiun Seperti PNS, Begini Caranya

Masyarakat umum di Soloraya kini bisa memiliki tabungan pensiun seperti PNS dengan mendaftar program Taspen Life.

Kisah Dalang Kontet, Terkenal setelah Wayang Kardusnya Dibakar Istri

Kecintaanya terhadap wayang kulit telah mengantarkan Kontet Hariyanto memodifikasi cerita ketoprak ke dalam wayang kardus.

Patut Ditunggu, Gibran Sebut Amazon Web Services Segera Masuk Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut Amazon Web Services yang merupakan unit usaha perusahaan raksasa dunia Amazon bakal masuk Solo.

20 Hari, Polres Karanganyar Tindak 549 Pengguna Knalpot Brong

Polres Wonogiri gencar merazia knalpot brong. Sejak awal tahun 2022 hingga kini sudah 549 pengguna knalpot brong ditindak.

Sehari 15 Pasien Terpapar Covid-19, Sukoharjo Masih Zona Kuning

Status tingkat risiko Covid-19 di Sukoharjo masih risiko rendah atau zona kuning dan pemerintah masih menerapkan PPKM level dua sejak Oktober 2021.

Ini Lahan Bekas Pabrik Listrik Pertama di Kota Solo

Inilah lahan bekas pabrik listrik pertama di Kota Solo yang dibangun pada 1901 di bawah kendali Praja Mangkunegaran dan Keraton Solo.

Pemdes Diminta Kembangkan Embung Guworejo Sragen Jadi Objek Wisata

Embung Guworejo di Desa Guwurejo, Karangmalang, Sragen dinilai memiliki potensi untuk jadi objek wisata.

Tepergok Curi Kotak Amal di Sukoharjo, Pria Matesih Diamankan Polisi

Setelah diinterogasi oleh saksi, pelaku kemudian mengakui telah nekat mencuri kotak amal masjid.

Gibran Ingin Sentra IKM Pasar Mebel Gilingan Solo Dibikin Seperti IKEA

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ingin agar sentra IKM di lahan Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, bisa dibangun menjadi seperti IKEA.

Desa Wisata di Klaten Harus Bersinergi, Jangan Saling Bunuh

Setiap desa yang memperoleh SK Bupati Klaten dapat menjadi pelopor pengembangan wisata di desa dan di sekitar desa.

Giliran Partai Gerindra Sragen Laporan Edy Mulyadi ke Polisi

Anggota DPRD dan pengurus DPC Partai Gerindra Sragen melaporkan Edy Mulyadi ke Polres Sragen dengan tuduhan menghinda dan mencemarkan nama baik Prabowo Subianto.

Tenaga Honorer akan Dihapus, Jekek: Wonogiri Sebenarnya Masih Butuh

Bupati Joko Sutopo mengatakan peran tenaga honorer sangat membantu organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menyelesaikan berbagai tugas.

Roadshow dan Podcast, Upaya Bawaslu Boyolali Ajak Warga Awasi Pemilu

Selain menyosialiasikan lewat media sosial yang dimiliki Bawaslu Boyolali, ada program lain bagi pemilih pemula seperti Bawaslu Goes to School atau roadshow ke sekolah-sekolah.

Ini Detik-Detik 2 Pemotor Terperosok Jembatan Ambrol di Kedawung Sragen

Seorang pedagang sayur dan pengguna jalan terjungkal di Jembatan Dungluwak yang ambrol pada Jumat (28/1/2022) dini hari WIB.

2 Perempuan Diduga PSK Online Ditangkap di Solo, Salah Satunya ABG

Dua perempuan diduga pekerja seks komersial atau PSK online tertangkap bersama teman kencan mereka di salah satu rumah indekos kawasan Serengan, Solo.

Ini Aturan yang Bikin Tenaga Honorer Ketir-Ketir akan Nasib Mereka

Pemerintah mengeluarkan PP No 49/2018 tentang Manajemen PPPK yang mengatur penghapusan tenaga honorer.