Tutup Iklan

2 Hari Hilang, Nenek-Nenek Sragen Ditemukan Meninggal di Bojonegoro

Setelah menghilang Kamis (17/1/2019) pukul 07.00 WIB, nenek-nenek asal Dukuh Kedungjangan RT 012/RW 005, Desa Cemeng, Sambungmacan, Sragen, Suto Saminem, 88, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di perairan Bengawan Solo, tepatnya di Jembatan Pandangan Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (19/1/2019) pukul 02.08 WIB.

2 Hari Hilang, Nenek-Nenek Sragen Ditemukan Meninggal di Bojonegoro

SOLOPOS.COM - Tim BPBD dan potensi SAR Sragen yang dikoordinasi Kepala Pelaksana BPBD Sragen Sugeng Priyono menyisir Sungai Bengawan Solo saat pencarian korban laka air, Suto Saminem, 88, warga Cemeng, Sambungmacan, Sragen, Jumat (18/1/2019). (Istimewa-BPBD Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Setelah menghilang Kamis (17/1/2019) pukul 07.00 WIB, nenek-nenek asal Dukuh Kedungjangan RT 012/RW 005, Desa Cemeng, Sambungmacan, Sragen, Suto Saminem, 88, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di perairan Bengawan Solo, tepatnya di Jembatan Pandangan Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (19/1/2019) pukul 02.08 WIB. Jenazah dijemput tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen dan perwakilan pihak keluarga dan instansi terkait.

Evakuasi jenazah Suto Saminem dilakukan tim search and rescue (SAR) gabungan Jawa Tengah dan Jawa Timur di bawah koordinasi Kepala Pelaksana BPBD Blora. Penjelasan itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Sragen, Sugeng Priyono, saat dihubungi Solopos.com, Sabtu siang. Sugeng menjelaskan perempuan tua itu diketahui warga menghilang pada Kamis pukul 07.00 WIB. Dia menjelaskan simbah itu diperkirakan meninggalkan rumah sekitar pukul 04.00 WIB.

“Simbah itu sudah tua dan pikun. Biasanya kalau pergi yang hanya di sekitar rumah. Kebetuan rumahnya hanya berjarak 100 meter dari Bengawan Solo. Nah, Kamis pagi kami mendapat laporan hilangnya nenek itu. Kami langsung terjun dan menyisir selama Kamis dan dilanjutkan Jumat (18/1/2019). Hingga Jumat malam pukul 23.00 WIB, kami mendapat informasi dari BPBD Blora tentang adanya mayat yang mengapung di Bengawan Solo,” ujarnya.

Tim SAR gabungan Jateng dan Jatim langsung menyisir dan mengadang hingga sampai Bojonegoro. Sugeng menyampaikan awalnya mayat itu mengapung diketahui warga di wilayah Blora saat mancing. Sugeng menyampaikan mayat sempat diadang sampai Cepu dan akhirnya ketemu di Bojonegoro. Nenek itu ditemukan dengan ciri-ciri mengenakan jarit, baju hitam, dan rambut beruban.

“Kami bersama potensi SAR yang ada di Sragen sempat menyisir di Bengawan Solo sampai ke perbatasan Jawa Timur dan kemudian berkoordinasi dengan Blora itu. Kami menyisir juga di lokasi yang dicurigai. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat, babinsa, dan bhabinkamtibmas, hingga pemerintah kecamatan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Sambungmacan AKP Joko Widodo juga ikut terlibat dalam pencarian korban. Kapolsek sempat menghadiri rapat koordinasi pencarian korban hilang di Balai Desa Cemeng pada Jumat malam. Joko juga ikut menyisir di sungai dengan menggunakan perahu karet.

Berita Terkait

Berita Terkini

Work From Bali Pulihkan Ekonomi atau Perparah Pandemi?

Program work from Bali atau WFB yang dimaksudkan untuk memulihkan ekonomi menjadi kambing hitam peningkatan kasus Covid-19.

Begini Komitmen Indonesia Turunkan Angka Pekerja Anak

Indonesia tak lelah berupaya menurunkan angka pekerja anak, tetapi bagaimana sebenarnya wujud komitmen Indonesia menumpas pekerja anak?

Indonesia Desak Gerakan Non Blok Dukung Kemerdekaan Palestina

Indonesia melalui Menlu Retno Marsudi dalam Pertemuan Luar Biasa Komite Gerakan Non Blok atau GNB meminta dukungan kemerdekaan Palestina.

Tenda Darurat di RSUD Tugurejo Diisi Pasien Berpenyakit Penyerta

RSUD Tugurejo Semarang terpaksa mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien Covid-19 yang membeludak sehingga tak tertampung.

Sering Bersin Ciri Penerima Vaksin Kena Covid-19

Seseorang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 masih harus tetap menghindari virus corona pemicu Covid-19.

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.