2 Rumah di Sragen Ludes Terbakar, Kerugian Rp120 Juta, Ini Penyebabnya

Dua rumah yang ludes tebakar itu diketahui milik Tugiman, 60, dan milik Miyem alias Ny. Rebo, 70, yang sama-sama merupakan warga di Dukuh Metuk RT 013, Padas, Tanon.

 Para warga bersama aparat Polsek Tanon melihat kondisi rumah yang terbakar sembari menunggu bantuan mobil pemadam dari Satpol PP Sragen, Senin (20/6/2022). (Istimewa/Polsek Tanon)

SOLOPOS.COM - Para warga bersama aparat Polsek Tanon melihat kondisi rumah yang terbakar sembari menunggu bantuan mobil pemadam dari Satpol PP Sragen, Senin (20/6/2022). (Istimewa/Polsek Tanon)

Solopos.com, SRAGEN–Dua rumah warga di Dukuh Metuk RT 013, Desa Padas, Kecamatan Tanon, Sragen, ludes dilalap api, Senin (20/6/2022) sekitar pukul 10.15 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu tetapi kerugian material diperkirakan mencapai Rp120 juta.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kapolsek Tanon AKP Primadana Bayu Kuncoro mengungkapkan peristiwa kebakaran itu dilaporkan perangkat desa setempat, Yusup Saifudin, yang tinggal di RT 014 Dukuh Metuk.

Dua rumah yang ludes tebakar itu diketahui milik Tugiman, 60, dan milik Miyem alias Ny. Rebo, 70, yang sama-sama merupakan warga di Dukuh Metuk RT 013, Padas, Tanon.

“Hasil olah perkara di tempat kejadian perkara, penyebab kebakaran itu diduga karena korsleting di bagian stop kontak. Peristiwa kebakaran itu bermula saat ada teriakan warga yang meminta tolong lantaran rumah Tugiman terbakar. Warga berdatangan ke lokasi dan berusaha menyelamatkan barang yang ada di rumah itu,” ujar dia saat dihubungi Solopos.com, Senin.

Baca Juga: Kebakaran Sragen: 3 Rumah Warga Ludes

Dia menjelaskan para warga melihat kasur di lantai tengah terbakar dan selanjutnya api menyambar ke dinding rumah yang terbuat dari papan kayu.
Dia melanjutkan rumah Tugiman ludes terbakar kemudian api merembet ke rumah milik Miyem yang bersebelahan dengan rumah Tugiman.

Saat kejadian itu, ujar dia, kedua rumah itu dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya ke sawah dan ke posyandu.

“Api berhasil dipadamkan pada pukul 11.00 WIB setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran datang dan bersama-sama warga memadamkan api. Kerugian materialnya cukup banyak karena rumah Tugiman terdiri atas dua bangunan limasan dan dapur dengan bahan dari kayu dan bambu. Sementara rumah Miyem berbentuk limasan dan dapur yang juga terbuat dari kayu dan bambu,” jelasnya,” ujarnya.

Bayu, sapaan Kapolsek, melanjutkan dua bendel sertifikat tanah, motor Honda Vario tahun 2012, uang tunai Rp4 juta, kulkas, kipas angin, dan perabot rumah tangga senilai Rp90 juta milik Tugiman ludes.

Demikian pula, uang tunai Rp800.000 dan perabot rumah tangga milik Miyem senilai Rp30 juta habis tak tersisa.

Dalam upaya pemadaman api, Tim Damkar Satpol PP Sragen dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan sukarelawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) serta sukarelawan lainnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Bermalam di Jl. Mayor Kusmanto Demi Jaga Lapak Jualan di CFD Klaten

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Supriyono, menjelaskan PKL hanya diperbolehkan menempati kawasan paving di kedua sisi Jl. Mayor Kusmanto.

Lantang! Rudy Solo: Ganjar Pranowo Presiden ke-8 RI

Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, memprediksi Ganjar Pranowo menjadi presiden kedelapan RI.

Warga Sragen Meninggal Tak Wajar: Mayat Sujud Tapi Kepala Masuk Ember

Warga Sragen diduga meninggal secara tak wajar karena posisi mayatnya seperti sujud, namun kepalanya berada di dalam ember di kamar mandi.

Makam Jenazah Warga Sragen Dibongkar, Meninggal Tak Wajar?

Jenazah warga Sragen yang diduga meninggal tak wajar diautopsi setelah kuburannya dibongkar.

Sang Legenda! Naik Damar Sasongko Solo-Sukoharjo Serasa Bus Perang

Bus perintis Solo-Jatipuro, Damar Sasongko, merupakan sang legenda di Sukoharjo yang memacu adrenalin penumpang karena serasa menumpang bus perang.

60 Mobil Ikuti Bhayangkara Autoshow di Wonogiri, Ini Keseruannya

Polres Wonogiri menggelar Bhayangkara autoshow yang diikuti 60 peserta mobil modifikasi dari sejumlah daerah di Tanah Air

Baru 6 Hari Dimakamkan, Tim Dokter Polda Jateng Autopsi Warga Sragen

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kanit Pidana Umum Polres Sragen Ipda Setya Pramana mengatakan autopsi ini atas permintaan keluarga karena adanya kecurigaan dan kejanggalan saat meninggal dunia.

Desain Bangunan Pasar Jongke Tak Berubah, Kios Akan Tampak dari Luar

Kepala Bidang Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Solo, Joko Sartono menjelaskan kios Pasar Kabangan dan Jongke nanti kelihatan dari jalan.

Nostalgia Naik 7 Bus Legend Rute Solo-Sukoharjo, Sensasinya Hmm Mantap

Deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sampai saat ini masih cukup eksis meskipun jumlah penumpangnya terus menurun.

Gagal Diraih Solo, Ini Potensi 4 Kota Kreatif Unesco di Indonesia

Kota Solo dua kali gagal meraih predikat The Unesco Creative Cities Network (UCCN) atau Kota Kreatif Unesco. Di Indonesia, terdapat empat kota yang sudah dinobatkan sebagai Kota Kreatif Unesco.

Obati Rindu! CFD Klaten di Jl Mayor Kusmanto Diserbu Warga

Penyelenggaraan CFD perdana di Klaten setelah dua tahun tutup akibat pandemi Covid-19 diserbu warga.

Disebut Tak Punya Bumel, Ini Deretan Bus Kota Legend di Sukoharjo

Masih ingat dengan deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah?

Bulan Bakti IIDI, Bagikan 1.000 Telur untuk Anak-Anak di CFD

Sebanyak 1.000 telur dibagikan dalam rangka Bulan Bakti Ikatan Istri Dokter Indonesia, yang mengusung tema dukung program prioritas nasional cegah stunting.

Warga Banjiri CFD Perdana di Jl. Mayor Kusmanto Klaten

Warga membanjiri kawasan jalan Mayor Kusmanto yang digunakan untuk area CFD.

Round Up Masalah PPDB SMA/SMK di Solo: Zonasi - Manipulasi Bikin Pusing

Sederet masalah mewarnai proses PPDB SMA/SMK di Kota Solo pada tahun ini.

Round Up Remaja Wonogiri Hilang - Hamil, Ayah Bayi Masih Misterius

Sosok ayah bayi dalam kandungan remaja Wonogiri yang hilang setahun lalu sampai saat ini belum diketahui dengan pasti.