Tutup Iklan
Sebanyak 26 siswa SMAN 1 Jatisrono, Wonogiri mengikuti pelatihan jurnalistik di Griya Solopos, Jumat (25/1/2019)/Ratih Kartika.

Solopos.com, SOLO—SMAN 1 -lampu-bakal-terangi-jalanan-wonogiri">Jatisrono mengirimkan 26 siswanya untuk belajar ilmu jurnalistik di -jurnalistik-solopos-jangan-takut-hadapi-wartawan-abal-abal">Lembaga Pelatihan Jurnalistik Solopos (LPJS), Jumat (25/1/2019). Para siswa ini merupakan para pengurus Majalah Forum Komunikasi Siswa (Fokus), media internal sekolah.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum, Agung Surendra, menjelaskan selain untuk meningkatkan keterampilan para pengurus Majalah Fokus, pelatihan jurnalistik ini juga terkait rencana sekolah yang ingin meningkatkan intensitas penerbitan majalah tersebut. "Saat ini majalah sudah terbit selama 17 kali terbit sejak tahun 2009. Kami harapkan setelah pelatihan di Solopos [LPJS], majalah dapat diterbitkan dari enam bulan sekali menjadi tiga bulan sekali," jelas Agung di Griya Solopos, lokasi digelarnya pelatihan tersebut, Jumat.

Para siswa ini nantinya diharapkan mampu mengembangkan upaya promosi sekolah, menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan dan agenda di sekolah. Selain itu, keterampilan mereka dalam dunia jurnalistik diharapkan bisa memberikan manfaat bagi siswa di masa depan. "Maklum siswa-siswi kami kebanyakan orang dari desa. Di desa kan jarang ada anak yang ke kota. Apalagi koran yang dekat dengan kami ya Koran Solopos," ujar Agung.

Pembina Majalah Fokus, Muhammad Amin, menjelaskan semua kegiatan-kegiatan sekolah akan dipublikasikan di majalah ini. Laporan utama yang disajikan seputar isu-isu yang dekat dengan sekolah dan siswa. Ada pula rubrik yang mengakomodasi kegiatan atau peristiswa dari luar sekolah.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten