2 Anjing Pelacak Disiagakan di Stasiun Madiun, Ada Apa?

Untuk memastikan keamanan selama masa angkutan Lebaran 2019, dua ekor anjing pelacak terlatih dilibatkan dalam pengamanan Stasiun Madiun.

2 Anjing Pelacak Disiagakan di Stasiun Madiun, Ada Apa?

SOLOPOS.COM - Anjing pelacak mengendus salah satu kereta yang bari tiba di Stasiun Madiun, Selasa (5/6/2018). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MAGETAN — Dua ekor anjing pelacak terlatih dilibatkan dalam pengamanan Stasiun Madiun selama masa angkutan Lebaran 2019. Dua ekor anjing pelacak itu berasal dari Satuan Hewan Satpomau Lanud Iswahjudi Magetan.

“Dua ekor anjing pelacak yang diterjunkan ini dari dua jenis yang berbeda yaitu jenis Rottweiler dan Herder,” kata Komandan Satwan Satpomau Lanud Iswahjudi, Letda POM Ramadhani Safaat, Rabu (29/5/2019).

Kedua anjing pelacak ini memiliki kemampuan pelacakan, penyerangan, dan penjagaan. Dia menjelaskan kedua anjing itu bisa membantu petugas keamanan yang bertugas di Stasiun Madiun, terutama untuk mendeteksi barang-barang berbahaya yang ada di kereta maupun stasiun.

“Kedua anjing pelacak beserta dua orang pawangnya akan berjaga 24 jam secara bergantian di stasiun,” kata dia.

Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Widyargo Ikoputra mengatakan pengamanan masa angkutan Lebaran khususnya di Stasiun Madiun sudah dimulai sejak 26 Mei hingga 16 Juni 2019. Pengiriman satuan hewan beserta personel lainnya itu atas permintaan PT KAI Daops VII Madiun.

“Kalau kami menerjunkan tiga personel dari Satpomau dan dua ekor anjing pelacak sesuai permohonan,” jelasnya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Sabar Ya… Vaksinasi Covid-19 Booster untuk Nakes Belum sampai Solo

Hingga saat ini Pemkot Solo belum mendapatkan kejelasan mengenai program vaksinasi Covid-19 ketiga atau booster bagi para nakes.

Demo Tuntut Pemotongan UKT Di IAIN Madura Berakhir Rusuh

Para mahasiswa yang berdemo melakukan perusakan aula gedung rektorat IAIN Madura di Pamekasan dan membakar pos satpam, Jumat (30/07/2021).

PDIP Beri Catatan Pemerintah Jokowi Soal Penanganan Covid-19

DPP PDI Perjuangan atau PDIP menyampaikan sejumlah catatan terkait penanganan Covid-19 kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Parah! Seorang Kakek di Lamongan Nekat Memperkosa Nenek

Aksi bejat dilakukan seorang kakek 70 tahun di Lamongan yang nekat memperkosa seorang nenek berusia 75 tahun. Aksinya dipergoki anak korban.

Ini 4 Pertimbangan Galang Karier Baru Kala Covid-19

Memulai karier baru atau beralih karier di tengah pandemi Covid-19 butuh pertimbangan yang matang sesuai keadaan dan kenyataan yang ada.

Wes Angel! Warga Positif Berkeliaran, Satu Kampung Tertular Covid-19

Salah seorang warga di Donokerto yang positif Covid-19 berkeliaran. Akibatnya, 46 warga pun terpapar virus corona atau Covid-19.

Risma Tegaskan akan Cek Jumlah Bansos Utuh sampai ke Penerima

Tri Rismaharini menyatakan akan bersikap tegas untuk memastikan tidak ada satu pihak pun yang memanfaatkan penyaluran bantuan untuk kepentingan di luar kepentingan penerima manfaat.

Luhut Bantah TKA China di Indonesia Capai Jutaan Orang

Luhut Binsar Pandjaitan membantah informasi yang menyebut jumlah tenaga kerja asing atau TKA China di Indonesia jutaan orang.

Tak Bisa Jualan Selama PPKM Darurat, PKL Alun-Alun Klaten Kehabisan Modal

Belum semua PKL Alun-Alun Klaten mulai berjualan kembali setelah kawasan itu dibuka per Senin (26/7/2021) karena kehabisan modal.

Baznas Jateng Salurkan 60 Ton Oksigen ke 10 RS Rujukan Covid-19

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah (Jateng) turut berkontribusi dalam penanganan Covid-19 di Jateng dengan membantu oksigen.

Stok Vaksin Menipis, Pelayanan Vaksinisasi Semarang Ditutup

Kota Semarang terpaksa menutup pelayanan vaksinisasi Covid-19 karena menurut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi stok vaksin menipis.

Diduga Tertular Pasien Ibu Hamil, 45 Dokter Kandungan Meninggal Akibat Covid-19

Sebanyak 536 ibu hamil di Tanah Air terkonfirmasi positif Covid-19.