Tutup Iklan

20% Pemda Gagal Penuhi Penyerapan DAK Pendidikan

 Ilustrasi (Dokumentasi/JIBI/SOLOPOS)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Dokumentasi/JIBI/SOLOPOS)

Ilustrasi (Dokumentasi/JIBI/SOLOPOS)

JAKARTA—Kementerian Keuangan tidak menyalurkan dana alokasi khusus (DAK) pendidikan ke sekitar 20% pemerintah daerah yang gagal memenuhi target penyerapan dana transfer daerah tersebut.

Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Marwanto menjelaskan pemerintah pusat menyalurkan dana alokasi khusus (DAK) pendidikan APBN 2012 dalam tiga tahapan.

Transfer dana tahap pertama, paparnya, diberikan kepada pemerintah daerah yang telah menyelesaikan APBD dan laporan penggunaan DAK pendidikan kuartal III/2011.

“[Dana] itu ditransfer pertama, nah, transfer kedua dan ketiga itu basisnya penyerapan,” ujarnya, Jumat (21/12).

Marwanto mengungkapkan dalam 2 tahap selanjutnya pemerintah pusat hanya menyalurkan sisa DAK pendidikan kepada pemerintah daerah yang mampu merealisasikan 90% dari DAK pendidikan periode transfer sebelumnya.

Dia mengatakan ada sekitar 20% Pemda dari total seluruh daerah otonom di Indonesia yang gagal memenuhi syarat tersebut sehingga tidak menerima penyaluran DAK tahap terakhir.

“Kalau belum bisa menyerap 90% tidak akan disalurkan lagi, ini untuk menjaga agar uang yg ditransfer ini memang betul-betul digunakan di daerah,” kata Marwanto.

Pemerintah tahun ini menganggarkan DAK senilai Rp26 triliun, sedikit lebih tinggi dari DAK 2011 yang sebesar Rp25 triliun. DAK pendidikan merupakan 34% dari total DAK yang ada dalam APBN-P 2012.

Pada APBN 2013, pemerintah menganggarkan DAK senilai Rp31,69 triliun, termasuk tambahan senilai Rp2 triliun yang berasal dari optimalisasi penerimaan.

Rencana belanja pendidikan dalam DAK APBN 2013 adalah yang terbesar dengan nilai Rp11,09 triliun, disusul oleh dana infrastruktur jalan sebesar Rp5,37 triliun dan dana kesehatan Rp3,10 triliun.

Marwanto memperkirakan penyerapan DAK pendidikan tahun ini hanya sekitar 90% atau lebih rendah dari penyerapan DAK 2011 yang mencapai 98%. Adapun penyerapan total DAK tahun ini diperkirakan sebesar 93%.

Data Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan menyatakan realisasi anggaran transfer daerah per 20 Desember 2012 telah Rp453,9 triliun atau  94,8% dari alokasi dalam APBN-P 2012.

Sementara itu, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Herry Poernomo mengatakan pemerintah konsisten menolak penambahan ‘kavling’ alokasi APBN untuk sektor tertentu sesuai pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam penyampaian Nota Keuangan 2013 pada DPR.

Kebijakan tersebut, jelasnya, termasuk pada wacana pengalokasian 5—15% belanja APBN untuk dana pedesaan dalam UU Desa yang saat ini sedang disusun DPR.

“Kami firm dari Kemenkeu. Presiden juga sudah bicara. Tidak ada lagi kavling APBN sekian persen untuk ini atau itu,” katanya.

Herry mengatakan selama ini belanja APBN untuk desa telah disalurkan melalui banyak kegiatan kementerian/lembaga termasuk dalam bentuk progam nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM).

Berita Terkait

Berita Terkini

Menikmati Keindahan Hutan Mangrove di Kawasan Wisata Mandeh Sumbar

Disebut sebagai Raja Ampat-nya Sumatra Barat

Vaksinasi Covid-19 di Klaten Meningkat, Optimistis Tembus 70%

Sejauh ini, serbuan vaksinasi Covid-19 terus ditingkatkan guna membentuk kekebalan tubuh masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Penghulu di Klaten Viral Setelah Membuat Surat Terbuka, Ini Isinya!

Sugiyanto menegaskan surat tersebut itu bukan sebagai komplain. Surat tersebut dia buat untuk menginformasikan serta memohon agar tes antigen untuk keperluan menikah bisa digratiskan.

Peningkatan Okupansi Hotel di DIY Belum Merata, Kenapa?

Seiring peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, peningkatan okupansi hotel yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum merata ke semua hotel.

Anaknya Tersandung Penipuan CPNS Rp9,7 Miliar, Nia Daniaty Lepas Tangan

Artis Nia Daniaty lepas tangan dengan kasus dugaan penipuan yang menjerat anaknya, Olivia Nathalia.

Komunitas Badut Tasikmalaya Kampanye Protokol Kesehatan di Sekolah

Meminimalisasi klaster baru di lingkungan sekolah

Banyak Hajatan di Karanganyar Melanggar Prokes

Satpol PP Karanganyar menemukan banyak penyelenggaraan hajatan di desa-desa yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Salah satunya digelar dengan jumlah tamu undangan melebihi ketentuan maksimal 20 orang.

Profil PSG Pati, Tim Kuda Hitam Saridin Diakuisisi Atta Halilintar

Klub sepak bola ini dikenal dengan julukan “Kuda Hitam Saridin”. Saridin  merupakan salah satu tokoh yang dihormati di Kabupaten Pati yang dikenal dengan kuda tunggangannya yang berwarna hitam.

10 Berita Terpopuler: Rossi Soal Sirkuit Mandalika hingga Kabar Tukul

Komentar Valentino Rossi tentang tantangan membalap di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Senin (27/9/2021).

Arti Mimpi Bertemu Harimau, Pertanda Bakal Sial Atau Mujur?

Mimpi bertemu hewan buas seperti harimau kadang bisa membuat takut dan terbangun dari tidur lelap.

Seru, Universitas Duta Bangsa Solo Gelar Outbound Dosen dan Tendik

Universitas Duta Bangsa (UDB) Solo menyelenggarakan kegiatan outbound bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik) untuk meningkatkan keakraban.

Api Abadi PON XX Papua Mulai Dikirab Keliling Lima Wilayah Adat

Api Abadi PON XX diambil di PLTMG Pertamina Klamono

Netflix Indonesia Tayangkan di Balik Layar Squid Game, Seperti Apa?

Di balik layar  Squid Game itu mengungkap bahwa setiap set dibangun secara detail  untuk mewakili semua permainan di serial itu.

Sindir Atta Halilintar, Gibran: Tetap Putus Asa, Jangan Semangat!

Putra sulung Presiden Jokowi tersebut juga mengajak pengusaha lain untuk ikut andil mengembangkan olah raga nasional. Secara khusus Gibran memberikan pesan kepada Atta sebagai bos AHHA PS Pati.

Sirkuit Mandalika dan Keindahan Lombok Yang Dipuji Pembalap Dunia

Menjadi tuan rumah perhelatan besar balap motor kelas dunia