2 Santri asal Magelang Ditelan Ombak Pantai Ketawang
Ilustrasi pencarian orang tenggelam oleh Basarnas Jateng. (dok. Solopos)

Semarangpos.com, SEMARANG — Dua santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nabili, Magelang, menjadi korban keganasan ombak Pantai Ketawang, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah (Jateng). Keduanya hanyut ditelan ombak saat tengah menggelar wisata ke salah satu objek andalan Kabupaten Purworejo, Jateng itu.

Kedua santri yang diketahui bernama M. Khozainul Muna, 21, asal Dusun Jurang RT 001/RW 004 Desa Tanjungsari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, dan Mahfud, 21, warga Desa Latak RT 002/RW 003 Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan itu hanyut ditelan ombak setelah mandi di Pantai Ketawang, Senin (24/12/2018) sore.

Informasi yang diterima Semarangpos.com, Selasa (25/12/2018) pagi menyebutkan awalnya kedua santri Ponpes Nabili bermain di Pantai Ketawang Indah. Sekitar pukul 17.12 WIB, keduanya nekat mandi di pantai yang ombaknya tidak terlalu besar.

"Saat asyik mandi, tiba-tiba datang ombak besar. Ombak itu menerjang kedua santri. Keduanya pun langsung terbawa arus, hanyut, dan tenggelam," ujar Kepala Basarnas Jateng, Aris Sofingi, Selasa.

Mengetahui kejadian itu, Aris pun langsung menugaskan tim Search and Rescue (SAR) dari Basarnas Pos SAR Cilacap untuk melakukan pencarian.

Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono, mengaku sudah menerjunkan tim penyelamat untuk melakukan operasi pencarian terhadap dua santri Ponpes Nabili Magelang itu. Meski demikian, pencarian belum menemui hasil karena faktor cuaca dan ombak Pantai Ketawang Indah yang tidak bersahabat.

"Saat ini kondisi ombak Pantai Ketawang Indah mencapai tiga sampai empat meter. Selain itu, kondisi cuaca juga hujan ringan. Sementara arah angin dari selatan menuju barat," terang Mulwahyono.

Selain menerjunkan tim ke Pantai Ketawang Indah, Basarnas Pos SAR Cilacap juga menerjunkan tim untuk melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan air di Sungai Kedung Pasung, Gentasari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, bernama Kamsiah, 43, warga RT 009, RW 004 Desa Bayeman Lor,  Kabupaten Cilacap.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom