242 Hektare Tanaman Padi di 8 Desa di Sragen Terdampak Luapan Bengawan Solo

Air Bengawan Solo meluap membanjiri dan 242 hektare tanaman padi di tiga kecamatan di Sragen. Banjir hanya berlangsung kurang dari 24 jam sehingga tanaman padi masih bisa diselamatkan.

 Seorang petani melihat kondisi sawah yang tergenang air di wilayah Desa Gentan Banaran, Kecamatan Plupuh, Sragen, pada Minggu (20/11/2022) pagi. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Seorang petani melihat kondisi sawah yang tergenang air di wilayah Desa Gentan Banaran, Kecamatan Plupuh, Sragen, pada Minggu (20/11/2022) pagi. (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Sragen mencatat sawah seluas 242 hektare di tiga kecamatan yakni Tanon, Sidoharjo, dan Plupuh kebanjiran. Banjir terjadi selama kurang lebih 10 jam akibat air Bengawan Solo meluap.

Distan KP menilai luapan air Bengawan Solo yang membanjiri sawah petani belum sampai menimbulkan kerugian karena durasi yang singkat.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Pelaksana Tuga (Plt.) Kepala Distan KP Sragen, Rina Wijaya, Senin (21/11/2022), mengatakan ratusan hektare sawah yang tergenang banjir itu tersebar di delapan desa. Desa tersebut di antaranya  Gawan, Kecik, Padas, dan Pengkol di Kecamatan Tanon. Kemudian Sribit, Tenggak, dan Taraman di Kecamatan Sidoharjo dan Gentan Banaran di Kecamatan Plupuh.

“Dampak luapan Bengawan Solo paling banyak di Desa Gentan Banaran mencapai 88 hektare. Kemudian disusul di Gawan ada ada 72 hektare, Kecik ada 46 hektare, dan desa lainnya di bawah 10 hektare. Tanaman padi yang terendam air rata-rata 7-15 hari, kecuali di Gentan Banaran sudah berusia 15-20 hari,” jelas Rina di dampingi Koordinator Penyuluh Kabupaten Sragen, Tri Kustiyati.

Tri Kustiyati menambahkan, Padi yang kebanjiran masih bisa diselamatkan. Beda ceritanya kalau tanaman padi itu kebanjiran sampai empat hari. Daun padi akan membusuk.

Baca Juga: KTNA Sragen Gandeng UNISRI Solo Riset Kasus Anjloknya Produktivitas Padi

“Rata-rata tergenang selama 8-10 jam. Yang terdampak hanya di tiga kecamatan itu. Banjir itu tidak mempengaruhi  pemupukan, karena pupuk sudah terserap ke tanah. Besok [Selasa], kami berencana mengecek lagi ke lokasi mengingat situasi masih mendung,” ujarnya.

Berikut daftar tanaman padi yang terdampak luapan Bengawan Solo di Sragen

Kecamatan Desa Tanaman Varietas Umur Lahan Terdampak
TANON Gawan Padi Inpari 32 7-14 72 ha
Kecik Padi Inpari 32 7-14 46 ha
Padas Padi Inpari 32 7-14 15 ha
Pengkol Padi Inpari 32 7-10 4 ha
SIDOHARJO Sribit Padi Inpari 32 7-15 10 ha
Tenggak Padi Inpari 32 7-15 5 ha
Taraman Padi Inpari 32 7-15 2 ha
PLUPUH Gentan Banaran Padi Inpari 32 15-20 88 ha
Total 242 ha

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Hindari Mangkunegaran Solo saat Nikahan Kaesang-Erina, Ini Jalur Pengalihannya

      Polda Jateng menyiapkan jalur-jalur pengalihan arus lalu lintas bagi warga untuk menghindari kepadatan di area sekitar Pura Mangkunegaran Solo saat acara nikahan Kaesang-Erina, Minggu (11/12/2022).

