Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi (kiri,) memberikan pengarahan kepada para Kapolsek seusai Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak, Senin (10/12/2018) di lobi Mapolres Sukoharjo. (Solopos-Trianto Hery S.)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Kepolisian Resor (Polres) Sukoharjo menyiagakan 2.060 personel keamanan gabungan untuk mengawal pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 125 desa di Sukoharjo.

Sebagai informasi, pilkada serentak di Sukoharjo digelar Selasa (11/12/2018) besok.

“Anggota pengamanan pelaksanaan pilkades ada pengamanan terbuka dan pengamanan tertutup. Semua bentuk potensi gangguan keamanan menjadi kewaspadaan anggota [keamanan] termasuk isu bandar judi,” ungkap Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, seusai gelar pasukan keamanan Pilkades Serentak Sukoharjo di halaman Mapolres Sukoharjo, Senin.

Dia menambahkan seorang personel polisi akan mengampu dua tempat pemungutan suara (TPS) dan mulai turun ke desa pada Senin (10/12/2018). Personel keamanan itu terdiri atas anggota Polres, Kodim 0726/Sukoharjo, anggota perlindungan masyarakat (linmas), dan personel Brimob.

Ke-2.060 orang itu terdiri atas anggota linmas sejumlah 1.200 orang, anggota polisi sebanyak 680 orang, anggota Brimob Detasemen C sejumlah 60 orang, dan anggota Kodim Sukoharjo sebanyak 120 orang.

Kapolres meminta masyarakat melaporkan gerak-gerik bandar judi yang dinilai mengganggu pelaksanaan pilkades. Menurutnya, hasil pengecekan bersama tim ke 10 kecamatan pelaksanaan pilkades serentak belum ditemukan bandar judi bermain di pilkades.

“Kami [polisi] tidak menoleransi potensi gangguan keamanan. Bandar judi termasuk target yang perlu diamankan,” tegasnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten