2 Pekan PPKM Darurat di Jateng, 6.263 Kendaraan Ditolak Masuk

Ribuan kendaraan ditolak masuk Jateng selama masa PPKM Darurat yang berjalan hampir dua pekan.

 Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy, meninjau penyekatan di Exit Tol Ungaran, Sabtu (17/7/2021). (Semarangpos.com-Bidhumas Polda Jateng)

SOLOPOS.COM - Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy, meninjau penyekatan di Exit Tol Ungaran, Sabtu (17/7/2021). (Semarangpos.com-Bidhumas Polda Jateng)

Solopos.com, SEMARANG – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat sudah berjalan selama dua pekan. Selama dua pekan PPKM Darurat itu, ribuan kendaraan yang akan masuk wilayah Jateng pun dihalau dan diminta untuk putar balik.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy, mengatakan sejak diberlakukannya PPKM darurat pada 3 Juli 2021 hingga 17 Juli 2021, sudah ada 23.197 kendaraan yang melewati perbatasan Jateng diperiksa.

Jumlah ini lebih sedikit dibanding, kendaraan yang diperiksa saat melintas di perbatasan antarkabupaten/kota di Jateng yang mencapai 144.769 kendaraan.

“Untuk perbatasan antarprovinsi yang paling banyak diperiksa adalah mobil penumpang, mencapai 10.752 kendaraan. Sedangkan perbatasan antarkabupaten/kota yang paling banyak diperiksa adalah sepeda motor mencapai 17.158 unit,” ujar Iqbal, Minggu (18/7/2021).

Baca juga: Ini Dia Dewanya Mi Ayam di Kota Solo, Sudah Pernah Coba?

Iqbal menambahkan petugas di pos penyekatan hingga saat ini sudah memutarbalikkan kendaraan sebanyak 6.263 di perbatasan antarprovinsi, atau sekitar 26,9% dari total kendaraan yang diperiksa. Sedangkan perbatasan antarkabupaten, petugas memutar balikkan sekitar 34.226 kendaraan atau sekitar 23,6% dari total kendaraan yang dilakukan pemeriksaan.

Sementara itu saat pemberlakuan penutupan seluruh exit tol dan penyekatan di 244 titik pada Jumat (16/7/2021), petugas telah memutarbalikkan 677 kendaraan di perbatasan antarprovinsi. Sedangkan perbatasan antarkabupaten/kota ada 4.951 kendaraan yang diminta putar arah.

Baca juga: Ini Loh Video Viral Lampor Hantu Ketuk Pintu yang Disebut di Malang

Iqbal mengatakan saat penutupan exit tol dan penyekatan 224 titik perbatasan, kendaraan atau masyarakat yang diizinkan melintas hanya yang berkaitan dengan sektor kritikal dan esensial.

“Yang termasuk sektor kritikal adalah bidang kesehatan, keamanan, penanganan bencana, energi, logistik, distribusi, industri makanan, dan lain-lain. Sedangkan esensial meliputi bidang keuangan, perbankan, pasar modal, teknologi informasi dan komunikasi, hotel non karantina, dan industri ekspor,” jelasnya.

Iqbal mengatakan kendaraan yang diizinkan melintas itu nantinya diberikan striker. Ini menjadi tanda bahwa kendaraan itu telah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan lolos.


Berita Terkait

Berita Terkini

Pengurus Baru IPHI Sidorejo Salatiga Dilantik, Ini Ketuanya

Setelah tertunda setahun akibat pandemi Covid-19, pengurus baru IPHI Sidorejo, Kota Salatiga, dilantik.

Beredar Video Tol Batang-Semarang Akan Ditutup Total, Ini Faktanya

PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) memberikan klarifikasi terkait beredar video yang menyebutkan Tol Batang-Semarang akan ditutup pada 25 Oktober hingga 4 November.

Ratusan Ribu Batang Rokok Disita Bea Cukai Kudus

Sebanyak 358.560 batang rokok ilegal disita Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah.

Tak Kuat Tanjakan, Truk Kontainer Sebabkan Kecelakaan di Tol Semarang

Kecelakaan melibatkan truk kontainer dengan empat mobil terjadi di Tol Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Petani Di Grobogan Tewas Tersetrum Jebakan Tikus di Sawah

Warijo, 56, warga Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik jebakan tikus di sawahnya.

109 Objek Wisata Banyumas Buka Lagi, Pemerintah Wajibkan Ini

Sebanyak 109 objek wisata di Kabupaten Banyumas mulai buka kembali di tengah PPKM level dua, tetapi wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Mantap! Seniman Soloraya Dominasi Bhayangkara Mural Festival

Polda Jateng menggelar Bhayangkara Mural Festival 2021, di mana urutan 11 terbaik didominasi seniman dari wilayah Soloraya.

Tak Hanya di Salatiga, Gempa Juga Guncang Semarang & Temanggung

Gempa bumi di daratan atau gempa darat tidak hanya terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), tapi juga di wilayah Kabupaten Semarang dan Temanggung.

Waduh! Solar Kian Langka, Nelayan di Rembang Enggan Melaut

Nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng) harus menghentikan aktivitas melaut menyusul solar langka.

Menikmati Night View Purwokerto dari Puncak Agaran, Syahdu...

Bukit Agaran ini berada di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanten, atau sekitar 15 km dari Purwokerto menuju arah utara.

Jangan Panik! Rentetan Gempa Salatiga Tak Berpengaruh ke Merapi

BPPTKG menyebutkan rentetan 15 kali gempa bumi yang terjadi di Salatiga dan Ambarawa tak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi.

Rentetan 15 Kali Gempa Terjadi di Salatiga & Ambarawa, Ini Kata BMKG

Sejak Sabtu (23/10/2021) dini hari hingga siang pukul 14.00 WIB, rentetan 15 kali gempa bumi terjadi di wilayah Kota Salatiga dan Ambarawa.

Salatiga & Ambarawa Diguncang Gempa, Netizen: Setiap 15 Menit Gempa

Rentetan gempa bumi yang terjadi di Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya membuat warganet panik.

Salatiga-Ambarawa Diguncang Gempa, BMKG: Dangkal, Warga Tak Perlu Panik

BKMG menyebut gempa yang terjadi di Kota Salatiga dan Ambarawa merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal Merapi-Merbabu.

Istimewanya Lentog Tanjung, Perpaduan Opor dan Semur yang Nikmat

Lentog tanjung merupakan hidangan lontong dicampur dengan sayur lodeh tahu dan gori atau nangka muda.

2 Gempa Susulan Kembali Goyang Ambarawa

Gempa susulan pada 09.34 WIB berkekuatan Magnitudo 3.0 dan gempa kedua pada pukul 09.51 WIB berkekuatan Magnitudo 3.3.