2 Truk Kecelakaan Tutupi Jalan Gondang-Sine Sragen
Jalan Gondang, Sragen-Sine, Ngawi tertutup setelah dua truk pengangkut tanah uruk terguling di sebelah selatan SMPN 1 Gondang, Desa Glonggong, Gondang, Sragen, Senin (27/7/2020). (Istimewa/David Effendi)

Solopos.com, SRAGEN – Dua truk pengangkut tanah uruk untuk proyek pembangunan gerbang tol Sambungmacan mengalami kecelakaan di jalan Gondang-Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Kecelakaan truk itu tepatnya terjadi di sebelah selatan SMPN 1 Gondang, Desa Glonggong, Sragen Senin (27/7/2020) sore.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Kecelakaan itu bermula ketika dua truk yang mengangkut tanah uruk itu berjalan beriringan dari arah Sine, Kabupaten Ngawi, menuju lokasi proyek gerbang tol di Sambungmacan, Sragen.

Sesampainya di selatan SMPN 1 Gondang, truk yang berjalan di depan mengalami pecah ban depan sebelah kiri. Akibat kecelakaan tersebut, truk hilang keseimbangan dan terguling tepat di tengah jalan.

Janji Tak Terima Gaji, Bajo: Sudah Biasa Hidup Sederhana

Tanah uruk yang diangkut truk itu pun tumpah hingga menutupi badan jalan. Untuk menghindari kecelakaan, truk yang berjalan di belakang berusaha banting setir ke arah kanan. Nahas, truk itu justru terperosok ke parit yang berada di tepi jalan raya.

“Jalan Gondang-Sine macet total karena kecelakaan itu. Antrean kendaraan sampai satu km panjangnya. Hingga kini [sekitar pukul 16.30 WIB] truk belum dievakuasi,” jelas David Effendi, pengguna jalan asal Desa Bumiaji, Gondang, yang kebetulan berada di lokasi.

Sahabat Bediler Sragen Turun Tangan, Ratusan Ekor Tikus Mati Tertembak

Meski tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan itu, sebagian besar pengguna jalan terpaksa putar arah karena jalan Gondang-Sine tak bisa dilewati kendaraan. Jalan alternatif antarprovinsi itu pun ditutup sementara selama berlangsungnya proses evakuasi dua truk tersebut.

“Saya termasuk pengguna jalan yang harus balik kanan karena tak bisa lewat jalan itu. Saya harus mutar arah cari jalan lain. Saya menyarankan untuk pengguna jalan bisa menghindari jalur ini dulu untuk sementara,” ucap David Effendi.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom