2 Pembunuh Suporter Persija Dipayungi UU Anak
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise. (Antara-Wisnu Adhi)

Semarangpos.com, SEMARANG — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise mengungkapkan dua dari delapan tersangka kasus penganiayaan hingga meninggal tergadap suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila, 23, akan dipayungi Undang-Undang Perlindungan Anak.

"Dua tersangka ditindak sesuai dengan UU Perlindungan Anak karena definisi anak itu berusia 0-18 tahun," kata Menteri PPPA Yohana Yembise seusai memberikan Kuliah Umum Mahasiswa Baru Tahun 2018 di kampus Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Jawa Tengah, Selasa (25/9/2018).

Perempuan pertama Papua yang menjabat menteri itu mengaku sudah menerima laporan dari unit pelayanan di Kementerian PPPA dan memastikan bahwa penyidikan hukum terhadap dua tersangka yang masih di bawah umur itu sesuai dengan UU Perlindungan Anak. Kedua tersangka penganiayaan yang masih di bawah umur itu adalah SMR, 17, dan DFA, 16.

Seperti diwartakan, Minggu (23/9/2018) siang, Haringga meregang nyawa di parkiran Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Bandung, Jawa Barat, setelah dikejar, dikeroyok dengan dipukuli oleh sejumlah orang dengan menggunakan balok kayu, piring, dan botol. Satreskrim Polrestabes Bandung yang menangani kasus tersebut telah menangkap delapan tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Haringga Sirila.

Delapan tersangka itu adalah Goni Abdulrahman, 20, Aditya Anggara, 19, Dadang Supriatna, 19, Budiman, 41, Cepi, 20, Joko Susilo, 32, serta SMR, 17, dan DFA, 16. Sejumlah barang bukti yang disita polisi dari tangan para tersangka diantaranya balok kayu, pecahan piring dan botol, tujuh stel baju tersangka, baju, dan celana korban.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom