2 Kecamatan di Solo Ini Nihil Kematian Akibat Covid-19, Mana Saja?
Ilustrasi covid-19 atau virus corona (freepik)

Solopos.com, SOLO -- Dua dari lima kecamatan di Kota Solo hingga Rabu (5/8/2020) masih nihil kasus kematian akibat Covid-19. Dua kecamatan itu yakni Laweyan dan Serengan.

Tiga kecamatan lainnya mencatatkan kasus kematian. Perinciannya, Pasar Kliwon satu orang, Jebres empat orang, dan Banjarsari lima orang. Total kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Bengawan sebanyak 10 orang.

Update Kasus Covid-19 Indonesia: Pasien Positif Tambah 1.815 Jadi 116.871 Orang

Kasus kematian terakhir atau ke-10 yakni seorang pria lanjut usia (lansia) berumur 61 tahun asal Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo. Pria tersebut meninggal dunia pada Senin (3/8/2020) lalu saat masih berstatus suspek.

Sebelum meninggal dan menambah kasus kematian akibat Covid-19 di Solo, pria itu telah menjalani tes swab. Hasil uji swab-nya keluar pada Rabu (5/8/2020) dan ternyata positif Covid-19.

Pria Lansia Asal Banyuanyar Jadi Orang Ke-10 Yang Meninggal Akibat Covid-19 di Solo

“Laweyan dan Serengan belum mencatatkan kematian akibat Covid-19,” beber Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, kepada wartawan, Rabu.

Tidak Boleh Lengah

Kendati nihil kasus kematian akibat Covid-19, dua kecamatan di Solo itu tak boleh lengah atau turun kewaspadaan terhadap potensi penularan Covid-19. Kecenderungan belakangan ini, jumlah kasus di dua kecamatan itu, khususnya di Laweyan, justru mulai naik menyusul Banjarsari.

Polwan Cantik Sukoharjo Rela Jadi Bakul Jamu Gendong Demi Sosialisasi Bahaya Corona

"Sebelumnya kasus dominasinya di Jebres, kemudian geser ke Banjarsari. Kasus awal-awal dulu malah di Pasar Kliwon, namun sekarang cenderung terkendali," kata Ning, sapaan akrab Kepala DKK Solo.

Sementara itu berdasarkan data di website surakarta.go.id, Rabu malam, jumlah total kasus positif Covid-19 di Solo sudah menembus 289 orang. Dari jumlah itu, yang masih menjalani perawatan di rumah sakit ada 11 orang, isolasi mandiri 26 orang, dan sembuh 242 orang.

6 Maling Motor Dibekuk Polres Boyolali, Ada Emak-Emak dan Anak Di Bawah Umur

Sedangkan kasus kematian akibat Covid-19 di Solo mencapai 10 orang. Dari jumlah 289 kasus itu, paling banyak Jebres dengan akumulasi 120 kasus. Disusul Banjarsari sebanyak 74 kasus, lalu Laweyan 60 kasus, Serengan 21 kasus, dan Pasar Kliwon 14 kasus.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom