SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

WONOGIRI—Bupati Wonogiri, Jawa Tengah, Danar Rahmanto, memberikan peringatan keras kepada panitia lelang Dinas Pendidikan (Disdik) menyusul kegagalan mereka untuk kedua kalinya dalam melelang proyek pengadaan buku dari dana alokasi khusus (DAK) luncuran tahun 2010. Danar memastikan dalam pekan ini akan memanggil panitia lelang tersebut.

Ditemui wartawan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Kamis (22/9), Danar mengatakan kegagalan lelang proyek buku yang sudah terjadi dua kali itu patut disayangkan. Pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan lelang tersebut.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

“Dalam pekan ini, saya akan memanggil panitia lelang. Saya butuh laporan tertulis dan penjelasan dari mereka mengenai pelaksanaan lelang sebelumnya sebagai bahan evaluasi. Saya juga ingatkan semua pihak agar mengikuti aturan yang ada dan perbedaan persepsi harus dicari titik temunya,” terang Danar.

Ekspedisi Mudik 2024

Lebih jauh, Danar menegaskan harapannya agar panitia segera menggelar lelang ulang dengan penekanan agar semua pihak berpegang pada regulasi yang ada. Danar mengatakan, lelang ketiga ini tidak boleh gagal, sebab jika gagal maka sisa DAK 2010 untuk pengadaan buku SD dan SMP senilai Rp13 miliar bisa dicabut.

“DAK itu kan harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Sungguh sangat disayangkan kalau sampai tidak bisa dilaksanakan dan ditarik kembali ke kas negara gara-gara tiga kali gagal lelang,” imbuhnya.

Harapan senada disampaikan Wakil Ketua Komisi D DPRD, Ngadiyono. Kepada wartawan di Gedung Dewan, Ngadiyono mengaku pesimistis DAK 2010 tersebut akan terserap maksimal. Apalagi setelah dua kali gagal dilelang. Kegagalan untuk kali ketiga akan berpotensi ditariknya kembali DAK tersebut oleh Pemerintah Pusat.(JIBI/SOLOPOS/shs)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya