20.162 Keluarga Terdampak Covid-19 di Sukoharjo Tak Terkaver Program JPS Kabupaten
Ilustrasi dana bansos (sorotnews.com)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Sebanyak 20.612 keluarga di Sukoharjo yang terdampak wabah Covid-19 diusulkan mendapat bantuan sosial kebutuhan pokok dari Pemprov Jawa Tengah.

Mereka merupakan warga terdampak wabah Covid-19 namun belum terkaver program jaring pengaman sosial Pemkab Sukoharjo.

Sebelumnya, Pemkab Sukoharjo telah menyalurkan bantuan sosial kebutuhan pokok dalam program jaring pengaman sosial (JPS) mulai Selasa (28/4/2020).

37 Kasus Positif Covid-19 di Sukoharjo, Terbanyak Dari Grogol 17 Orang

Jumlah keluarga terdampak Covid-19 di Sukoharjo penerima bansos kebutuhan pokok ada 51.835. Mereka mendapatkan bantuan berupa beras, minyak goreng, dan kecap senilai Rp200.000 per bulan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sukoharjo, Widodo, mengatakan ada beragam jenis bantuan dari Pemkab Sukoharjo, Pemprov Jawa Tengah maupun pemerintah pusat.

Pemerintah daerah telah memilah warga yang mendapat bantuan dari Pemkab Sukoharjo, Pemprov Jawa Tengah, maupun pemerintah pusat.

7 Pasien Baru Positif Corona Klaster Gowa di Sragen Dari 5 Kecamatan, Ini Sebarannya

Widodo mengatakan total keluarga terdampak Covid-19 di Sukoharjo sebanyak 72.447 keluarga. Jumlah warga yang mendapat bantuan dari Pemkab Sukoharjo 51.835 keluarga.

"Ada sisa 20.612 keluarga yang diusulkan mendapat bantuan dari Pemprov Jawa Tengah," kata dia saat berbincang dengan Solopos.com, Kamis (30/4/2020).

Menurut Widodo, nominal bansos kebutuhan pokok dari Pemprov Jawa Tengah tak berbeda jauh dibanding dari Pemkab Sukoharjo.

Terus Bertambah, Pasien Sembuh Dari Corona di Solo Jauh Lampaui Yang Meninggal

Keluarga terdampak Covid-19 di Sukoharjo bakal menerima kebutuhan pokok untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Bantuan kebutuhan pokok itu disalurkan melalui 84 e-warong yang tersebar di 167 desa/kelurahan.

Anggaran Wabah Covid-19

"Pemkab menyiapkan anggaran penanganan Covid-19 senilai Rp201,7 miliar. Sebagian besar tersedot untuk pengadaan kebutuhan pokok warga terdampak wabah Covid-19," papar dia.

Widodo menyampaikan warga penerima bansos tak tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di wilayah masing-masing.

1 Tenaga Medis Asal Gondangrejo Karanganyar Sembuh Dari Covid-19

Berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Sukoharjo, jumlah penerima bantuan PKH dan BPNT sebanyak 42.634 keluarga.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bantuan dan Jaminan Sosial Dinsos Sukoharjo, Sukimin, menyatakan bantuan kebutuhan pokok disalurkan April-Juli.

Sukimin memperkirakan jumlah penerima bantuan kebutuhan pokok bertambah akibat wabah Covid-19. Pemerintah memprioritaskan masyarakat yang tak memiliki penghasilan akibat wabah Covid-19.

Sopir dan Pemulung di Wonogiri Sembuh dari Covid-19

Misalnya, karyawan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan oleh perusahaanya. "Bisa juga sopir becak, driver ojek online yang penghasilannya merosot tajam akibat wabah Covid-19," kata dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom