2 Pemain Persis Solo Dipastikan Absen saat Laga Melawan PSIM Jogja

Dua pemain Persis Solo yaitu M. Isa dan Wahyu Kristanto dipastikan tidak bisa memperkuat tim saat laga melawan PSIM Jogja di Stadion Wilis, Madiun, Jumat (16/8/2019).nn 

2 Pemain Persis Solo Dipastikan Absen saat Laga Melawan PSIM Jogja

SOLOPOS.COM - Persis Solo (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN — Dua pemain Persis Solo, M. Isa dan Wahyu Kristanto, tidak akan tampil saat menghadapi PSIM Jogja di Stadion Wilis, Madiun, pada laga lanjutan Liga 2 Zona Timur, Jumat (16/8/2019). Keduanya masih menjalani perawatan atas cedera yang membekap mereka.

Pelatih sementara Persis Solo, Choirul Huda, akan memaksimalkan pemain yang ada dalam laga bertajuk  

derby Mataram nanti. Ada 18 pemain yang saat ini tersedia untuk memperkuat Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, saat melawan PSIM nanti.

“Kami akan maksimalkan pemain yang ada. Ada juga pemain yang sudah bisa kembali berlatih seperti Dedi Tri Maulana dan Slamet  Budiono. Selain itu ada Fendi yang kemarin mendapatkan akumuluasi kartu, kini juga bisa gabung,” kata dia saat ditemui Madiunpos.com di mes pemain di Gedung Diklat Kota Madiun, Selasa (13/8/2019).

Cak Irul, sapaan akrabnya, menuturkan saat ini para pemainnya memiliki modal yang cukup kuat menghadapi derby Mataram. Terlebih, Persis dalam beberapa pertandingan terakhir mendapatkan poin maksimal.

Seperti pada pertandingan-pertandingan sebelumnya, Cak Irul menargetkan skuat besutannya bisa meraup kemenangan di kandang sendiri pada lagan anti agar bisa bertengger di puncak klasemen.

“Secara umum, para pemain sudah siap. Apalagi melihat kondisi sekarang. Hasil sudah bagus,” ujarnya.

Cak Irul berharap para pemain tidak merasa terbebani saat menghadapi PSIM. Dengan begitu, permainan bisa berjalan bagus dan sesuai skenario. Dia yakin para pemain pun termotivasi untuk memenangi duel klasik Persis versus PSIM.

Pemain Persis mempersiapkan skema penyerangan untuk menghadapi PSIM. Menurut Cak Irul, setiap menghadapi lawan yang berbeda akan diterapkan strategi yang berbeda pula.

“Persiapan khusus pasti ada. Karena di setiap pertandingan kan lawannya berbeda. Kemarin saat melawan Persewar maupun PSBS Biak juga menggunakan strategi yang berbeda. Meski keduanya merupakan tim dari Papua,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Mau Beli Rumah, Ini Tips Pilih Lokasi Perumahan yang Ideal

Ada kriteria akses yang baik sekaligus menguntungkan untuk jangka panjang, yakni akses perumahan dekat pintu tol yang bisa memudahkan mobilitas penghuninya.

Spesifikasi & Harga Samsung Galaxy M32, Ponsel Teknologi Hyper Engine

Samsung  Galaxy M32 resmi hadir di Indonesia pada Rabu (28/7/2021), dan memiliki spesifikasi yang menarik untuk disimak.

Kupat Glabed, Pengganjal Perut Terpopuler di Tegal

Dinamakan glabed karena tekstur kuahnya yang kental. Glabed sendiri merupakan istilah lokal masyarakat Kota Bahari untuk menyebut kuah dengan tekstur kental.

BNI Kantor Cabang Surakarta Percepat Penyaluran Bansos di Sragen dan Karanganyar

Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang Surakarta melakukan upaya percepatan penyaluran bantuan sosial (Bansos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar

Bocah SMP asal Kalasan Sleman Ditemukan Meninggal di Rumah dengan Bekas Luka

Remaja 16 tahun yang masih duduk di bangku SMP di Kalasan, Sleman, ditemukan meninggal dengan bekas luka senjata tajam. Diduga Jadi korban pembunuhan.

Kematian Pasien Corona di Soloraya Tinggi, BNPB: Butuh Perhatian Khusus

Kepala BNPB menyebut angka kematian pasien corona di Soloraya cukup tinggi hingga memerlukan perhatian khusus.

2 Atlet Panahan Indonesia Gugur di 64 Besar Olimpiade Tokyo 2020

Diananda Choirunisa dan Alviyanto Bagas Prastyadi tersingkir dari babak 64 besar.

50 PKL Sragen Dites Swab Antigen Dulu Sebelum Ambil Bantuan Sembako

Ada 1.622 PKL mengambil paket sembako di Pendapa Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Sragen. Para petugas dari TNI dan Pemkab Sragen memeriksa setiap PKL yang hadir.

BPS Solo Survei Perilaku Masyarakat Masa Pandemi, Apa Dampaknya?

BPS Solo tengah merampungkan hasil Survei Perilaku Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19 yang digelar secara serentak pada 13 - 20 Juli 2021 lalu.

Lagi, 6 Formasi Dokter Spesialis Nihil Pendaftar Pada Perekrutan CPNS di Ponorogo

Bukan kali ini saja formasi dokter spesialis dalam perekrutan CPNS di Ponorogo nihil pelamar.

Atlet Dayung Indonesia Tak Bisa Berbicara Banyak di Olimpiade Tokyo 2020

Melani Putri/Mutiara Rahma Putri gagal memperebutkan posisi 13-18 di Final C setelah tak mampu menembus posisi tiga besar.

Sudah 3 Bulan Berkas Kasus Satai Beracun Belum Juga P21, Ada Apa?

Penyidik Polres Bantul menyebut telah mengembalikan berkas perkara kasus satai beracun kepada Kejari setelah sebelumnya dinyatakan P19.