DEMO SUKOHARJO : Unjuk Rasa Mahasiswa Menolak Pabrik Semen Kendeng Ricuh

Iskandar/JIBI/Solopos
Kamis, 23 Maret 2017 - 15:03 WIB

SOLOPOS.COM - Ratusan mahasiswa memenuhi pertigaan tugu Kartasura, Sukoharjo, Kamis (23/3/2017). Mereka berunjuk rasa menolak pendirian pabrik semen Kendeng. (Iskandar/JIBI/Solopos)

Demo Sukoharjo, mahasiswa menolak pabrik semen Kendeng dilakukan di Tugu Kartasura.

Solopos.com, SUKOHARJO — Ratusan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet) Sukoharjo berunjuk rasa menolak pendirian pabrik semen di Kendeng.

Aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa itu digelar di Tugu Kartasura, Sukoharjo, Kamis (23/3/2017) sore. Para mahasiswa mengecam Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo yang dinilai tak berpihak kepada rakyat.

“Pemerintah sekarang tak berpihak ke rakyat. karena itu tugas kita untuk mengingatkan mereka,” teriak salah seorang pengunjuk rasa saat aksi di Tugu Kartasura Sukoharjo.

Aksi unjuk rasa para mahasiswa itu mendapat pengawalan ketat kepolisian. Kapolsek Kartasura, AKP Demianus Palulungan, mengaku mengerahkan 125 personel guna mengamankan aksi. Para personel yang diterjunkan berasal dari Polres Sukoharjo sekitar 90 personel dan dari Polsek Kartasura 35 polisi.

“Kami mengerahkan cukup banyak petugas. Karena izinnya 420 orang,” ungkap Kapolsek.

Berdasarkan pantauan, aksi demo sempat ricuh sesaat karena mahasiswa dan polisi terlibat aksi dorong-dorongan. Hal itu dipicu penolakan mahasiswa untuk membuka blokade jalan Solo-Semarang di sebelah selatan Tugu Kartasura. Kondisi itu mengakibatkan arus lalu lintas tersendat. Apalagi, peserta aksi membakar orang-orangan dari jerami di tengah jalan.

Ratusan mahasiswa berunjuk rasa di pertigaan tugu Kartasura, Sukoharjo, Kamis (23/3/2017). Mereka menolak pendirian pabrik semen Kendeng. (Iskandar/JIBI/Solopos)

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif