Tutup Iklan

2 Hal Ini Jadi Penyebab Utama Perceraian Pasutri di Klaten

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, KLATEN — Pengadilan Agama (PA) Kelas 1B Klaten menerima permohonan cerai sebanyak 1.169 kasus selama Januari-Juli 2019. Selain persoalan ekonomi, masalah moral menjadi faktor penyebab yang mendominasi kasus perceraian.

Panitera PA Klaten, Azis Nur Eva, mengatakan gugatan cerai yang diajukan ke PA Klaten didominasi cerai gugat atau permohonan perceraian yang diajukan pihak perempuan atau istri.

Berdasarkan data yang dihimpun , selama 2019 jumlah permohonan cerai gugat yakni 852 kasus. Sementara, cerai talak atau perceraian yang diajukan dari pihak pria atau suami sebanyak 317 kasus.

Soal faktor penyebab perceraian, Azis mengatakan beragam. Namun, rata-rata gugatan diajukan dengan alasan ekonomi serta perselisihan.

“Kalau dulu itu perselisihan terjadi karena faktor utama ekonomi, sekarang itu selain ekonomi juga karena persoalan moral seperti perselingkuhan. Penyebab perceraian mengarah ke moral itu bisa dikatakan terjadi lima tahun terakhir. Justru ada yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi sudah mapan,” kata Azis saat ditemui di PA Klaten, Senin (5/8/2019).

Dia menjelaskan permasalahan moral menjadi penyebab perceraian terungkap saat persidangan. Perselingkuhan kerap terungkap melalui media sosial (medsos) atau aplikasi pesan seperti Whattsapp (WA). Sekitar dua tahun terakhir, penggugat sering mengajukan bukti berupa pesan WA.

“Di pengadilan itu penyebab pertengkaran sulit dibuktikan. Namun, akhir-akhir ini bukti pesan WA diajukan penggugat dan bisa menjadi pertimbangan,” jelas Azis.

Azis mengatakan setiap pengajuan gugatan perceraian, PA mematuhi prosedur dengan memediasi suami-istri agar kembali rukun hingga mencabut berkas permohonan gugatan. Sepanjang 2018, ada 95 permohonan gugatan cerai yang dicabut setelah dimediasi PA Klaten.

Kasi Perlindungan Anak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Klaten, Hari Suroso, mengatakan ada tren peningkatan kasus kekerasan yang dialami anak korban perceraian.

“Efek dari perceraian itu anak rentan terdampak kekerasan,” kata Hari. 


Berita Terkait

Espos Premium

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Berita Terkini

Jelang Reuni 212, Tangerang Batasi Akses Masuk ke Jakarta

Jika ada warga yang terindikasi hendak mengikuti Reuni 212, pihaknya akan langsung menyuruh mereka untuk memutar balik ke arah Kota Tangerang.

Kawal Presidensi G20, Kominfo Luncurkan Website Baru

Kementerian Kominfo luncurkan website baru untuk dukung Presidensi G20 Indonesia.

Asyik! Ikut Tes Acak Covid-19, Siswa di Klaten Dapat Doorprize

Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Wedi menggelar uji petik tes antigen kepada siswa dan guru secara acak.

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Nissan Bakal Mulai Bisnis Baru dan Gelontorkan $17,6 Miliar

Skema Nissan hadapi era elektrifikasi, salah satunya gelontorkan dana untuk bangun infrastruktur.

Waspada Omicron, Pejabat Negara Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Larangan terhadap pejabat negara tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.

Diterjang Lahar, Jaringan Air Bersih di Kali Boyong Sleman Putus

Hujan deras yang turun di puncak Merapi pada Rabu (1/12/2021) menyebabkan putusnya jaringan air bersih di Kali Boyong, Pakem, Sleman.

Reuni 212 bakal Digelar di Plaza Manahan, Kapolresta Solo: Tidak Boleh!

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan akan membubarkan massa yang nekat menggelar Reuni 212 Soloraya di Plaza Manahan maupun tempat terbuka lainnya.

Alami Gangguan Jiwa, Suami di Kudus Bacok Istri

Seorang ibu di Kudus, Jawa Tengah (Jateng), menjadi korban penganiayaan atau pembacokan suami yang mengalami gangguan jiwa.

Pembuang Bayi dalam Kardus Di Nguter Sukoharjo Diduga Warga Sekitar

Polisi menduga pelaku pembuang bayi yang ditemukan meninggal dalam kardus di Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, adalah warga sekitar.

Tidur Sambil Duduk, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

Jika dilakukan dalam jangka waktu lama, apakah ada risiko jika tidur dalam posisi duduk tersebut?

Indonesia Bertekad Hasilkan Terobosan Besar dari Forum G20

Presidensi G20 Indonesia merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi global, dengan partisipasi aktif membangun tata kelola dunia yang lebih sehat.

Sebut Penetapan UMK 2022 Jateng Inkonstitusional, Buruh Siapkan Gugatan

Buruh di Jateng yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah menyebut penetapan UMK 2022 di Jateng yang diputuskan Gubernur Ganjar Pranowo inkonstitusional.

Bupati Grobogan Minta Permasalahan Pertanian di MT Satu Diselesaikan

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengingatkan masih ada pekerjaan rumah terkait pertanian pada musim tanam satu (MT-1).

Duh, 1.826 Prajurit TNI Terinfeksi HIV/AIDS

Panglima TNI mengakui, kesatuan terus memberikan pendampingan kepada prajurit yang terinfeksi HIV/AIDS agar mereka bisa disiplin dalam melakukan pengobatan di fasilitas kesehatan TNI AD.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Narkoba

Pasangan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mengaku sudah siap mental untuk hadapi sidang perdana kasus narkoba