ilustrasi air PDAM. (Solopos-Dok)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sebanyak 22 meteran air milik pelanggan PUDAM Tirta Lawu Karanganyar hilang -dari-3-pencuri-kepala-patung-bancolono-karanganyar-ditetapkan-tersangka" title="1 Dari 3 Pencuri Kepala Patung Bancolono Karanganyar Ditetapkan Tersangka">dicuri.

Direktur Utama (Dirut) PUDAM Tirta Lawu Karanganyar, Prihanto, mendapatkan laporan pencurian meteran itu dari petugas di berbagai wilayah, Senin (9/9/2019).

Sebanyak 22 meteran air yang -kepala-patung-bancolono-di-karanganyar-pengakuan-pelaku-karena-keyakinan" title="Pencurian Kepala Patung Bancolono di Karanganyar, Pengakuan Pelaku Karena Keyakinan">dicuri itu milik pelanggan di Karanganyar, Matesih, Tasikmadu, Gondangrejo, dan Kebakkramat.

“Sebelum berangkat kerja saya terima laporan -patung-bancolono-yang-dicuri-di-karanganyar-masuk-cagar-budaya" title="Kepala Patung Bancolono Yang Dicuri di Karanganyar Masuk Cagar Budaya">kehilangan meteran. Setelah dilakukan pendataan oleh petugas sebanyak 22 meteran milik pelanggan hilang," ujarnya.

Dia menjelaskan kasus pencurian yang baru kali pertama tersebut mengakibatkan kerugian debit air yang terbuang sia-sia. Petugas baru melakukan kalkulasi mengenai jumlah kerugiannya. Petugas sudah memasang meteran baru untuk menggantikan yang hilang.

"Saat malam hari kami akan melakukan patroli," ungkap dia.

Soal tidak lanjut untuk membuat laporan ke polisi, ia mengatakan akan melihat perkembangannya setelah kejadian pencurian ini.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten