2 Pelaku Pencurian 25 Komputer Sekolah di Madiun Ditangkap, 3 Masih Buron

Setelah empat bulan melakukan pengejaran, Polres Madiun berhasil menangkap dua tersangka pelaku pencurian komputer di dua sekolah. Tiga tersangka lain masih buron.

 Petugas kepolisian memasang police line di ruang Laboratorium TIK SMPN 1 Kare, Kabupaten Madiun, Kamis (27/5/2021). (Solopos.com/Abdul Jalil)

SOLOPOS.COM - Petugas kepolisian memasang police line di ruang Laboratorium TIK SMPN 1 Kare, Kabupaten Madiun, Kamis (27/5/2021). (Solopos.com/Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN — Dua dari lima pelaku pencurian puluhan komputer di dua sekolah di Kabupaten Madiun dibekuk polisi. Sedangkan tiga pelaku pencurian lainnya masih dalam pengejaran aparat Satreskrim Polres Madiun.

Polisi akhirnya berhasil pelaku pembobolan sekolah itu setelah empat bulan melakukan pengejaran. Pencurian komputer itu terjadi di SMAN 1 Wungu dan SMPN 1 Kare pada Kamis (27/5/2021). Ada 35 komputer dua sekolah tersebut yang dicuri.

Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Ryan Wira Raja Pratama, mengatakan tiga pelaku lainnya berhasil melarikan diri. “Ini satu komplotan, terdiri dari lima orang. Kami masih mengejar tiga pelaku lainnya,” kata dia kepada Madiunpos.com (jaringan Solopos Media Group), Kamis (16/9/2021).

Baca Juga: Maling Bobol SMPN di Madiun, 25 Komputer untuk Belajar Raib

Ryan menuturkan pelaku pencurian ini ditangkap di wilayah Lebak, Banten, pada pekan lalu. Dari pemeriksaan sementara, para pelaku ini melakukan aksi pencurian dengan memanfaatkan Google untuk mencari sekolahan.

Setelah berhasil menemukan sekolah sasaran, kata dia, komplotan pencuri itu berangkat dari Jakarta ke Madiun. Kemudian mereka membobol sekolah yang menjadi target. Setelah itu para pelaku kembali ke Jakarta dengan membawa komputer hasil curiannya.

Selain menangkap dua pelaku, polisi juga berhasil mengamankan beberapa komputer hasil curian.

Baca Juga: SMAN 1 Wungu Dibobol Maling, 11 Unit Komputer Hilang

“Barang bukti sebagian sudah terjual. Ini yang berhasil diamankan ya sisanya. Kami masih mencari lagi barang hasil curian itu, selain juga mencari para pelaku,” jelasnya.

Ryan menuturkan petugas kepolisian berhasil menangkap para pelaku dari petunjuk yang ada di lokasi kejadian. Selain itu juga dari hasil rekaman video kamera CCTV.

Ryan menjelaskan penyidik masih mendalami dan memburu para pelaku lainnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Sopir Ugal-ugalan, Bus Sugeng Rahayu Tabrak Bus Mira dan Motor di Ngawi

Bus Sugeng Rahayu terlibat kecelakaan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Jatim) karena tabrakan dengan Bus Mira dan sepeda motor.

Keren! Toko Roti di Surabaya Ini Sediakan Dalgona Candy ala Squid Game

Toko roti di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Satria Roti, membuat dalgona candy yang mirip dengan yang ada di serial drakor Squid Game.

Situs Watu Kucur di Jombang, Dulu Punden yang Dikeramatkan Warga

Situs Watu Kucur di Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, terletak di lahan perkebunan tebu yang dianggap keramat oleh warga setempat.

Alhamdulillah, Kereta Isolasi Covid-19 PT Inka Kosong 2 Pekan Terakhir

Kereta isolasi pasien Covid-19 atau emergency medical train (EMT) di kawasan PT Industri Kereta Api (Inka) kosong sejak dua pekan terakhir.

Pemkot Madiun Beli Lagi 4.880 Laptop, Siap-siap Dibagikan Akhir Tahun

Pemerintah Kota Madiun kembali membeli 4.880 laptop bagi pelajar SD dan SMP dan akan dibagikan akhir tahun ini.

Duar! Bondet Dalam Tas Meledak, Empat Anak di Pasuruan Terluka

Empat anak di Pasuruan menemukan tas berisi bondet atau bom ikan hingga akhirnya meledak dan melukai keempat anak tersebut.

Tersentuh Tengkulak, Harga Tembakau di Madiun Anjlok

Harga tembakau rajang di Kabupaten Madiun anjlok mencapai Rp16.000 per kilogram pada musim tanam tahun ini karena dibeli tengkulak.

Istimewa, Kerajinan Kulit Warga Madiun Ini Tembus Jepang Hingga Kanada

Seorang warga Madiun berhasil membuat kerajinan kulit handmade yang mampu menembus pasar luar negeri.

Kece Abis, Jip Mini Buatan Santri Jember Ini Bikin Kesengsem

Santri daria dua Ponpes di Jember berkolaborasi membuat mobil jip mini yang bisa dikemudikan.

Bukan Makhluk Halus, Polisi Tetapkan Ayah Tiri Madiun sebagai Tersangka

Polres Madiun menahan ayah tiri dari anak perempuan berusia 14 tahun di Madiun yang disebut-sebut pihak keluarga dihamili makhluk halus hingga melahirkan.

Atlet PON XX Papua Asal Madiun Kecewa, Janji Pemkot Madiun Tak Ditepati

Satu atlet Kontingen Jatim di PON XX Papua, Susi Dewi Wulandari, mengaku kecewa pada Pemkot Madiun karena tidak menepati janji.

Sopir Ngantuk, Mobil Tabrak Median Jalan di Ponorogo Hingga Terbalik

Sopir mobil mengantuk hingga menabrak median jalan di Jalan Sultan Agung, Ponorogo, pada Kamis (14/10/2021) pukul 23.30 WIB.

Yang Mau ke Banyuwangi, KA Mutiara Timur Jalan Lagi... Catat Jadwalnya

PT KAI kembali mengoperasikan KA Mutiara Timur rute Ketapang-Yogyakarta untuk mendukung geliat pariwisata di Banyuwangi.

Bawa Pulang 110 Emas, Jawa Timur Peringkat 3 PON XX Papua

Kontingen Jatim mendapatkan juara tiga dalam klasemen akhir perolehan medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua dengan perolehan 110 medali emas.

Karam Sejak 1936, Bangkai Kapal Van Der Wijck Akhirnya Ditemukan

Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur (Jatim) akhirnya menemukan bangkai kapal Van der Wijck yang tenggelam di perairan Lamongan.

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi Covid-19 di Pasar Besar, Syaratnya WNI

Pemkot Madiun menyiapkan 500 dosis vaksin Covid-19 menyasar pedagang dan pengunjung Pasar Besar Madiun, Jumat (15/10/2021).