2.523 Ibu Hamil Karanganyar Tunggu Jadwal Vaksinasi Covid-19

Rencana vaksinasi ibu hamil di Karanganyar menurut Purwati bertujuan untuk mengurangi risiko yang muncul apabila ada kasus bumi terpapar Covid-19.

 Infografis Vaksin Ibu Hamil (Solopos/Whisnupaksa)

SOLOPOS.COM - Infografis Vaksin Ibu Hamil (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, KARANGANYAR — Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar mendata ibu hamil di Karanganyar untuk menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 berikutnya. Pendataan dilakukan melalui petugas Puskesmas di wilayah kerja masing-masing.

Kepala Dinkes Karanganyar, Purwati, mengatakan saat ini tahap yang dilakukan oleh Dinkes Karanganyar baru sebatas pendataan sesuai permintaan.

Ibu hamil yang didata menurutnya adalah perempuan dengan masa kehamilan 14 pekan hingga 33 pekan per Agustus 2021. Sebanyak 2.523 ibu hamil sudah terdata dan dikirimkan ke Dinkes Provinsi Jateng.

Baca juga: Pemprov Jateng Percepat Vaksinasi Covid-19, Pekan Ini Tersedia 770.000 Dosis Vaksin

“Saat ini baru pendataan dulu sesuai yang diminta. Untuk waktu pelaksanaannya kami menunggu nanti kapan akan bisa divaksin,” jelas dia kepada Solopos.com, Senin (26/7/2021).

Berdasarkan informasi yang diterima Solopos.com, rencananya vaksinasi ibu hamil di Karanganyar akan menggunakan vaksin jenis Moderna atau Pfizer. Meskipun belum ada informasi terkait hari pelaksanaan, namun Dinkes Karanganyar sudah mulai menyiapkan Puskesmas sebagai lokasi vaksinasi.

Sembilan Kasus Meninggal

Rencana vaksinasi ibu hamil di Karanganyar menurut Purwati bertujuan untuk mengurangi risiko yang muncul apabila ada kasus ibu hamil yang terpapar Covid-19.

Baca juga: Mulai Malam Ini Jalur Bawah Flyover Palur Karanganyar Ditutup 24 Jam

Hal ini lantaran berdasarkan data yang dimiliki Dinkes Karanganyar, sudah ada sebanyak sembilan kasus ibu hamil yang meninggal dunia karena positif Covid-19.

“Dari awal pandemi hingga saat ini kan sudah ada sembilan kasus kematian karena terpapar Covid-19. Makanya vaksinasi ini untuk mengantisipasi dampak terburuk yang muncul pada ibu hamil,” beber dia.

Sebelumnya, Dinkes Kabupaten Karanganyar  mendata ibu hamil dengan usia kandungan 14 pekan hingga 33 pekan. Pendataan tersebut menindaklanjuti rapat virtual tentang persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil.

Baca juga: Nasib SD Negeri Bermurid Minim di Karanganyar di Ambang Regrouping

Program vaksinasi ibu hamil merupakan rekomendasi Kementerian Kesehatan, perkumpulan obstetri dan ginekologi Indonesia (POGI), dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil sebagai salah satu upaya menurunkan risiko penularan Covid-19.

 

Berita Terkait

Espos Premium

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Indonesia membeli lisensi desain kapal perang jenis frigat yang akan dibuat oleh PT PAL di Surabaya. Desain yang dipilih adalah Arrowhead 140 dari Babcock, Inggris, yang berbobot lebih dari 5.000 ton dan akan menjadi kapal frigat terbesar Indonesia.

Berita Terkini

Tak Cuma Dapat Bantuan Uang Buat Ngontrak, Sekeluarga Tidur di Wedangan Kartasura Juga Dapat Motor

Sekeluarga yang tidur dikolong meja di wedangan di Kartasura, Sukoharjo, mendapat bantuan senilai Rp32.650.000. Bantuan itu kemudian diwujudkan dalam bentuk motor, uang kontrakan, dan sebagainya.

Dapat Donasi Rp32 Juta, Sekeluarga yang Tidur di Kolong Meja Wedangan Kartasura Bakal Ngontrak

Sekeluarga yang tidur dikolong meja di wedangan di Kartasura, Sukoharjo, bakal dicarikan kontrakan setelah mendapat bantuan senmilai Rp32.650.000.

Wonogiri Kembali Masuk Zona Kuning Covid-19, Bupati Jekek: Ini Luar Biasa

Selama pandemi berlangsung, Wonogiri pernah masuk dalam zona hijau, kuning, oranye, dan merah.

Kronologi Penemuan Kerangka Manusia dan Tengkorak di Sambungmacan Sragen

Temuan kerangka manusia itu memiliki ciri-ciri yang sama dengan Eko yang memiliki tinggi 168 dan berat badan 70 kg.

Bupati Pastikan Pelajar SMP Wonogiri Mulai Divaksin Covid-19 Pekan Depan

Jumlah pelajar SMP di Wonogiri, baik negeri maupun swasta, yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 berjumlah sekitar 80.000 lebih.

Ditemukan Tinggal Kerangka di Selokan, Warga Sragen Ternyata Sudah Hilang 2 Bulan

Kerangka manusia itu ditemukan secara tidak sengaja oleh warga pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Donasi untuk Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Kartasura Terkumpul Rp32,6 Juta Sehari

Melalui kisah yang dibagikan kali pertama oleh Yayasan Kita Peduli di media sosial dan menjadi viral ini terhimpun donasi senilai Rp32.650.000.

Warga Sragen Ditemukan Tinggal Kerangka di Selokan, Tengkoraknya Hanyut 200 Meter

Selokan tak jauh dari lapangan voli di tanah kas desa itu sebelumnya memang jarang dijamah warga.

Objek Wisata di Karanganyar Masih Tutup, Pemkab Turunkan Lagi Target PAD

Target PAD wisata Karanganyar tahun ini relatif jauh lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,2 miliar per tahun.

Vaksinasi Buruh Wonogiri Capai 85%, Sejumlah Perusahaan Masih Antre Vaksin

Vaksinasi kepada buruh belum sepenuhnya selesai karena ada beberapa perusahaan yang belum menggelar vaksinasi.

5 Jabatan Kepala OPD Pemkot Solo Masih Kosong, Kapan Pengisiannya?

Pematangan SOTK baru sedang diproses oleh Bagian Organisasi bersama legislatif dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

2 Pemuda Karanganyar yang Ditangkap BNNP DIY Ternyata Edarkan Sabu-Sabu Pasokan Napi Lapas Sragen

Dua pemuda Karanganyar yang menjadi kurir sabu-sabu memperoleh barang haram tersebut dari bandar yang merupakan napi Lapas Sragen.

Ini Alasan Sekeluarga Tidur di Warung Wedangan Kartasura Tolak Tawaran Tinggal di Rusunawa

Bupati Sukoharjo melalui Dinas Sosial memberikan bantuan kepada satu keluarga pasutri pedagang kaki lima (PKL) wedangan di depan SMP Negeri 3 Kartasura ini.

Belum Sempat Bertemu Pembeli, 2 Kurir Sabu-Sabu Asal Karanganyar Diringkus BNNP DIY

Dua pemuda asal Karanganyar dibekuk BNNP DIY saat hendak bertransaksi sabu-sabu di jalan raya Solo-Jogja di wilayah Sleman.

Keren, 3 Warga Sragen Ini Ambil Bagian dalam PON XX 2021 di Papua

Dua atlet dan satu asisten pelatih itu dilepas Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, di Ruang Transit, Setda Pemkab Sragen, Kamis (16/9/2020) sore.