Petugas kepolisian beraktivitas usai perusakan dan pembakaran Polsek Ciracas, di Jakarta, Rabu (12/12/2018). (Antara-Putra Haryo Kurniawan)

Solopos.com, CIRACAS – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo menyebutkan ada dua anggota polisi menjadi korban penyerangan massa terhadap Polsek Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa (11/12/2018) malam hingga Rabu dini hari.

"Dua anggota mengalami luka ringan," kata Dedi di Jakarta, Rabu.

Dedi mengatakan guna menghindari hal yang tidak diinginkan, diputuskan untuk memindahkan tujuh tahanan Polsek Ciracas ke Rutan Polda Metro Jaya.

"Tidak ada tahanan kabur, tahanan di Polsek Ciracas sebanyak tujuh orang dipindahkan ke Polda Metro Jaya," katanya.

Kasus penyerangan dan pembakaran Polsek Ciracas oleh massa diduga dipicu sekelompok orang tidak puas dengan penanganan pengeroyokan terhadap dua anggota TNI di halaman parkir Ruko Arundina, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, beberapa hari sebelumnya.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Polres Metro Jakarta Timur memburu pelaku perusakan Polsek Ciracas. Idham menyebutkan sekelompok orang berjumlah sekitar 200 orang merangsek markas Polsek Ciracas untuk mencari tahanan yang diamankan karena diduga mengeroyok rekannya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten