Tutup Iklan
2 Calon Bupati Klaten Berebut Simpati ke Partai Golkar, Ada Apa?
Pengurus DPD II Golkar Klaten disambut pengurus DPC PDIP Klaten saat mengunjungi kantor DPC PDIP Klaten untuk menyatakan koalisi pada Pilkada Klaten 2020, Kamis (19/9/2019). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN -- Dua calon bupati (cabup) di Pilkada Klaten 2020 saling mengklaim diri telah menggandeng Partai Golkar. Mereka adalah Arif Budiyono (ABY) dan Sri Mulyani.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, Partai Golkar di Klaten sebenarnya sudah sepakat berkoalisi dengan Partai Demokrat Klaten dengan mengusung calon bupati dan calon wakil bupati sendiri.

Dari koalisi itu sempat muncul paslon cabup-cawabup, One Krisnata-Endang Srikarti Handayani. Lantaran One dan Endang sama-sama tak cocok, koalisi kedua parpol itu kandas di tengah jalan.

Terlebih, One Krisnata telah mendeklarasikan diri menggandeng politikus PKS, Muhammad Fajri di Hotel Galuh Kecamatan Prambanan, beberapa waktu lalu.

Kenalkan, Ini Daniella Si Bakul Hik Cantik di Klaten, Pelanggan Dijamin Auto-Modus

Paslon One Krisnata-Muhammad Fajri (Ori) diusung Partai Demokrat (tiga kursi di DPRD Klaten), PKS (lima kursi di DPRD Klaten), dan Partai Gerindra (lima kursi di DPRD Klaten).

Coret Nama One

Menyikapi hal itu, Partai Golkar yang memiliki tujuh kursi di DPRD Klaten merasa dicederai One Krisnata. Di hadapan juru warta, perwakilan Partai Golkar Klaten mengaku telah mencoret nama One Krisnata selaku cabup di Pilkada 2020.

Selebihnya, Partai Golkar Klaten aktif melakukan komunikasi dengan dua cabup lainnya yang sudah muncul ke permukaan, yakni calon bupati ABY dan Sri Mulyani.

Pengenalan Sekolah Wajib Online, SMP di Klaten Siapkan Tur Virtual

"Partai Golkar berencana masuk ke kami. Sedianya, kami ingin mendeklarasikan paslon ABY-HJT tanggal 13 Juli 2020. Tapi ditunda karena masih menunggu. Terkait rekomendasi dari empat parpol pengusung ABY-HJT sudah turun [PAN, PKB, PPP, dan Partai Nasdem]," kata ABY yang didampingi Harjanta (HJT) di Gondang, Kecamatan Kebonarum, Kamis (9/7/2020) petang.

Tak hanya ABY, Sri Mulyani yang menjadi cabup petahana ternyata juga sudah menjalin komunikasi dengan Partai Golkar Klaten.

Menurut Sri Mulyani yang merupakan calon bupati dari PDIP, Partai Golkar masih bersaudara dengan PDIP Klaten. Saat ini PDIP menjadi partai terbesar di Klaten dengan memiliki 19 kursi di DPRD.

Lagi Ronda, Warga Kaget Temukan Mayat di Persawahan Kwaren Klaten

"PDIP Klaten dan Partai Golkar Klaten kan dari dahulu memang belum pisah. Kami masih bersaudara dengan Partai Golkar. Teklek kecemplung kalen, timbang golek mending balen. Silakan artikan sendiri ungkapan itu," kata Sri Mulyani, saat ditemui wartawan di kantor desa Ngabeyan, Kecamatan Karanganom, Rabu (8/7/2020).


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho