20 Karyawan Solopos Group Jalani Rapid Test Bareng RS Indriati
Dua perawat dari RS Indriati Solo Baru mengambil sampel darah karyawan Solopos Group di Ruang Poliklinik Griya Solopos, Kamis (30/7/2020). (Solopos.com-Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 20 karyawan Solopos Group menjalani rapid test di Ruang Poliklinik Griya Solopos Jl. Adi Sucipto 190 Solo, Kamis (30/7/2020).

Rapid test puluhan karyawan sebagai antisipasi persebaran Covid-19 tersebut terlaksana berkat kerja sama Solopos Group dengan RS Indriati Solo Baru.

Rapid test tersebut terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti 10 karyawan dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Sementara sesi kedua diikuti 10 karyawan dari pukul 11.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Pendonoran Darah RS Indriati-PMI: Wujudkan Peduli untuk Sesama

Dua perawat dari RS Indriati Solo Baru yakni Mutiara Oktaviana dan Siti Lestari bertugas mengambil sampel darah 20 karyawan tersebut.

Sebelum diambil sampel darah, masing-masing karyawan diwajibkan mengisi kuesioner dengan jawaban yang jujur. Mereka juga diminta menandatangani surat kesediaan menjalani rapid test.

"Masing-masing karyawan diambil sampel darahnya sebanyak 5 ml yang terbagi dua botol. Botol pertama berisi 3 ml darah, sementara botol kedua berisi 2 ml darah," terang Marketing RS Indriati Solo Baru, Irene Christiananda, saat ditemui Solopos.com di lokasi.

Jarak Kehamilan Kurang Dari 2 Tahun Banyak Efek Buruknya? Ini Kata Dokter RS Indriati Sukoharjo

Manajer SDM PT Aksara Solopos, Isa Dwi Pratiwi, mengatakan ini adalah kali pertama karyawan Solopos Group mengikuti uji cepat secara bersamaan.

Rentan Terpapar Virus Corona

Dari 20 karyawan itu, 12 orang di antaranya merupakan reporter Harian Solopos yang sehari-hari bertugas di lapangan.

Dia mengatakan reporter dianggap rentan terpapar virus corona karena mobilitasnya yang relatif tinggi dan kerap berinteraksi dengan banyak orang dalam proses peliputan berita.

Deteksi Dini Kanker Paru-Paru Lebih Akurat dan Aman di RS Indriati Solo Baru

Sementara itu, peserta rapid test lainnya merupakan marketing dan back office PT Aksara Solopos, karyawan dari PT Radio Solo Audio Utama dan PT Solo Grafika Utama.

"Karyawan yang berusia di atas 50 tahun dan jarak rumahnya relatif jauh dari kantor kami prioritaskan mengikuti rapid test. Ke depan, kami juga berencana menggelar rapid test untuk karyawan lain,” terang Isa Dwi Pratiwi.

Sementara itu, salah seorang karyawan Solopos Yonantha Chandra Premana mengatakan tak merasa sakit waktu diambil darahnya oleh perawat untuk keperluan rapid test. Dia pun memuji perawat RS Indriati yang bisa mengambil darah tanpa rasa sakit.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom