PILKADA SOLO : Anung Dapat Nomor 1, Rudy Nomor 2

Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos - Solopos.com
Selasa, 25 Agustus 2015 - 19:40 WIB

SOLOPOS.COM - Cawali-cawawali Solo yang diusung PDIP F.X. Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo bersama tim dokter RSUD dr. Moewardi, Solo, Rabu (29/7/2015). (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)

Pilkada Solo, Pasangan Afi mendapat nomor urut 1, Rudy-Purnomo nomor 2

Solopos.com, SOLO–Dua pasangan peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo mengikuti pengundian nomor urut di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Selasa (25/8/2015). Pasangan Anung Indro Susanto-M. Fajri (Afi) mendapat nomor urut satu dalam rapat pleno terbuka tersebut. Adapun pasangan F.X. Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo memeroleh nomor urut dua.

Pantauan Solopos.com, pasangan Afi datang lebih awal di Kantor KPU sekitar pukul 11.10 WIB. Mereka kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang dengan peci hitam di kepala. Kedatangan pasangan tersebut diikuti para pimpinan partai dari Koalisi Solo Bersama (KSB). Selang enam menit, Rudy-Purnomo hadir dengan pakaian khasnya yakni lurik dipadu blangkon. Pasangan petahana itu didampingi para kader PDI Perjuangan (PDIP) dan tim sukses.

KPU membagi dua tahap pengundian dalam rapat pleno terbuka tersebut. Pasangan Afi yang hadir lebih awal diberi kesempatan mengambil kotak berisi angka satu sampai sembilan. Selanjutnya, pasangan yang memiliki jumlah angka paling kecil mendapat kesempatan pertama mengambil undian nomor urut pada tahap kedua. Pasangan Afi yang kembali memeroleh kesempatan lebih awal meraih nomor urut satu setelah membuka gulungan berwarna oranye. Calon wali kota, Anung Indro Susanto, langsung memaknai nomor urut satu sebagai sinyal kemenangan Afi.

“Dalam bahasa Jawa nomor satu itu setunggal, artinya mimpang. Bahasa Indonesia nomor satu itu menang. Dalam bahasa Inggris number one artinya the best,” tuturnya saat ditemui wartawan seusai pengundian nomor urut.

Anung mengaku sudah membuat empat bingkai besar strategi untuk memenangkan Pilkada. Dia membeberkan persoalan kesejahteraan, pendidikan, kesehatan dan religiusitas akan menjadi fokus visi-misinya. Sementara itu, calon wali kota petahana, F.X. Hadi Rudyatmo, tak mau kalah mengartikan nomor urut yang didapatnya. Menurut Rudy, sapaan akrabnya, angka dua menunjukkan baik dirinya maupun Purnomo tidak ada bedanya.

“Dua-duanya bakal solid dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Untuk menggapai hal tersebut, pihaknya akan memaksimalkan jargo 3WMP (Waras, Wasis, Wareg, Mapan, Papan) jika terpilih kembali sebagai kepala daerah.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Solo, Sri Sumanta, mewanti-wanti kedua tim agar bertarung secara fair di masa kampanye. Sumanta menitipkan sejumlah catatan pada pasangan sebagai acuan berkegiatan. “Batasan-batasan dalam kampanye berikut maksimal dana kampanye (Rp14 miliar) kami tekankan. Jangan sampai melanggar karena konsekuensinya pembatalan pasangan calon.”

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif