2 Warga Boyolali Dianugerahi Adhikarya Pangan Nusantara
Warno dan Eka Supriyatin berfoto bersama Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Boyolali, Juwaris (tengah), seusai menerima penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara di Istana Negara, Rabu (30/11/2016). (Istimewa)

Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara diraih warga Boyolali.

Solopos.com, BOYOLALI — Prestasi membanggakan ditorehkan dua warga Boyolali. Eka Supriyatin, asal Desa Tanjungsari Banyudono, dan Warno, dari Desa Senden Kecamatan Selo berhasil menyabet penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara.

Adhikarya Pangan Nusantara adalah penghargaan tertinggi di bidang ketahanan pangan. Penghargaan diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara di Jakarta, Rabu (30/11/2016).

Eka Supriyatin mewakili Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Mulyo Desa Tanjungsari yang selama ini konsentrasi terhadap pengembangan pangan olahan berbahan dasar lele.

“Pangan olahan berbahan lele ini sudah memenuhi standar kesehatan, standar produksi yang layak dan halal. Beberapa waktu lalu kami usulkan ke Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jateng hingga akhirnya lolos terima Adhikarya Pangan Nusantara,” kata Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Boyolali, Juwaris, Sabtu (3/12/2016).

Sedangkan Warno, lanjut Juwaris, dinilai sebagai penyuluh pertanian yang inovatif dan memiliki pengaruh menggerakkan pemuda di Desa Senden Kecamatan Selo untuk memberdayakan Kelompok Tani Argo Ayuningtani. Warno adalah tenaga kontrak penyuluh pertanian di BPP Kecamatan Selo.

“Peranan penyuluh itu sangat penting tapi terkadang masih perlu didorong. Pak Warno ini belum PNS tapi sudah bisa memengaruhi dan memotivasi pemuda untuk mengembangkan tanam-tanaman sayuran di Senden, bahkan menjalin kerja sama dengan beberapa pihak untuk pemasaran yang lebih luas.”

Selain itu, Warno juga tengah berinovasi membuat tampungan-tampungan air agar pada musim kemarau areal pertanian di wilayah Senden tidak kesulitan air.

Eka Supriyatin berharap apa yang dikerjakan bersama KWT Ngudi Mulyo Tanjungsari bisa memberikan manfaat yang lebih luas lagi tidak hanya bagi warga Boyolali. Seperti yang disampaikan Presiden Jokowi, ujar Eka, pengabdian tidak hanya berhenti pada penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho