Tutup Iklan
Ilustrasi Smart SIM. (Solopos-Whisnupaksa Kridangkara)

Solopos.com, BOYOLALI -- Sebanyak 22.371 keping Smart SIM telah dicetak dan dibagikan kepada masyarakat yang mengurus perpanjangan dan pembuatan surat izin mengemudi (SIM) baru di Polres Boyolali.

Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Dwi Panji Lestari, mengatakan Smart SIM telah diluncurkan Korlantas Polri pada 22 September lalu.

“Di Boyolali sudah ada 33.333 blangko Smart SIM. Jadi untuk warga yang mengajukan SIM baru akan mendapatkan Smart SIM, bukan SIM yang lama,” kata dia saat ditemui solopos.com, Rabu (6/11/2019).

Dwi Panji Lestari mengatakan Smart SIM lebih canggih dibandingkan SIM tipe lama. Smart SIM ini dilengkapi chip yang berisi data pribadi pemilik. Selain itu Smart SIM juga bisa menjadi kartu pembayaran dan penyimpanan uang.

“Smart SIM ini tampilannya sudah banyak berubah. Smart SIM ini sudah semakin canggih. Bukan hanya sebatas identitas. Tetapi di dalam Smart SIM bisa untuk menyimpan uang,” kata dia.

Satu kartu Smart SIM hanya bisa untuk menyimpan uang maksimal Rp2 juta. Uang di kartu tersebut bisa untuk pembayaran jalan tol maupun kebutuhan lainnya.

Ia menuturkan para pemilik SIM lama yang masih berlaku tetap bisa digunakan dan tidak perlu melakukan penggantian. Namun, pada saat perpanjangan akan mendapatkan Smart SIM.

Ia menjelaskan untuk Smart SIM yang telah diterima masyarakat itu harus diaktifkan terlebih dahulu sebelum bisa digunakan menjadi alat pembayaran elektronik.

Pengguna Smart SIM bisa mengaktifkannya di perbankan seperti BNI, BRI, dan Mandiri.

“Ini kartu SIM kosongan saja. Selama tidak diurus ya hanya jadi kartu identitas. Jadi harus diurus dulu. Baru nanti bisa dibuat transaksi elektronik,” ujarnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten