26 Tahun Eksis! Ini Rahasia Kelezatan Mi Ayam Batas Kota Boyolali
Karyawan memasak mi ayam di warung Mie Ayam Batas Kota Boyolali. (Solopos/Nadia Lutfiana Mawarni)

Solopos.com, BOYOLALI – Kelezatan mi ayam racikan Titik Warsiti di Warung Mie Ayam Batas Kota Boyolali, Jawa Tengah, sepertinya cukup terkenal. Warung makan sederhana di sisi barat gapura Batas Kota, Siswodipuran, Boyolali, itu selalu ramai pembeli.

Kuliner mi ayam racikan Titik Warsiti itu telah eksis selama 26 tahun. Wanita berusia 69 tahun itu konsisten menjaga resep yang diraciknya sendiri.

Mi ayam buatan Titik Warsiti tak berbeda dengan mi ayam di warung lainnya. Mi ayam Titik Warsiti terasa lezat karena kuah kaldunya yang kental dan manis.

Dalam sehari Titik Warsiti bisa menjual ratusan posi mi ayam di warungnya. Mi ayam racikan Titik Warsiti ini memang laris-manis hampir 30 tahun lamanya. Titik Warsiti mengatakan, salah satu rahasianya adalah tak mengubah resep.

Semburan Lumpur Grobogan Surut, Sisakan Buih Seperti Air Mendidih

“Saya bikin sendiri resepnya dari dulu sampai sekarang, bumbu dan takarannya enggak berubah,” tutur Titik ketika ditemui Solopos.com di warungnya, Jumat (28/2/2020).

Selain menjaga resep, rahasia lain dari kesuksesan Titik Warsiti berjualan kuliner mi ayam adalah tidak rakus mencari untung. Dia hanya tertawa saat ditanya perihal laba. Baginya yang paling penting adalah bisa mencukupi kebutuhan keluarga dan tidak membohongi pelanggan.

“Wah yang penting kami bisa piknik keluarga dua kali setahun,” kata Titik Warsiti.

Kini, Titik Warsiti hanya bertugas mengelola uang di warungnya. Sementara yang bertugas memasak adalah putranya yang merupakan generasi kedua. Ada beberapa kerabat juga yang ikut membantu menjadi karyawan di warung terseut.

Promo Maret 2020! Tiket KA Bandara Solo Cuma Rp10.000

“Prinsipnya ya usaha keluarga,” terang Titik Warsiti.

Seporsi mi ayam di warung makan Mie Ayam Batas Kota racikan Titik Warsiti dijual Rp8.000. Jika memakai bakso harganya Rp13.000 per porsi. Di awal berjualan, mi ayam Titik Warsiti harganya Rp200 per mangkuk.

Sampai saat ini, warung mi ayam yang dikelola Titik Warsiti selalu ramai pembeli, apalagi di jam makan siang. Kebanyakan pelanggan warung tersebut adalah karyawan seperti Maya. Wanita 32 tahun asal Klaten itu selalu menyempatkan mampir ke warung Titik Warsiti jika bertandang ke Boyolali.

“Kebetulan kalau ke Boyolali selalu menyempatkan mampir, menurutku rasanya khas,” ujar Maya yang sudah belasan tahun menjadi pelanggan setia Warung Mie Ayam Batas Kota.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom