Tutup Iklan
Petugas mengecek puing-puing kebakaran di rumah Slamet Riyadi di Desa Slahung, Kecamatan Slahung, Kebupaten Ponorogo, Rabu (20/2/2019). (Istimewa-Polres Ponorogo)

Solopos.com, PONOROGO -- Sebuah toko di Desa Semanding, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar, Rabu (20/2/2019) malam. Akibatnya barang dagangan senilai Rp50 juta ludes terbakar.

Kasubbag Humas Polres Ponorogo, Ipda Satrio Teguh, mengatakan penyebab kebakaran di toko tersebut atas keteledoran pemilik toko, Umiati.

Menurut keterangan pemilik toko, kata Satrio, saat itu pemilik toko sedang mengisi ulang bensin ke botol-botol. Umiati menuangkan bensin dari jeriken ke bak besar.

Berhubung saat itu listrik padam, Umiati menyalakan lilin. "Ketika Umiati menuangkan bensin itu, api tiba-tiba langsung menyambar bensin yang ada di bak yang penuh dengan bensin," kata dia, Kamis (21/2/2019).

Api selanjutnya membesar dan membakar seisi toko milik Umiati. Pemilik toko takut dan meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api.

Warga bersama petugas pemadam kebakaran pun memadamkan api yang membakar toko dan merembet ke rumah.

Dalam kebakaran ini, seluruh bagian toko beserta barang dagangannya ludes terbakar. Selain itu rumah korban juga sebagian terbakar.

Satrio menjelaskan kebakaran tidak hanya terjadi Desa Semanding, tapi juga menimpa sebuah rumah di Desa Slahung, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Rabu (20/2/2019) sekitar pukul 02.00 WIB. Rumah yang terbakar itu milik Slamet Riyadi.

Kebakaran diduga disebabkan korsleting dan bolam lampu yang ada di rumah tersebut meledak. Menurut keterangan pemilik rumah, saat itu Slamet mendengar suara ledakan dari bagian dapur.

Mendengar suara ledakan itu, Slamet pun menuju ke bagian dapur untuk mengecek. Saat itu juga, ia melihat rumahnya sudah terbakar.

"Melihat hal itu, korban pun langsung berteriak meminta tolong kepada warga. Warga kemudian datang dan berhasil memadamkan api," ujar dia.

Namun, karena api yang membakar cukup besar sehingga bagian rumah dapur tersebut ludes. Kerugian material diperkitakan mencapai Rp50 juta. 

Silakan http://madiun.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/madiunpos/">LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten