2 Pekan Operasi Patuh Candi Digelar, Ada 4.524 Pelanggar di Sragen

Selama Operasi Patuh Candi 2022 digelar, Polres Sragen mencatat ada lebih dari 4.000 pelanggaran yang dilakukan pengendara. Kebanyakan pelanggarannya adalah tidak memakai helm.

 KBO Satlantas Polres, Sragen Iptu Supriyanto, memberikan penjelasan hasil Operasi Patuh Candi 2022 kepada wartawan di Mapolres Sragen, Senin (27/6/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - KBO Satlantas Polres, Sragen Iptu Supriyanto, memberikan penjelasan hasil Operasi Patuh Candi 2022 kepada wartawan di Mapolres Sragen, Senin (27/6/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Selama dua pekan Operasi Patuh Candi 2022 digelar Polres Sragen sejak 13-16 Juni 2022, ada 4.524 orang yang melanggar lalu lintas. Dari jumlah tersebut, 70% di antaranya dilakukan oleh pengendara sepeda motor yang tak mengenakan helm.

Para pelanggar lalu lintas itu dikenai tilang secara elektronik dengan menggunakan eletronic traffic law enforcement (ETLE) dan aplikasi Go Sigap Presisi milik Polda Jateng serta tilang offline.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Data pelanggaran lalu lintas itu diungkapkan Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama melalui KBO Satlantas, Iptu Supriyanto, saat berbincang dengan wartawan, Senin (27/6/2022).

Supriyanto yang juga mewakili Kasatlantas AKP Abipraya Guntur Sulatiasto menerangkan ada tujuh pelanggaran yang menjadi fokus selama operasi. Ketujuh pelanggaran itu di antaranya pengendara motor yang menggunakan ponsel; pengendara motor di bawah umur; dan berboncengan lebih dari satu orang.

Kemudian tidak menggunakan helm berstandar nasional Indonesia (SNI); pengendara motor dalam pengaruh alkohol; melawan arus lalu lintas; dan pengemudi yang tidak menggunak safety belt.

Baca Juga: Asyik! Operasi Patuh Candi di Magelang Diwarnai Aksi Bagi-bagi Helm

“Pelanggaran yang ditemukan sebanyak 4.524 orang yang terdiri atas 1.693 orang dikenai teguran dan 2.831 orang dikenai tilang,” ujarnya.

Teguran pelanggaran lalu lintas itu meningkat 147,15% bila dibandingkan teguran di 2021 yag sebanyak 685 orang. Pelanggar lalu lintas itu didominasi pelanggaran tidak pakai helm. Sisanya pelanggaran seperti melanggar rambu, melawan arus, dan lainnya.

Supriyanto menjelaskan meskipun pelanggaran lalu lintasnya tinggi, tetapi tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintasnya rendah. Dia mencatat dari 46 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi, hanya ada satu korban luka berat yang akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.

Baca Juga: 1 Pekan Operasi Patuh Candi Klaten, 1.962 Pelanggar Terekam ETLE Mobile

Sedangkan korban luka ringan sebanyak 52 orang. Usia rata-rata korban kecelakaan lalu lintas yakni 36-45 tahun.

Lebih jauh Supriyanto menjelaskan dari 108 personel Satlantas, 30 di antaranya sudah dilengkapi aplikasi Go Sigap Presisi yang bisa digunakan di mana pun. Pengawasan oleh personel itu dilakukan merata di 20 kecamatan.

“Bagi warga yang terdeteksi melanggar lalu lintas baik dengan ETLE maupun aplikasi Go Sigap Presisi pasti akan mendapatkan surat tilang yang dikirim lewat kurir. Warga yang mendapat surat tilang diberi waktu selama tujuh hari untuk memberi konfirmasi,” ujarnya

Bila selama tujuh hari tidak memberi konfirmasi maka petugas akan mengajukan pemblokiran nomor kendaraan ke Polda Jateng. Blokir itu bisa dibuka saat pajak dan warga yang bersangkutan wajib menyelesaikan tilangnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Hasil Tangkapan Ikan di WGM Wonogiri Terus Menurun, Nelayan: Tak Lazim!

      Hingga pekan kedua Agustus 2022, ikan hasil tangkapan nelayan di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri masih minim.

      Lomba Lari Sangirun 2022 Bakal Beda dan Lebih Menarik, Catat Jadwalnya

      Kemendikbudristek menjanjikan ada yang beda pada lomba lari Sangirun 2022 ini. Selain itu jumlah pesertanya ditambah lebih dari dua kali lipat.

      Mentan Datang Lagi ke Gondangrejo Karanganyar

      Mentan Syahrul Yasin Limpo kembali mendatangi Desa Sejosari, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar untuk mengecek persiapan acara penanaman kelapa gajah besok Kamis (11/8/2022). Rencananya acara itu dihadiri Presiden Jokowi meski belum bisa dipastikan.

      Viaduk Gilingan Solo Diperbaiki, Warga Curhat Pusingnya Cari Jalan

      Rencana perbaikan viaduk Gilingan di Jl Ahmad Yani, Banjarsari, Solo, yang berdampak pada penutupan jalan membuat warga pusing mencari jalan alternatif.

      Ambrol Maret 2022, Jembatan Kadirejo Klaten Mulai Diperbaiki

      Jembatan Kadirejo, Kecamatan Karanganom, Klaten akhirnya mulai dibangun. Pembangunan ditargetkan rampung pada Desember 2022.

      Pembebasan Lahan Underpass Joglo Solo Rp400 Miliar, Apa Saja yang Kena?

      Anggaran pembebasan lahan untuk penataan kawasan dan underpass di Simpang Joglo, Solo, disiapkan senilai Rp400 miliar.

      Naga Baruklinting, Seni Rupa, dan Pelestarian Lingkungan

      Seni dan budaya—lebih khusus lagi pameran seni rupa—bisa diberdayakan untuk menggugah kembali kesadaran menjaga lingkungan demi kesinambungan kehidupan.

      2 Website Resmi Pemkab Boyolali Diretas, Ada Gambar Wanitanya

      Sejumlah situs atau website resmi Pemkab Boyolali diretas oleh pihak tak dikenal.

      Penonton Masuk Gate Konser Dream Theater di Solo, Begini Keramaiannya

      Para penonton antre dengan rapi memasuki area konser Dream Theater saat open gate di Stadion Manahan Solo, Rabu (10/8/2022).

      Waspada, Sudah 7 Kasus Kebakaran Terjadi di Sragen dalam 10 Hari

      Warga Sragen diimbau waspada bahaya kebakaran yang potensi nya cenderung meningkat saat kemarau tiba.

      Konser Dream Theater di Solo Pakai Listrik dari PLN, Lebih Murah Lho

      Konser Dream Theater di Stadion Manahan Solo, Rabu (10/8/2022), mendapat dukungan listrik andal dari PT PLN, bukan genset.

      Kasus Bong Mojo Solo Ternyata Sudah Penyidikan, Polisi Periksa 5 Saksi

      Kasus jual beli lahan makam Bong Mojo yang dilaporkan oleh Pemkot Solo ternyata sudah memasuki tahap penyidikan dan polisi sudah memeriksa lima orang saksi.

      Program Kecantol Kamu Karanganom Klaten Makin Diminati Calon Pengantin

      Kecamatan Karanganom memiliki program khusus untuk para calon pengantin.

      Kasus Jual Beli Lahan Bong Mojo Solo, Pemkot Akhirnya Lapor ke Polisi

      Pemkot Solo akhirnya membawa kasus jual beli lahan makam Bong Mojo di Jebres ke ranah hukum dengan membuat laporan ke polisi.

      Dusun di Wonogiri Ini Jadi Basis Perjuangan RM Said Lawan Kompeni

      Kabupaten Wonogiri menjadi daerah yang penting dalam sejarah kehidupan Raden Mas (RM) Said.