Tutup Iklan

2 Penyanyi, 3 Musikus dari Solo Masuk Nominasi AMI Awards 2021

Dua penyanyi dan tiga musikus Solo, yaitu Sruti Respati, Nuca, dan Aditya Ong Trio masuk nominasi AMI Awards 2021 yang diumumkan Senin (18/10/2021).

 Sruti Respati masuk dalam dua nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2021. (Istimewa/Dokumentasi Pribadi)

SOLOPOS.COM - Sruti Respati masuk dalam dua nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2021. (Istimewa/Dokumentasi Pribadi)

Solopos.com, SOLO — Sruti Respati, Nuca, dan Aditya Ong Trio masuk nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2021 yang diumumkan, Senin (18/10/2021).

Sruti masuk dua kategori sekaligus, yakni Artis Jazz Kontemporer Terbaik dan Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Asli Terbaik. Nominasi kategori Artis Jazz Kontemporer diperoleh lewat lagu kolaborasi bersama Indro Hardjodikoro berjudul Pelangi. Nominasi Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Asli Terbaik diperoleh karena lagu Aku Melihat Indonesia.

Sruti mengaku bersyukur kembali dipercaya meramaikan AMI Awards. Penyanyi terbaik AMI Awards 2020 kategori Artis Solo Pria/Wanita/Grup/Kolaborasi Keroncong/Stambul/Langgam/Ekstra/Kontemporer Terbaik ini berharap bisa terus meramaikan jagad musik Indonesia. Khususnya, konsisten melestarikan musik keroncong.

Baca Juga : Cerita Pak RW Antar Pembunuh Sahabat di Klaten, Naik Motor ke Polsek

“Satu kebahagiaan tersendiri di masa pandemi ini. Bersyukur masih bisa berkarya kreatif di masa sulit,” terangnya Saat dihubungi Espos, Jumat (22/10/2021).

Baginya, kreatifitas tanpa batas adalah kunci. Apalagi di masa sekarang semua bisa membuat karya dari manapun dan dalam kondisi apapun, termasuk saat Pandemi Covid-19. “Jadi berkarya kreatif bisa tetap dilakukan dengan luwes sesuai situasi kondisi tertentu dari seorang pengkarya. Jadi, mari terus berkarya kreatif menyuarakan ide-ide. Hal-hal yang berkaitan dengan penghargaan biarlah menjadi bagian orang lain untuk menilai,” terangnya.

Berkarya Tanpa Melihat Batas

Nominasi lain, Muhammad Raja Giannuca Putra akrab disapa Nuca menyampaikan kekagetannya. Jebolan Indonesian Idol itu bahagia kali pertama mendapat apresiasi AMI Awards. Nuca masuk kategori Pendatang Baru Terbaik lewat single baru Kagum. Berjajar dengan nama lain, seperti Anneth, Dere, Kaleb J, Novia Bachmid, Raissa Anggiani, dan Misellia.

Baca Juga : Sempat Dicap Partai Sandal Jepit & Preman, Rudy: PDIP Sekarang Berubah

Kagum merupakan single kedua alumnus SMA Negeri 1 Solo itu yang dirilis Mei. Lagu ciptaan Andmesh ini ditonton lebih dari satu juta di kanal YouTube Hits Records. Sebelumnya, ia merilis duet Aku Yang Salah bersama Mahalini. “Jujur kaget sih. Nuca enggak expect bisa masuk nominasi AMI. Untuk kedepannya Nuca berharap juga supaya bisa terus berkarya dengan lebih baik lagi,” harapnya.

Nominasi lainnya, Aditya Ong menyebut nominasi AMI Awards hanyalah trigger. Orang yang mengomandoi Aditya Ong Trio itu berharap melalui ajang tersebut bisa menyulut semangat para musikus untuk terus berkarya tanpa melihat batas wilayah.

Aditya bersama grupnya Aditya Ong Trio masuk kategori Karya Produksi Instrumentalia Terbaik lewat karya A New Life. Ia bersaing dengan sejumlah musikus ternama, seperti Erwin Gutawa, Tohpati, Adra Karim, serta Boby Limijaya – Revelation Limijaya.

Baca Juga : Asala Gudang Seng Giritirto Wonogiri, Dulu Pabrik Jamu

Sesuai namanya, Aditya Ong Trio memiliki tiga personel, yakni Aditya, Laurentius Bob pada upright bass, dan Eliezer Robbynatta pada drums. A New Life merupakan musik instrumental yang masuk album baru dengan judul sama. Album tersebut berisi refleksi hidup Aditya setelah menikah, memiliki anak, dan bertahan di masa Pandemi Covid-19.

