2 Rumah di Plupuh Sragen Ludes Terbakar Gara-Gara Korsleting

Dua unit rumah yang saling berdekatan di Dukuh Bogorejo, RT 02, Desa Gedongan, Kecamatan Plupuh, Sragen, terbakar pada Minggu (25/8/2019) pagi.

2 Rumah di Plupuh Sragen Ludes Terbakar Gara-Gara Korsleting

SOLOPOS.COM - Tim pemadam kebakaran dibantu sukarelawan, polisi, dan warga sekitar berusaha memadamkan api yang membakar rumah di Dukuh Bogorejo, Desa Gedongan, Plupuh, Sragen, Minggu (25/8/2019) pagi. (Istimewa/Polsek Plupuh)

Solopos.com, SRAGEN — Dua unit rumah yang saling berdekatan di Dukuh Bogorejo, RT 02, Desa Gedongan, Kecamatan Plupuh, Sragen, terbakar pada Minggu (25/8/2019) pagi.

Musibah kebakaran itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Kebakaran kali pertama terjadi di rumah Danang, 33. 

Saat itu, Danang yang masih tidur dikagetkan suara ledakan diduga dari kayu terbakar di bagian kamar yang kosong. Pada saat itu, Danang melihat kobaran api sudah membesar dan menjalar ke mana-mana. 

Seketika itu Danang keluar rumah meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api. Warga berdatangan saat api sudah makin membesar dan merembet ke rumah terdekat yakni milik Wakiman, 36. 

Wakiman yang baru pulang dari masjid terdekat setelah melaksanakan Salat Subuh kaget mendapati rumahnya ikut terbakar. Warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. 

Namun, api semakin besar sehingga sulit untuk dipadamkan. Satu rumah milik Tomo, 61, yang tidak ikut terbakar mengalami sedikit kerusakan sebagai dampak terjadinya kebakaran.

Warga kemudian menghubungi perangkat Desa Gedongan yang diteruskan ke Polsek Plupuh, tim pemadam kebakaran, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen. 

Tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 06.00 WIB. Dibantu warga, tim pemadam kebakaran akhirnya bisa memadamkan api selang 15 menit kemudian. 

“Rumah yang terbakar itu terbuat dari kayu jati dan bangunan semi permanen. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Kerugian material akibat kebakaran ditaksir sekitar Rp150 juta,” terang Kapolsek Plupuh, AKP Sunarso, saat dihubungi Solopos.com.

Salah satu korban, Danang, kebetulan sudah menyiapkan material bangunan berupa batu bata, kusen pintu dan kayu jati untuk merenovasi rumahnya. Namun, sebagian besar material bangunan khususnya yang terbuat dari bahan kayu ikut terbakar. 

“Hasil olah TKP [tempat kejadian perkara] diduga api berasal dari korsleting listrik,” jelas AKP Sunarso. 

Berita Terkait

Berita Terkini

Testing dan Tracing Jateng Tak Penuhi Target PPKM

Jumlah testing Covid-19 di Jateng sudah cukup tinggi, 150.000 orang per pekan, namun belum memenuhi target yang ditetapkan Inmendagri.

Geger Foto Wali Kota Tanjungpinang Berdua dengan Cowok di Hotel

Foto Rahma tengah duduk berduaan dengan seorang pria di atas kasus kamar hotel belakangan heboh di jagat media sosial.

Seluruh Wilayah di Yogyakarta Masuk PPKM Level 4

Kegiatan nonesensial masih diwajibkan berlangsung secara virtual, aktivitas esensial diperbolehkan beroperasi sampai 50 persen.

Tekan Kematian Covid-19, Dinkes Jateng Sarankan Isolasi Terpusat

Dinkes Jateng meminta pasien Covid-19 untuk melakukan karantina di tempat-tempat isolasi terpusat yang sudah disediakan pemerintah.

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 Tambah 22.404, Jateng Penyumbang Terbanyak

Dari kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 22.404 hari ini, Jateng berkontribusi 3.218.