20 Hari Gelar Operasi, Polisi Semarang Ungkap 36 Kasus Narkoba
Ilustrasi narkoba. (Solopos-Whisnu Paksa)

Semarangpos.com, SEMARANG — Aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang mengungkap 36 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba berbagai jenis selama menggelar Operasi Antik Candi 2018 yang berlangsung sejak 24 Agustus-21 September. Dari kasus sebanyak itu yang diungkap, 39 orang ditetapkan sebagai tersangka.

“Target kami sebenarnya hanya lima kasus narkotika yang bisa diungkap dalam operasi, tapi malah bisa melebihi target,” terang Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Abioso Seno Aji, saat menggelar jumpa pers di Mapolrestabes Semarang, Kamis (20/9/2018).

Abi menyebutkan Operasi Antik Candi 2018 melibatkan seluruh jajaran polsek dan Polrestabes Semarang. Operasi digelar di beberapa lokasi, seperti tempat hiburan malam, terminal bus, dan pelabuhan.

Dari Operasi Antik Candi 2018 ini, aparat Polrestabes Semarang menyita 257,7 gram sabu-sabu, 2.500 gram ganja, dan 3.022 butir obat terlarang.

Selain barang terlarang, polisi juga mengamankan timbangan digital, bong penghisap, dan pipet.

Abi menambahkan kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Semarang memang cukup marak. Oleh karena itu, dirinya bakal bersikap tegas dalam memberantas kasus tersebut.

“Saya tidak main-main! Makanya nanti saya atau semisal ada kapolrestabes yang baru, saya minta ditembak kepalanya (pelaku peredaran narkoba),” tegas Kapolrestabes.

Kaporestabes mengaku geram dengan ulah para tersangka. Apalagi, saat ini pelaku tengah menyasar generasi muda, terutama kalangan mahasiswa.

Selain kasus peredaran narkoba, Operasi Antik Candi 2018 juga menyasar kasus peredaran minuman keras. Sekitar 738 botol miras sukses disita aparat polisi Semarang dalam operasi ini.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom