20 Jebakan Tikus Listrik Dibongkar Tim Gabungan di Sragen

Polres Sragen bersama aparat TNI, Pemkab Sragen terus menertibkan jebakan tikus listrik di sawah yang masih saja ditemukan meski dilarang.

 Petugas menggulung jebakan tikus dari bendrat yang biasanya dialirkan listrik di sawah Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Kamis (20/1/2022). (Solopos.com/Wahyu Prakoso)

SOLOPOS.COM - Petugas menggulung jebakan tikus dari bendrat yang biasanya dialirkan listrik di sawah Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Kamis (20/1/2022). (Solopos.com/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SRAGEN — Petugas gabungan di Sragen terus menertibkan jebakan tikus listrik di persawahan. Hingga Kamis (20/1/2020) sedikitnya 20 jebakan tikus listrik di Sragen dibongkar petugas yang terdiri atas kepolisian, TNI, dan Pemkab Sragen.

Sebagai gantinya, Pemkab Sragen menyediakan kebutuhan untuk membasi tikus.

PromosiPemajuan Demokrasi Butuh Budaya Politik Santun

Pembongkaran jebakan tikus salah satunya dilakukan di Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Kamis. Para petugas dari Pemerintah Kecamatan Ngrampal, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Polres , Koramil 07/Ngrampal, PLN area Sragen, serta warga setempat ikut melepas jebakan tikus yang masih terpasang.

Baca Juga: Polres Sragen Mulai Pidanakan Pemasang Jebakan Tikus Listrik

Kabag Ops Polres Sragen, Kompol Dudi Pramudia, menjelaskan petugas gabungan telah mengambil lebih kurang 20 jebakan tikus khususnya di wilayah yang terdapat banyak pemasangan jebakan.

“Jebakan tikus ini membahayakan keselamatan warga karena bendrat terbuka lalu dialirkan listrik. Mengenai orang dan menginjak bumi bisa langsung meninggal dunia,” kata dia.

Dudi menyebut orang yang memasang jebakan tikus listrik bisa dipidana. Dia menyarankan para petani membasmi hama tikus dengan upaya yang diperbolehkan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sragen.

Baca Juga: Petani Masih Ingin Pasang Jebakan Tikus Listrik? Mentan Sarankan Ini

Camat Ngrampal, Joko Hendang Murdono, menjelaskan Bupati telah mengumpulkan kepala desa. Mereka diminta menginisiasi pemberantasan hama tikus dengan cara yang disarankan. Antara lain dengan belerang atau emposan.

“Mengenai peralatan dan kebutuhan, Dinas akan memberikan kebutuhan bagi kelompok tani, gapoktan, maupun pemerintah desa dengan mekanisme kepala desa mengajukan permohonan,” paparnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kisah Bandar Candu Opium Raksasa dari Solo yang Memasok Seluruh Jawa

+ PLUS Kisah Bandar Candu Opium Raksasa dari Solo yang Memasok Seluruh Jawa

Surakarta atau Solo sempat menjadi tempat tinggal bandar candu atau opium raksasa yang sanggup memasok dan menguasai hampir perdagangan candu di seluruh Pulau Jawa, sekitar 1860-an, dimana kala itu, menghisap candu menjadi hal wajar dan legal.

Berita Terkini

Belum Ada Kasus, Lurah Di Solo Minta Warga Tetap Waspada Hepatitis Akut

Sejumlah lurah di Kecamatan Laweyan, Solo, mengimbau para ketua RT dan RW agar tetap mewaspadai penularan hepatitis akut meski belum ada kasus sejauh ini.

Punya Seribuan Hewan Kurban, Begini Langkah Lazismu Solo Antisipasi PMK

Lazismu Solo yang memiliki seribuan hewan kurban sapi dan kambing telah mengambil langkah antisipasi agar hewan kurban tersebut tidak terkena wabah PMK.

Banyak Pertanyaan Soal Pendaftaran PKL CFD, Ini Jawaban Disdag Solo

Dinas Perdagangan (Disdag) Solo mendapatkan banyak pertanyaan dari para PKL yang ingin berjualan di area car free day atau CFD pada Minggu pagi.

Meriah! Pelaksanaan Karya Potensi Akademik di Disdikbud Wonogiri

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri menggelar Gelar Karya Potensi Akademik di area parkir indoor gedung B Disdikbud Wonogiri, Kamis (19/5/2022).

Kisah Calo Tiket Bioskop Era 1980-An di Solo: Film India Paling Ramai

Seorang warga Purbowardayan, Tegalharjo, Jebres, Solo, menceritakan saat dirinya menjadi calon tiket Bioskop Rama Theatre pada era 1980-an.

Mahasiswa Akper Patria Husada Surakarta KKN di Jotangan Klaten

Sebanyak 16 mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Patria Husada Surakarta mengikuti program kuliah kerja nyata (KKN) di Desa Jotangan, Kecamatan Bayat, Klaten, sejak Rabu (11/5/2022).

Ini Bakpia Bayat Klaten yang Dipasarkan hingga Luar Jawa, Pernah Coba?

Di Dusun Winong, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, terdapat rumah produksi bakpia yang sudah merambah sampai luar Jawa.

Heboh Badarawuhi Di Film KKN Desa Penari, Di Solo Juga Ada Ular Mistis

Seperti kisah Badarawuhi, lelembut berwujud asli ular di film KKN Di Desa Penari, di Solo juga ada cerita rakyat mengenai kemunculan ular mistis di beberapa kesempatan.

Kisah Bandar Candu Opium Raksasa dari Solo yang Memasok Seluruh Jawa

Surakarta atau Solo sempat menjadi tempat tinggal bandar candu atau opium raksasa yang sanggup memasok dan menguasai hampir perdagangan candu di seluruh Pulau Jawa, sekitar 1860-an, dimana kala itu, menghisap candu menjadi hal wajar dan legal.

Respons Surat BUM Desa, Mendes Blusukan ke Rel KA Wonosari Klaten

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, mendatangi Desa Bolali, Kecamatan Wonosari, Kamis (19/5/2022) sore.

Papan Cagar Budaya akan Dipasang di 4 Sisi Tembok Eks Keraton Kartasura

Diharapkan dengan keberadaan papan tersebut menumbuhkan rasa memiliki bagi masyarakat, sehingga dapat merawat cagar budaya secara bersama-sama.

Ingat! Pemkab Wonogiri Masih Wajibkan Warganya Pakai Masker Lo

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri belum mengubah kebijakan penggunaan masker di tempat terbuka. Masyarakat Kabupaten Wonogiri masih diwajibkan menggunakan masker meski di tempat terbuka.

Buntut Tragedi Gas Bocor, 50 Pelaku UKM Mojosongo Solo Diberi Pelatihan

Setelah tragedi gas bocor yang mengakibatkan dua orang meninggal, warga dan pelaku UMKM Mojosongo, Solo, diikutkan pelatihan penanganan kebakaran dan bahaya api.

Pemkab Wonogiri Pantau Pasar Hewan untuk Cegah PMK, Ini Lokasinya?

Pemeriksaan hewan ternak di sejumlah pasar hewan di Kabupaten Wonogiri dimulai sejak, Selasa (10/5/2022). Dari total 2.936 hewan ternak yang diperiksa, tak satupun memiliki gejala penyakit mulut dan kuku (PMK).

Siap-Siap! Satpol PP Solo Bakal Operasi Tertibkan PKL, Ini Sasarannya

Satpol PP Solo akan melakukan operasi penertiban pedagang kaki lima atau PKL yang dianggap sudah semrawut di beberapa lokasi.

Pemkab Klaim Belum Ada Hewan Ternak Terinfeksi PMK di Wonogiri

Pemkab Wonogiri mengklaim belum menemukan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayah setempat, Kamis (19/5/2022).