202 Napi LP Sragen Dapat Remisi Lebaran, 1 Orang Bebas

Sebanyak 202 napi LP Sragen mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman dalam momen Lebaran 2022, satu orang langsung bebas.

 Ratusan WBP melaksanakan Salat Idulfitri di depan masjid di dalam Lapas Kelas IIA Sragen, Senin (2/5/2022). (Istimewa/LP Sragen)

SOLOPOS.COM - Ratusan WBP melaksanakan Salat Idulfitri di depan masjid di dalam Lapas Kelas IIA Sragen, Senin (2/5/2022). (Istimewa/LP Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Sebanyak 202 orang napi Lembaga Pemasyarakatan atau LP Sragen mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman pada momen Lebaran 2022 ini. Satu orang di antaranya langsung bebas.

Pemberian remisi disampaikan sesuai Salat Id yang diikuti 506 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Masjid At-Tai’bin LP Sragen, Senin (2/5/2022) pagi. Dalam rilis yang diterima Solopos.com dari Kasi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik Lapas Kelas IIA Sragen, Agung Hascahyo, disebutkan pelaksanaan Salat Idulfitri dihadiri Kepala LP Sragen, Purwoko Suryo Pranoto.

PromosiKota Solo Pernah Jadi Pesemaian Sastra Patriotik dan Revolusioner

Dalam kesempatan itu Kepala LP Sragen membacakan sambutan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pada pemberian remisi khusus peringatan Hari Raya Idulfitri 1443 H/2022 yang berlangsung lancar dan khidmat.

Setelah salat Id, dilanjutkan dengan tradisi saling maaf-memaafkan yang dilakukan Kepala LP Klas IIA Sragen beserta pejabat struktural dan pegawai LP Klas IIA Sragen dan WBP serta pemberian remisi khusus Lebaran secara simbolis kepada perwakilan WBP.

Agung menerangkan pemberian remisi khusus Idulfitri merupakan salah satu puncak resolusi pemasyarakatan, yaitu pemberian hak remisi yang berupa reward kepada narapidana (napi) yang berkelakuan baik dan selalu mengikuti pembinaan di dalam LP.

Baca Juga: Kemenkum HAM Beberkan Strategi Perangi Narkoba Di LP Sragen

Untuk mendapatkan pengurangan masa hukuman (remisi), kata Agung, setiap napi harus memenuhi syarat administratif dan substantif. Di LP Kelas IIA Sragen saat ini, jelasnya, saat ini ada 506 orang WBP.

Stimulus Untuk Berkelakuan Baik

“Di Hari Raya Idulfitri, napi di LP Sragen telah memperoleh remisi khusus 2022 sesuai peraturan yang berlaku. Total warga binaan yang mendapat remisi berjumlah 202 orang,” ujarnya.

Sebanyak 202 orang napi LP Sragen yang mendapat remisi Lebaran itu dengan perincian remisi khusus I selama 15 hari 20 orang, remisi satu bulan 160 orang, remisi satu bulan 15 hari 20 orang. Lalu remisi khusus II (langsung bebas) 15 hari satu orang, dan remisi khusus III selama sebulan satu orang

Baca Juga: Bukan Kuliner Biasa, Kebab & Donat Istimewa Ini Hanya Ada di LP Sragen

“Remisi ini diharapkan bisa menjadi stimulus bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk tetap dapat berkelakuan baik dan berperan aktif dalam rangka program pembinaan yang diselenggarakan oleh LP Klas IIA Sragen,” kata Kepala LP Klas IIA Sragen, Purwoko Suryo Pranoto.

Purwoko menegaskan jajarannya berkomitmen untuk kerja keras dan kerja ikhlas untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya warga binaan dan tahanan di LP, rutan, dan LPKA. “Fungsi pengawasan dan pengendalian tetap kami lakukan agar LP Sragen selalu kondusif dan aman,” katanya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Fakta Tak Sehijau Kata-Kata, Greenwashing Jadi Arus Besar Perbankan

+ PLUS Fakta Tak Sehijau Kata-Kata, Greenwashing Jadi Arus Besar Perbankan

Lembaga keuangan nasional dan global masih berdiri dua kaki. Membiayai sektor energi kotor dan perusak lingkungan sekaligus membiayai sektor energi bersih. Komitmen green financing belum optimal, justru greenwashing yang menguat.

Berita Terkini

Serba-Serbi Layanan Damkar Sragen, Buka "Jasa" Lepas Cincin Segala

Damkar Sragen mempunya tugas sampingan yakni menyediakan "jasa" melepas cincin bagi warga yang kesulitan melakukannya. Setidaknya sejak Januari-April 2022, ada 10 orang yang meminta bantuan Damkar untuk melepas cincin.

Wow, 4 Tanaman Hias Ini Dibarter dengan 1 Mobil Jazz di Sukoharjo

Angga mengaku berminat dengan tanaman philodendron domesticum tersebut lantaran warna daun yang keluar dari tanaman tersebut terbilang unik dan jarang ditemukan.

Babak Baru Kasus Penjebolan Tembok Keraton Kartasura, Ada Tersangka?

Kasus penjebolan benteng Baluwarti eks Keraton Kartasura, Sukoharjo memasuki babak baru. Status perkara itu dinaikkan ke tahap penyidikan.

Hati-Hati! Jalur SSB di Genting Cepogo Boyolali Longsor Lur...

Tanah longsor di jalur SSB Cepogo, Boyolali, terjadi sekitar pukul 05.30 WIB secara tiba-tiba tanpa ada hujan sebelumnya.

Menyeruput Teh Gambyong, Teh Bercita Rasa Kopi Khas Kemuning

Di Desa Kemuning, Ngargyoso, Karanganyar, memiliki teh dengan rasa yang khas, yakni bercita rasa kopi. Teh hitam dengan rasa kopo ini dijual oleh Eko Wuryanto, warga setempat, dengan nama Teh Gambyong.

Jukir CFD Diduga Ngepruk, Ini Tarif Parkir Resmi Kota Solo Sesuai Perda

Ketentuan mengenai besaran tarif resmi parkir berbagai jenis kendaraan di Kota Solo diatur dalam Perda No 1/2013 tentang Penyelenggaraan Perhubungan.

Sosok Mantan Bupati Wonogiri Oemarsono yang Menginspirasi, Ini Kisahnya

Mantan Bupati Wonogiri periode 1985-1995, Oemarsono, dikenal sebagai sosok yang menginspirasi warga setempat menjadi PNS itu telah meninggal dunia pada Minggu (22/5/2022).

Tugu Tapal Batas Keraton Surakarta di Cawas Klaten Tak Terawat, tapi...

Di Desa Burikan, Kecamatan Cawas, Klaten, Jawa Tengah terdapat tugu tapal batas Keraton Surakarta.

Catat Jadwal Konser Andika Kangen Band di Sragen Biar Ga Ketinggalan

Pemkab Sragen memastikan konser musik Kangen Band dalam rangka hari jadi ke-276 Sragen akan terbuka untuk umum dan cuma-cuma.

Ini Deretan Wisata yang Dibangun Pemilik "Istana Negara" di Wonogiri

Pengusaha tajir asal Wonogiri, Suparno dikenal memiliki "Istana Negara". Selain bangunan unik itu, ternyata Suparno juga memiliki deretan objek wisata lainnya di Wonogiri.

Kenapa di Boyolali Banyak Terdapat Sapi? Ini Jawabannya

Kota Susu adalah julukan dari Kabupaten Boyolali yang lokasinya di kaki sebelah timur Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Kisah Wanita-Wanita Pemetik Daun Teh Kemuning, Upahnya Rp700 Per Kg

Sebagai besar buruh pemetik daun teh di Desa Kemunging, Ngargoyoso, Karanganyar adalah dari kalangan wanita dan berusia lanjut. Sehari rata-rata mereka memetik 25 kg daun teh.

2 Menteri Jokowi Ini Diam-Diam Telah Blusukan ke Klaten, Ada Apa Ya?

Sebanyak dua menteri di era Presiden Joko Widodo alias Jokowi diam-diam blusukan ke Klaten dalam waktu kurang dari satu pekan terakhir.

Sejarah Pabrik Teh Kemuning, Awalnya Didirikan 2 Warga Belanda

Pabrik teh pertama di Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar didirikan oleh dua bersaudara asal Belanda, Van Mander Voot. Dalam perjalanannya, pabrik dan perkebunan tehnya bergonta-ganti kepemilikan.

BPCB Jateng: Penjebolan Tembok Keraton Kartasura Masuk Tindak Pidana

Acara gelar perkara tersebut dihadiri oleh PPNS BPCB Jawa Tengah, Kepala BPCB Jawa Tengah dan Korwas Polda Jawa Tengah yang usai sekitar pukul 13.20 WIB.