      Pilkades Sukoharjo Selesai Tanpa Kericuhan, Pelantikan Dijadwalkan 21 Desember

      Pilkades serentak di Sukoharjo diklaim kondusif tanpa laporan kericuhan.

      Kakung Sableng Klaten Ternyata Kepanjangan dari Kafe Ingkung Sambel Blenger

      Resto Kakung Sebleng berada di pinggir jalan raya, tepatnya di Jalan Kartini/By Pass No. 3, Warung Kidul, Tegalyoso, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, Jawa Tengah.

      Periksa Dugaan Kecurangan Pemilihan Rektor, Ditjen Dikti Terjun ke UNS Solo

      Ditjen Dikti Kemendikbudristek turun langsung ke UNS Solo untuk melakukan audit dan pemeriksaan terkait adanya dugaan kecurangan dalam pemilihan Rektor periode 2023-2028.

      Batuan Purba Sepanjang 100 Meter di Bayat Klaten Ini Bernama Watu Sepur

      Wisata Watu Sepur di Klaten menyuguhkan pemandangan deretan bebatuan purba yang mirip dengan ombak sepanjang 100 meter.

      Tidak Kuat, Presiden Jokowi Gendong Kaesang secara Simbolis seusai Siraman 

      Seluruh prosesi siraman jelang pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono di Sumber, Banjarsari, Solo, Jumat (9/12/2022), berlangsung lancar.

      Selain Parang, Batik Motif Slobog juga Wajib Dihindari Tamu Pernikahan Kaesang

      Selain parang/lereng, ada motif batik lain yang wajib dihindari untuk dikenakana oleh tamu acara pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, yaitu motif slobog.

      Korsleting, 1 Rumah di Permukiman Padat Penduduk Delanggu Klaten Terbakar

      Diduga akibat korsleting, satu rumah di tengah permukiman Dukuh Sanggrahan, Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu terbakar, Jumat (9/12/2022) dini hari.

      Solopos Hari Ini: Pesta Raya Demokrasi di Desa

      Pemilihan kepala desa (pilkades) di Sukoharjo menjadi pesta rakyat dan dirayakan dengan cara yang khas.

      Presiden Jokowi Ungkap Momen Iriana hingga Bobby Menangis saat Siraman Kaesang

      Presiden Jokowi mengungkapkan momen Kaesang Pangarep, Ibu Negara Iriana, dan Bobby Nasution menangis saat acara siraman jelang pernikahan Kaesang di Sumber, Solo, Jumat (9/12/2022).

      Kalahkan Solo, Penurunan Kemiskinan di Sragen 2022 Tertinggi Kedua di Soloraya

      Persentase penurunan kemiskinan di Sragen tahun ini menjadi yang tertinggi kedua di Soloraya. Bahkan, dibandingkan persentase penurunan kemiskinan rata-rata di Jateng, Sragen masih lebih tinggi.

      Belum Nyerah! Tuntas Subagyo Yakin PKR bakal Berlaga di Pemilu 2024

      Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, optimistis partainya bakal lolos dan bisa berlaga di Pemilu 2024.

      Bermodal Rp500.000, Mantan KPM PKH di Sragen Kini Miliki 3 Warung Mi Ayam

      Juragan mi ayam dengan label warung Pak Ndut itu menyatakan keluar dari keluarga penerima manfaat (KPM) PKH tahun lalu dan kini sukses dengan memiliki tiga warung mi ayam di wilayah Masaran.

      Janur Kuning Melengkung dan Kembar Mayang dalam Pernikahan Adat Jawa

      Puluhan janur kuning melengkung mulai dipasang menjelang pernikahan adat Jawa, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Minggu (11/12/2022), selain janur kuning, kembar mayang juga ikut dipasang.

      Realisasi Pendapatan Pajak 2022 di Sukoharjo Naik 16,91%

      Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Sukoharjo Richard Tri Handoko menyebut capaian realisasi pajak daerah sampai dengan (30/11/2022) naik 16,91%.