Produksinya juga didukung dua gitaris lain, yakni Ganggeng Yudana, dan Alfado Jacob. “Melalui apresiasi ini saya ingin sama-sama mengingatkan di era digital semua orang bisa bikin musik, enggak harus di Jakarta. Yang di daerah juga enggak harus membuat musik daerah. Bisa eksplorasi apapun, termasuk instrumental. Jangan takut memproduksi musik yang disukai.”


Berita Terkait

Berita Terkini

Jadi Wisata Keluarga, The New Kemukus Bukan Lagi Wisata Esek-Esek

Gunung Kemukus sempat terkenal sebagai wisata esek-esek setelah wartawan Australia memublikasikan artikel tentang objek wisata di Kecamatan Sumberlawang, Sragen, ini.

Round Up: Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Karanganyar, Ini Sebarannya!

Bencana tanah longsor kembali terjadi di Bumi Intanpari. Kali ini longsor terjadi di beberapa titik di wilayah Kecamatan Karangpandan dan Kecamatan Matesih, Sabtu (27/11/201) malam.

Roemah Tiga, Alumni SMAN 3 Solo Bantu Digitalisasi Sekolah

Roemah Tiga tahun ini menggulirkan program 7 PPKP yang diinisiasi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, sekaligus Ketua Dewan Penasihat Roemah Tiga.

Bisnis Menggiurkan Madu Klanceng Petani Milenial Jatinom Klaten

Selain memiliki banyak khasiat dan sangat menguntungkan secara ekonomi, budidaya lebah klanceng ditujukan menjaga ekosistem alami.

Berpikir Positif Berlebihan Ternyata Bisa Berakibat Fatal

Pemkab Wonogiri meminta warga tak berpikir positif secara berlebihan lantaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah landai.

Mahasiswa UNS Solo Bikin Teh Celup dari Benalu, Kok Bisa?

Mahasiswa UNS Solo membuat penemuan unik yakni teh celup dari benalu yang kemudian diberdayakan di kalangan petani di Kemuning, Karanganyar.

Segera Dibentuk, Perbakin di Tiap Daerah di Soloraya

Sejumlah klub menembak seperti Senopati dan Mega Bintang yang hadir dalam Rakerkot itu mengusulkan perlu segera dibentuk pengurus Perbakin tingkat daerah

Pemkot Solo Belum Punya Regulasi Larangan Jualan Daging Anjing, Tapi...

Pemkot Solo hingga kini belum memiliki aturan yang melarang jual beli daging anjing dan hanya fokus pada upaya mencegah penyakit menularnya.

Libur Akhir Tahun, Pengelola TSTJ Solo Pasrah Ikuti Aturan Pemerintah

Pengelola objek wisata TSTJ Solo sudah bersiap menghadapi berbagai kemungkinan menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Sragen Waspadai Varian Omicron, Ini Antisipasinya

Sragen masuk wilayah algomerasi Soloraya sehingga semua daerah di Soloraya harus bareng-bareng dalam menentukan status PPKM dan yang menjadi dasar daerah terendah.

Yamaha Gear 125, Si Jago Tanjakan yang Irit BBM

Yamaha Gear 125 menaklukkan tanjakan dan kelokan di Selo, Boyolali, hingga Ketep Pass, Magelang, dalam city tour bersama vlogger, blogger, dan para jurnalis yang digelar Yamaha Putra Utama Motor Boyolali.

Waduh! Banyak Anjing di Soloraya Ditelantarkan dan Dibuang, ke Mana Ya?

Sahabat Anjing Surakarta (SAS) menemukan banyak anjing peliharaan di wilayah Soloraya yang dibuang dan ditelantarkan karena berbagai sebab.

Anak Gugat Ibu di Boyolali, Sertifikat Tanah Sengketa Dipastikan Sah

BPN Boyolali memastikan sertifikat tanah yang menjadi objek sengketa dalam kasus anak menggugat orang ibu kandung di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, sah.

Bangunan Pasar Legi Selesai 100%, Pedagang Siap Boyongan?

Pembangunan Pasar Legi Solo sudah selesai 100%. Bangunan pasar rencananya diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada akhir November 2021.

Lomba Menembak Internasional Meriahkan HUT ke-76 Brimob di Boyolali

Lomba menembak bertaraf internasional memperingati HUT ke-76 Brimob di Mako Brimob Boyolali di Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, tak bisa dihadiri atlet luar negeri.