Ilustrasi larangan merokok. (Reuters)

Solopos.com, SOLO — Banyak perokok bilang susah untuk menghentikan kebiasaan mengisap asap tembakau. Namun tahukah Anda jika berhenti merokok akan langsung berpengaruh positif pada organ tubuh dalam waktu cepat?

Lembaga pelayanan kesehatan masyarakat asal Inggris, National Health Service (NHS), seperti dikutip dari Daily Star, Minggu (17/11/2019), mengungkapkan detak jantung akan kembali normal 20 menit setelah berhenti merokok.

Setelah delapan jam berhenti merokok, kadar nikotin dan karbon monoksida dalam darah Anda akan berkurang lebih dari setengah. Lalu kadar oksigen dalam darah juga kembali normal setelah berhenti merokok.

Bukan hanya itu, karbon monoksida dalam tubuh akan berkurang drastis setelah 48 jam tak mengisap asap rokok. Pada titik itu, paru-paru akan membersihkan lendir dan mengisap puing-puing dari tubuh.

Beberapa orang mungkin juga akan mengalami peningkatan kemampuan indra penciuman lantaran tak ada lagi nikotin yang tersisa di dalam tubuh. Selang 72 jam, pernapasan Anda akan lebih mudah, saluran bronkial akan rileks dan Anda merasa lebih energik.

Setalah 12 pekan tak merokok, sirkulasi darah dan oksigen dalam tubuh Anda akan meningkat. Anda baru bisa merasakan peningkatan fungsi paru-paru hingga 10% setelah tiga bulan hingga sembilan bulan berhenti merokok. Anda juga akan lebih jarang batuk.

Jika Anda berhasil berhenti merokok selama satu tahun, risiko penyakit jantung akan menurun hingga setengahnya. NHS mengklaim risiko kanker paru-paru juga akan menurun setelah 10 tahun berhenti merokok.

Terlepas dari penurunan risiko kanker paru-paru, NHS menegaskan berhenti merokok bukan berarti tak berisiko terkena kanker paru-paru. Pasalnya, ada beberapa orang yang mengalami kanker paru-paru meski bukan perokok aktif.

Di sisi organ reproduksi, orang yang berhenti merokok juga akan lebih subur. Selain itu, gigi dan kulit akan memiliki penampilan lebih baik jika mampu berhenti merokok.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten